Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Bayer Leverkusen Masih Menolak Kalah, Gol Injury Time Lagi, Bikin Rekor Baru, dan Final!
    Liga Champion/Europa

    Bayer Leverkusen Masih Menolak Kalah, Gol Injury Time Lagi, Bikin Rekor Baru, dan Final!

    Ditantang Atalanta di Partai Puncak
    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaMay 10, 2024No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Josip Stanisic, penyelamat rekor baru Leverkusen. (foto: twitter botoni1904)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Bayer Leverkusen kembali lolos dari lubang jarum untuk mempertahankan rekor tak terkalahkan mereka. Di laga kedua semifinal pada Kamis (9/5), Leverkusen membuat gol terlambat lagi untuk memaksa skor 2-2. Agregat 4-2 mengirim skuad Xabi Alonso ke final.

    Roma hampir membuat Bayer04 membayar kenyamanan mereka usai unggul di leg 1. Namun, monster mental anyar, Leverkusen, lagi-lagi menghadirkan gol di tambahan waktu.

    Terdapat beberapa hal lain yang menarik buat dibahas, termasuk lawan di final nanti.

     

    Rotasi Bayer, Penalti Paredes

    Dengan kemenangan nyaman di Roma, Xabi Alonso memberlakukan rotasi lagi. Kiper Matej Kovar kembali mengisi tempat Lukas Hradecky. Adam Hlozek menjadi ujung tombak. Seperti Hlozek yang kerap menjadi pengganti di Bundesliga, Amine Adli dan Nathan Tella dimainkan sejak awal.

    Roma tanpa diperkuat Paulo Dybala. Tempatnya di sisi kanan depan ditempati Sardar Azmoun. I Lupi berniat membalikkan kedudukan sehingga tampil keras di babak pertama. Empat kartu kuning keluar dari saku wasit Danny Makkelie.

    Sejumlah peluang tercipta. Kovar mementahkan kans Romelu Lukaku dan Lorenzo Pellegrini. Gianluca Mancini membuat tekel saat terakhir untuk menggagalkan peluang Hlozek.

    Tembakan Exequiel Palacios kemudian membentur tiang dan membentur punggung kiper Mile Svilar. Bola yang hampir masuk bisa disapu Evan Ndicka.

    Leandro Paredes membuat publik BayArena terhenyak di akhir paruh pertama dan pertengahan babak kedua. Gelandang asal Argentina itu membuka skor dari titik putih (43′) setelah Jonathan Tah menjatuhkan Sardar Azmoun.

    Leverkusen hampir menyamakan skor, tapi peluang Hofmann melalui serangan balik bisa digagalkan Kovar. Paredes membuat gol kedua, kembali dari penalti (66′) setelah Hlozek handball.

     

    Neverlusen

    Alonso memasukkan Patrik Schick, yang kerap menyelamatkan Leverkusen dari kekalahan di liga, menggantikan Hlozek. Salah satu bintang musim ini, Florian Wirtz, menggeser Jonas Hofmann (81′).

    Tekanan konstan Bayer04 akhirnya berbuah semenit setelah Wirtz masuk. Dari tembakan Alex Grimaldo, Mancini membuat gol bunuh diri setelah bola membentur bahunya dalam sebuah kemelut.

    Saat para pendukung tuan rumah sekali lagi merasa tim kesayangan mereka sudah saatnya kalah, saat itu pula Leverkusen menolak takluk. Tujuh menit injury time, pemain pengganti yang baru masuk pada menit ke-90, Josip Stanisic, menjadi pahlawan Die Werkself setelah penyelesaiannya bersarang di pojok kiri gawang Roma.

    “Hasil yang istimewa. Kami layak ke final dengan memperlihatkan reaksi yang hebat. Kami bisa menjaga ketenangan sehingga bisa comeback,” ucap Alonso dikutip TNT Sports usai laga.

    Final di Dublin nanti merupakan yang kedua bagi Bayer04 di ajang ini setelah 1988. Saat itu, Leverkusen menjadi kampiun.

     

    Rekor Anyar

    Skor imbang cukup untuk menempatkan Leverkusen sebagai pemegang rekor baru di sepak bola Eropa. Die Werkself melewati pencapaian sebelumnya yang dibuat Benfica pada 1963. Leverkusen kini menghasilkan torehan tak terkalahkan di 49 pertandingan di semua kompetisi.

    Klub North Rhine-Westphalia itu mengincar pula tiga gelar semusim. Setelah menjadi juara Bundesliga untuk pertama kali, Si Hitam-Merah juga akan berlaga di final DFB-Pokal menghadapi klub divisi 2, Kaiserslautern.

    “Rekor akan berakhir suatu waktu, tapi semoga tidak terjadi di laga-laga berikutnya,” ucap Alonso soal rekor skuadnya.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Selusin Dramatis

    Kemampuan berdeterminasi untuk mencetak gol saat injury time merupakan bukti sahih kekuatan mental Die Werkself. Musim ini, dengan gol ke gawang Roma, Leverkusen sudah menggoreskan 12 gol saat injury time. Siapa saja korban Bayer04?

    90+4′ vs Bayern
    90+4′ vs Qarabag
    90+4′ vs Augsburg
    90+1′ vs Leipzig
    90+1′ vs Stuttgart
    90+2′ vs Qarabag
    90+3′ & 90+7′ vs Qarabag
    90+1′ vs Hoffenheim
    90+7′ vs Dortmund
    90+7′ vs Stuttgart
    90+7′ vs AS Roma

     

    Sejarah La Dea

    Di final yang akan dihelat di Aviva Stadium, Dublin, pada 22 Mei nanti, Leverkusen akan menghadapi Atalanta. Wakil Italia itu menyingkirkan Marseille dengan agregat 4-1.

    Stadio Gewiss di Bergamo pada Kamis (9/5) menjadi neraka buat Marseille sekaligus memperlihatkan keperkasaan Atalanta musim ini. La Dea menghasilkan tiga gol tanpa balas, masing-masing lewat Ademola Lookman (30′), Matteo Ruggeri (52′), dan El-Bilal Toure (90+5′).

    “Petang ini kami tampil sempurna. Kami layak merayakannya karena ini bersejarah buat Atalanta. Namun, lebih pas bila melakukannya setelah juara,” ujar Gasperini usai pertandingan.

    Final di Dublin nanti merupakan yang pertama di Eropa bagi I Nerazzurri. Skuad besutan Gian Piero Gasperini juga masih berpeluang lolos ke Liga Champion dari liga. Peringkat kelima klasemen Serie A saat ini, Atalanta akan menjadi lawan yang sepadan buat Leverkusen.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    adli atalanta marseille 3-0 el bilal toure gasperini gianluca mancini hlozek injury time kovar leg 2 leverkusen roma 2-2 lookman paredes ruggeri schick semifinal stanisic tella wirtz xabi alonso
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.