Chelsea memetik kemenangan krusial 3-2 kala menjamu Newcatle, Selasa (12/3). Tiga gol The Blues dicetak Nicolas Jackson (6’), Cole Palmer (57’), dan Mykhailo Mudryk (76’).
Newcastle cuma bisa membalas dua gol lewat Alexander Isak (43’) dan gol menit-menit akhir pelipur lara Jacob Murphy (90’).
Selain membuat Chelsea makin dekat dengan 10 besar, raihan tiga poin ini juga melanjutkan performa bagus Jackson dkk. yang baru menelan satu kekalahan di tujuh laga terakhir.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut hal-hal menarik dari kemenangan 3-2 Chelsea atas Newcatle
- Maret selalu indah di Stamford Bridge
Ada tren unik yang kerap mengiringi perjalanan Chelsea di bulan Maret. Mereka indentik dengan hasil-hasil positif tiap kali menjamu lawan di Stamford Bridge.
Dilansir Opta, kemenangan 3-2 atas Newcastle ini mengantar Chelsea tak pernah kalah di 38 laga Premier League sepanajng bulan Maret. Rinciannya berupa 32 kemenangan dan enam hasil imbang.
Terakhir kali Chelsea kalah dari tamunya di bulan Maret adalah kala takluk 2-4 dari Sunderland pada Maret 2001 atau sekitar 23 tahun silam.
2. Palmer paling jago bikin gol dan assist
Cole layak didaulat sebagai pemain terbaik laga (man of the match). Ia tak cuma menyumbang satu gol dan satu assist tapi juga meraih rating penampilan tertinggi (8,5) versi Flashscore dan Whoscored.
Kontribusi satu gol dan satu assistnya di laga ini juga melanjutkan kiprah bagusnya. Menurut Opta, Cole menjadi satu-satunya pemain yang mampu mengemas satu gol dan satu assist di lima laga Premier League musim ini.
Sebelumnya, Cole menyumbang kontribusi gol yang sama kala bersua Burnley, Tottenham, dan Sheffield, serta menyumbang dua gol dan satu assist kala menaklukkan Luton Town.
3. Palmer juga resmi jadi andalan utama
Berkat tambahan satu gol dan satu assistnya, Cole berarti juga sudah terlibat langsung dalam 18 gol Chelsea di Premier League musim ini.
Sebagai pemain anyar yang direkrut awal musim, torehan itu sudah resmi melejitkan Cole sebagai bintang utama Chelsea, terutama jika dibandingkan dengan pemain-pemain kunci Chelsea musim lalu.
Dilansir Squawka, dua pemain yang paling sering terlibat langsung dalam gol-gol Chelsea di musim lalu adalah Raheem Sterling (enam gol, satu assist) dan Kai Havertz (tujuh gol, satu assist).
Jika ditotal, jumlah kontribusi gol keduanya adalah 17 gol. Itu artinya, sumbangsih 18 gol Cole di musim ini sudah melewati total jumlah kontribusi Sterling dan Havertz musim lalu.
4. Mudryk mulai cemerlang
Nama lain yang juga patut disanjung publik Stamford Bridge adalah Mudryk. Selain mencetak gol penutup kemenangan, Mudryk juga melanjutkan tren positifnya belakangan ini.
Menurut Squawka, winger asal Ukraina itu selalu terlibat langsung dalam gol-gol Chelsea di tiga laga kandang terakhir. Sebelum menjebol Newcaste, Mudryk juga mengemas satu gol kala menjamu Leeds, serta menyumbang satu assist kala menjamu Wolverhampton.
Padahal di ketiga laga tersebut, hanya sekali Mudryk tampil sejak menit pertama. Sisanya, ia cuma berstatus sebagai pemain pengganti.
5. Newcastle jadi santapan empuk
Bagi Newcastle, kekalahan ini makin menyudutkan mereka dari Chesea secara head-to-head. Pasalnya, ini merupakan kekalahan ke-30 The Magpies atas The Blues sepanjang sejarah pertemuan kedua klub di Premier League.
Dilansir Squawka, hanya ada dua tim yang mampu 30 kali dikalahkan Chelsea. Newcastle merupakan salah satunya setelah Tottenham Hotspur (34 kali kalah vs Chelsea).
Kekalahan 2-3 dari Chelsea juga makin memperburuk catatan kebobolan Newcastle musim ini. Pasalnya, ini merupakan kesembilan kalinya gawang mereka kebobolan 3+ gol dari lawan.
Terkait hal itu, gawang Martin Dubravka hanya lebih baik dari catatan tiga tim promosi, yakni Burnley (11 kali), Luton (10 kali), dan Sheffield (10 kali).
View this post on Instagram


