Bayern Munchen menorehkan kemenangan tipis yang cukup untuk mengirim mereka ke empat besar Liga Champion. Joshua Kimmich menjadi penentu keberhasilan mereka meredam Arsenal di Allianz Arena di leg 2 perempat final pada Rabu (17/4).
Setelah hasil 2-2 di London Utara yang menguntungkan Bayern, klub Bavaria itu memaksimalkan posisi tuan rumah laga kedua ini. Niat itu tidak lantas mudah karena The Gunners tengah menanjak musim ini. Bagaimana kisahnya?
Peluang Bergantian
Harry Kane, eks kapten Tottenham, memberikan ancaman buat Arsenal di awal laga. Penyerang yang tinggal satu gol lagi untuk melewati Wayne Rooney sebagai pemain tersering menjebol gawang Arsenal itu melihat peluangnya masih melebar.
Gabriel Martinelli mendapatkan peluang terbaik untuk Si Gudang Peluru, tapi tembakannya tepat mengarah ke Manuel Neuer. Gelandang Jerman berdarah Inggris, Jamal Musiala, memaksa David Raya terbang menepis tembakannya.
Pertarungan lebih terbuka di babak kedua. Sundulan Leon Goretzka menerpa tiang, begitu juga rebound Raphael Guerreiro yang ditepis Raya.
Joshua Kimmich tampil sebagai pahlawan kemenangan Bayern dengan gol tunggalnya pada menit ke-63. Setelah mengejar umpan Leroy Sane, Guerreiro mengirimkan umpan yang disambar sundulan Kimmich. Sane hampir menggandakan keunggulan Bayern beberapa menit kemudian.
Neuer lalu kembali sibuk menyelamatkan gawangnya di tiang dekat dari tembakan Martin Odegaard yang berubah arah. Tidak ada tambahan gol sampai akhir duel. Bayern lolos ke semifinal dengan agregat 3-2.
Dukungan dan Cinta
Perempat final ini merupakan yang pertama buat Arsenal sejak 2009. Klub London Utara itu gagal melangkah ke empat besar untuk pertama kali dalam 15 tahun.
“Saya berharap memiliki kata-kata yang tepat untuk membuat para pemain merasa lebih baik. Yang akan saya lakukan bersama para staf adalah memberikan dukungan dan cinta kepada para pemain,” tutur Mikel Arteta seperti dilansir BBC.
“Kami tidak tampil di kompetisi ini selama tujuh tahun dan tidak merasakan fase ini selama 14 tahun. Kami ingin melakukannya dengan sangat cepat dalam satu musim. Saya pikir kami memiliki kapasitas dan kualitas untuk lolos ke semifinal karena marginnya sangat kecil,” lanjut Arteta.
View this post on Instagram
Kimmich Margin Itu
Bicara perbedaan di partai ini, Bayern memiliki Kimmich. Yang tambah mengesankan, posisi yang ia lakoni di laga ini bukan yang biasa baginya. Tak kurang, Kimmich menegaskan predikatnya sebagai pemain serbabisa.
Musim ini, Kimmich sudah 11 kali tampil di kanan belakang untuk Munchen. Di laga ini, pemain berusia 29 tahun itu mengisi tempat Noussair Mazraoui yang digeser ke bek kiri seiring absensi Alphonso Davies yang terkena sanksi akumulasi kartu.
Menurut Whoscored, rata-rata rating Kimmich tertinggi di kanan belakang (7,48) dibandingkan di posisi lain. Hanya, pemain produk akademi Stuttgart itu juga konsisten bagus sebagai gelandang bertahan yang telah ia lakoni sebanyak 28 kali musim ini dengan rataan 7,15.
Lebih Agresif
Kunci keberhasilan Bayern kali ini terletak pula pada kemampuan meredam permainan ofensif Arsenal. FC Hollywood dapat mencatat penguasaan bola sebesar 51 persen.
Die Roten dapat tampil lebih agresif dengan 15 kali percobaan kendati hanya empat tembakan yang mengarah ke gawang. Gunners membuat 3 shot on goal dari 8 tembakan.
“Permainan catur di babak pertama. Tidak ada yang ingin melakukan kesalahan pertama. Kami meneguhkan tim saat turun minum untuk memperlihatkan lebih banyak karakter dan keberanian. Kami lebih mengalir dan bermain fantastis di babak kedua. Kami layak menang,” ucap Thomas Tuchel. Bayern merupakan klub ketiga yang ia bawa ke semifinal setelah PSG dan Chelsea.
Semifinal boleh jadi mengobati kekecewaan Si Merah di kompetisi domestik. Liga Champion menjadi satu-satunya ajang yang bisa dimenangi Munchen.
“Musim yang berat bagi kami. Mencapai semifinal merupakan pencapaian bagus yang bisa kami nikmati. Ekspektasinya adalah mencoba meraih Liga Champion,” ujar Kane.
Di semifinal, Bayern akan menantang Real Madrid yang mendepak juara bertahan, Man. City. Leg 1 akan dihelat di Allianz Arena pada 30 April. Leg 2 di Bernabeu pada 8 Mei.
View this post on Instagram


