Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Yang Aneh Dari Kemenangan 3-0 Spanyol Atas Kroasia:  Pertama Kali Kalah Ball-Possession Sejak 2008
    Euro 2024

    Yang Aneh Dari Kemenangan 3-0 Spanyol Atas Kroasia:  Pertama Kali Kalah Ball-Possession Sejak 2008

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaJune 16, 2024Updated:June 17, 2024No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Meski berhasil menang tiga gol tanpa, persentase penguasan bola Spanyol sebenarnya masih kalah dibanding Kroasia. Begitu pula dengan jumla peluang yang didapat.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Pendukung Spanyol boleh saja berpesta atas kemenangn telak 3-0 atas Kroasia pada laga pembuka Grup B di Olympiastadion, Berlin, Sabtu (16/6).

    Hanya saja, keunggulan tiga gol yang dilesakkan Alvaro Morata (29’), Fabian Ruiz (32’), dan Dani Carvajal (45+2’), tak sepenuhnya menggambarkan perimbangan kedua tim.

    Pasalnya, Kroasia justru lebih mendominasi laga, terutama jika mengacu pada data statistik. Dilansir Flashscore, Kroasia mencatatkan 53% penguasaan bola dibanding Spanyol (47%).

    Tak hanya itu, Luka Modrid dkk. bahkan juga lebih banyak mengancam lewat 16 kali percobaan tembakan, ketimbang Morata cs. yang cuma mampu melepas 11 tembakan.

    Dari jumlah tembakan tersebut, masing-masing tim menorehkan lima tembakan on-target. Hanya bedanya, upaya Spanyol bisa berujung dengan tiga gol, sedangkan Kroasia gagal total.

    Termasuk pula hadiah tendangan penalti yang tak bisa dimaksimalkan oleh Bruno Petkovic (80’). Eksekusi striker Dinamo Zagreb itu bisa dimentahkan kiper Spanyol, Unai Simon.

    Bola rebound sempat disambar Ivan Perisic untuk kemudian diteruskan masuk ke gawang oleh Petkovic. Namun, proses gol tersebut dianulir VAR lantaran Perisic “tertangkap kamera” sudah lebih dulu memasuki area kotak penalti sebelum Petkovic mengeksekusi penalti.

    Intinya, Spanyol bisa dibilang mujur karena sukses meraih kemenangan tiga gol tanpa balas meski lawan lebih menguasai laga.

    Menurut Opta, ini bahkan kali pertama skuat La Furia Roja kalah penguasaan bola sejak terakhir kali mencatatkan hal serupa di laga final Euro 2008 kontra Jerman. Kala itu, persentase penguasaan bola Xavi dkk. hanya 46% berbanding 54% yang ditorehkan Miroslav Klose cs.

    Sejak laga di Ernst-Happel Stadium, Vienna, Austria tersebut, Spanyol sempat menjalani 136 laga resmi internasional dengan keunggulan ball-possession, sebelum akhirnya rangkaian panjang itu terpatahkan di tangan Kroasia.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    alvaro morata ball possession dani carvajal euro 2024 fabian ruiz kroasia menang 3-0 penguasaan bola piala eropa 2024 Spanyol Timnas
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Kebangkitan Seorang Tyronne del Pino di Asia, dari Cedera Sampai Keluar Menjadi Juara

    June 24, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Kebangkitan Seorang Tyronne del Pino di Asia, dari Cedera Sampai Keluar Menjadi Juara

    June 24, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.