Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Leverkusen Juara Bundesliga: Berakhirnya Kutukan 22 Tahun Neverkusen
    Liga Jerman

    Leverkusen Juara Bundesliga: Berakhirnya Kutukan 22 Tahun Neverkusen

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaApril 15, 2024No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Xabi Alonso, sukses mengantar Bayer Leverkusen juara Bundesliga musim ini; Skuat Bayer Leverkusen di musim 2001/02 (foto insert).
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Leverkusen sukses menutup musim sensasional mereka dengan manis. Kepastian gelar juara diraih berkat kemenangan telak 5-0 atas tim tamu, Warder Bremen, Minggu (15/4).

    Meski Bundeliga 2023/24 masih menyisakan lima pekan lagi, raihan poin skuat asuhan Xabi Alonso tersebut (79 poin) sudah tak bisa lagi dikejar Bayern Munich di peringkat kedua (63 poin).

    Dari 29 laga yang telah dijalani, Leverkusen meraup 25 kemenangan, empat hasil imbang, tanpa pernah terkalahkan!

    Sekitar 30.000 penggemar yang memadati Bay Arena Stadium larut euforia. Sebagian besar memuaskan dahaga yang menghantui mereka selama kurang lebih 22 tahun.

    Ya, untuk bisa memahami betapa manisnya gelar juara Leverkusen ini, kita perlu balik ke musim 2001/22. Musim di mana Leverkusen juga tampil memukau lewat kehadiran bintang-bintang seperti Michael Ballack, Lucio, Ze Roberto, hingga Dimitar Berbatov.

    Musim itu, mereka berpeluang mengukir sukses treble winner di kancah Bundesliga, Liga Champions, dan Piala Jerman. Ujung-ujungnya, mereka justru hampa gelar. Ballack dkk. kalah satu poin dari Borussia Dortmund yang akhirnya keluar sebagai juara liga.

    Lalu, di ajang Liga Champions, mereka melangkah hingga ke final dan bersua Real Madrid di Hampden Park, Glasgow.

    Laga baru berjalan delapan menit ketika Raul Gonzales membuat El Real unggul 1-0 terlebih dahulu. Leverkusen langsung membalas lewat gol penyeimbang kedudukan 1-1 yang dicetak Lucio (menit 14’). Sebelum akhirnya, gol ikonik tendangan voli Zinedine Zidane di pengujung babak pertama, akhirnya menjadi penentu kemenangan Madrid.

    Peluang terakhir meraih gelar adalah di ajang Piala Jerman. Berbatov cs. bersua Schalke 04 di Olympic Stadium, Berlin.

    Harapan sempat membumbung tinggi lantaran striker asal Bulgaria itu sukses membuat Leverkusen unggul terlebih dahulu (menit 27’). Namun, setelah itu, Bremen justru berhasil menjaringkan empat gol secara berturut-turut.

    Leverkusen cuma kebagian tambahan satu gol hiburan di menit-menit akhir lewat gol Ulf Kirsten (89’). Skor akhir 4-2 untuk Bremen.

    Karena rangkaian kegagalan di periode pengujung musim tersebut, muncul julukan baru untuk Leverkusen, yakni Neverkusen.

    Mereka dianggap tak akan pernah bisa menjadi juara karena menyia-nyiakan tiga kesempatan merebut trofi juara.

    Terbukti, kutukan itu sempat menghantui Leverkusen selama sekitar 22 tahun, sebelum akhirnya, mulai memudar musim ini.

    Apalagi, setelah kepastian gelar juara Bundeslilga, Leverkusen masih punya peluang mengukir treble winner lantaran Granit Xhaka dkk. masih melaju di babak perempat final Liga Europa dan final Piala Jerman (DFB-Pokal).

    5-0 bayer bundesliga juara levekusen menang musim ini Werder Bremen xabi alonso
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.