Prancis mendapat tantangan pertama dari Austria di Grup F Euro 2024. Les Bleus berpeluang meraup tiga angka dari laga yang digelar di Merkur-Spiel Arena, Dusseldorf pada Senin (17/6) waktu setempat atau Selasa dini hari WIB ini.
Les Bleus digadang-gadang sebagai favorit kuat juara. Dalam upaya awal dalam mengejar gelar Eropa ketiga atau yang pertama sejak 2000, Prancis memiliki sejumlah alasan kuat untuk menekuk Austria.
Superior atas Das Team
Prancis merekam hasil yang kuat saat meladeni Austria. Les Bleus hanya sekali kalah dari 10 pertemuan terakhir mereka dengan Das Team, dan tujuh lainnya berakhir dengan kemenangan.
Catatan kemenangan itu ditambah dengan hasil benturan terakhir. Pertemuan terakhir kedua kubu pada 2022-23 di UEFA Nations League A yang berakhir dengan hasil 2-0 untuk Les Bleus. Kylian Mbappe dan Olivier Giroud merupakan pencetak dua gol di Stade de France, Saint-Denis, tersebut.
Kedalaman Skuad
Mbappe terus menunjukkan kapasitas besarnya sebagai pemain bintang. Giroud masih dipercaya tampil di usia yang sudah 37 tahun. Dan Prancis masih diisi banyak pemain-pemain berkemampuan hebat di semua lini.
Di depan, Antoine Griezmann, Randal Kolo Muani, Marcus Thuram, Kingsley Coman, dan Ousmane Dembele akan menciptakan persaingan internal yang luar biasa ketat. Lini tengah diisi bakat-bakat mantap seperti Eduardo Camavinga, Aurelien Tchouameni, Adrien Rabiot, Youssouf Fofana, pemain muda Warren Zaire-Emery, dan si rendah hati N’Golo Kante.
Di belakang, Dayot Upamecano, William Saliba, Benjamin Pavard, Ferland Mendy, Jule Kounde, Ibrahimi Konate, dan Theo Hernandez menjanjikan ketangguhan level atas. Kiper, yang utamanya kayaknya dilakoni Mike Maignan, bisa berharap tidak mendapat banyak ancaman.
Kondisi kebugaran Prancis tengah terganggu serangan virus di kamp latihan. Namun, dengan kedalaman pasukan tersebut, Si Biru bisa secara mudah melewatinya.
Enggak Pernah Kalah di Partai Pertama Euro
Perihal partai pembukaan, Prancis memiliki ketangguhan sendiri dalam menjaga mental saat bermain. Les Bleus tercatat tidak pernah kalah saat memainkan partai pertama di grup.
Dari sembilan kesempatan membuka laga fase grup, Tim Ayam Jantan bisa membukukan setengah lusin kemenangan. Sisanya berupa tiga hasil imbang.
View this post on Instagram
Catatan khusus bisa diberikan untuk laga pertama saat berstatus sebagai juara turnamen sebelumnya. Saat banyak tim juara bertahan melempem di laga pembukaan, Prancis mampu mengukir dua kemenangan sekaligus clean sheet.
Minus: Lampu Kuning dari Internal dan Austria
Selain tiga aspek yang menyokong Prancis untuk memenangi laga pertama, terdapat beberapa hal pula yang bisa menjegal Si Biru.
Dari internal, kondisi Les Bleus tengah dirundung masalah kebugaran. Virus menyerang kamp latihan Bleus di Home Deluxe Arena milik SC Paderborn 07 yang terletak di Bad Lippspringe. Bintang dan kapten, Mbappe, dan bos Didier Deschamps termasuk yang sempat absen berlatih.
Kesiapan Prancis juga kurang meyakinkan dari hasil laga pemanasan. Setelah bisa menang atas Cile dan Luksemburg, Si Biru hanya bisa bermain imbang tanpa gol dengan Kanada.
Austria juga bukan lawan yang enteng-enteng amat. Ralf Rangnick membawa perubahan positif pada Das Team sejak ditunjuk pada 19 April 2022. Menuju Jerman 2024, Marcel Sabitzer dkk. mencatat hasil tak terkalahkan dengan enam kemenangan dan sekali seri.
Das Team tentu berniat mencatat kejutan yang akan berfaedah besar dalam meloloskan mereka dari fase grup seperti Euro 2021 lalu. Dua lawan lain di Grup F, Belanda dan Polandia, bukan tim ringan.
Hanya, Prancis sepertinya akan memperlihatkan kepantasan mereka menjadi unggulan di turnamen ini. Dominasi mereka atas Das Team akan berlanjut.
View this post on Instagram


