Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Jelang Semifinal Piala FA, Coventry City Bilang Man. United Favorit Ke Mana-mana
    Sepakbola Internasional

    Jelang Semifinal Piala FA, Coventry City Bilang Man. United Favorit Ke Mana-mana

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaApril 20, 2024Updated:April 22, 2024No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Coventry City, mengejutkan lagi seperti saat menyingkirkan Wolves di Molineux? (foto: twitter yabaleftonline)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Coventry akan mencoba berpartisipasi positif dengan tampil bagus, begitu kata pelatih Coventry City, Mark Robbins. The Sky Blues merendah sebelum laga semifinal Piala FA kontra raksasa, Manchester United, pada Minggu (21/4). Merendah buat ngagetin?

    Menyadari diri sebagai tim underdog alias tidak diunggulkan, Coventry menyanjung United sebagai favorit. Sebagian besar ramalan menyebut The Red Devils akan memenangi partai empat besar di Wembley pada Ahad ini.

    Coventry pernah sekali mengangkat Piala FA, yakni pada 1987 usai mengempaskan Tottenham di final. United sudah 12 kali menjadi kampiun kompetisi ini.

    “Kita tahu mereka jauh lebih diunggulkan, favorit utama, untuk memenangi laga ini. Mereka diharapkan menang. Sesederhana itu. Kami tahu sekadar meramaikan, tapi kami harus memainkan peran dalam permainan sepositif mungkin,” ucap Robins seperti dilansir BBC.

    The Sky Blues tetap mengintip peluang memberi kejutan. Namun, menurut Robins, syarat agar Coventry racikannya dapat mengagetkan adalah penampilan bagus.

    Coventry semakin underdog seiring performa di liga. Peluang Si Biru Langit ke zona play-off promosi dari Championship Division menciut drastis setelah hanya mampu mendulang tiga angka dari empat pertandingan terakhir Sky Blues berpotensi menjadikan penampilan di empat besar Piala FA ini sebagai pelampiasan kiprah buruk di liga tersebut.

    “Pertama dan utama, kami harus tampil mengilap. Kiprah di liga, di bagian akhir musim, jelas tidak brilian. Semua orang membicarakannya,” ucap Robins.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Kejutan bukan hal baru buat Robins. Sosok berusia 54 tahun itu sendiri merupakan fitur unik dari partai nanti. Ia memulai karier pemain di Man. United. Robins mencetak gol di ronde ketiga Piala FA 1990 ke gawang Nottingham Forest. Gol itu dipercaya telah menyelamatkan Alex Ferguson dari pemecatan kala itu.

    Yang bisa menaikkan kans Coventry tak lain dari kiprah United yang juga sedang jeblok di Premier League. Meski bisa mengalahkan Liverpool di perempat final di Old Trafford secara dramatis, Red Devils hanya bisa mencatatkan tiga kali seri sekali kalah di empat laga terakhir mereka. Di Prem, United terseok-seok di peringkat ketujuh.

    “Kami tentu ingin memenangi setiap pertandingan. Jadi, saat tidak bisa melakukannya, kami kecewa dan frustrasi. Namun, kami tahu bisa mengalahkan tim terbaik sekalipun. Kami ingin tampil di level kami dan mencapai titik tinggi,” ucap Erik ten Hag.

    Di atas kertas, United akan melenggang ke final. Namun, jika United belum lepas dari tekanan dan Coventry tampil lepas sebagai underdog, kejutan bisa terjadi lagi seperti saat mereka mengempaskan Wolverhampton Wanderers di perempat final di Molineux. Hanya, sepertinya tidak ada kejutan.

    coventry liverpool man united mark robins Piala FA 1987 semifinal Piala FA ten hag wembley wolves
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.