Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Super Goal: Morten Hjulmand Tegaskan Inggris Sungguh Gak Layak Menang dan Pep Guardiola Makin Gak Populer
    Euro 2024

    Super Goal: Morten Hjulmand Tegaskan Inggris Sungguh Gak Layak Menang dan Pep Guardiola Makin Gak Populer

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaJune 21, 2024No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Morten Hjulmand, jawab gol Harry Kane. (foto: twitter therachelpr)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Inggris dan Denmark berbagi poin di Frankfurt pada Kamis (20/6). Unggul lebih dulu di laga kedua di Grup C, The Three Lions kembali mengundang sorotan karena kecenderungan bertahan. Gol balasan Denmark seperti menggugat kefavoritan Inggris.

     

    Defensif Lagi Usai Unggul

    The Three Lions bisa unggul terlebih dulu pada menit ke-18 melalui kapten Harry Kane untuk gol ke-64 buat timnas. Gol lewat kemelut di depan gawang Kasper Schmeichel ini berawal dari lesatan Kyle Walker memanfaatkan kelengahan Victor Kristiansen di sisi kiri pertahanan Denmark.

    Inggris boleh jadi masih ingin setia dengan pendekatan pragmatis seperti di laga pertama kontra Serbia. Tiga Singa menjadi bertahan setelah unggul. De Rod-Hvide atau Si Merah-Putih segera mengambil kendali duel.

    Aksi mengurung Inggris di pertahanannya akhirnya berbuah balasan pada menit ke-34. Pada akhirnya, eksekusi Morten Hjulmand, tidak ada hubungan kekeluargaan dengan bos Denmark, Kasper Hjulmand, memapar kelemahan Tiga Singa.

    Melunasi kesalahannya yang berujung gol pembuka untuk Inggris, Kristiansen memberikan operan yang akhirnya menjadi assist untuk Hjulmand di lini tengah. Tembakan Hjulmand dari jarak 30,9 meter sebenarnya spekulatif, tapi bisa menggetarkan jala gawang Inggris yang dikawal Jordan Pickford setelah kena tiang kanan lebih dulu.

     

    Jarak Jauh Merebak

    Secara khusus, gol Hjulmand menghasilkan lanjutan pemandangan menarik yang mulai betebaran di turnamen ini. Euro 2024 diwarnai sejumlah gol tembakan dari luar kotak.

    Dari keriuhan media sosial, para penikmat menilai gol jenis ini semakin langka karena permainan operan dengan penyelesaian akhir di dalam kotak penalti. Pendekatan yang bisa dikatakan dipopulerkan oleh Pep Guardiola itu mengurangi jumlah gol spektakuler lewat tembakan jarak jauh.

    Sebagai catatan khusus, menurut ESPN, gol Hjulmand dari jarak 30,9 meter menjadi yang terjauh di Euro dalam delapan tahun terakhir. Gol tembakan dari luar kotak sebelumnya dieksekusi Gareth Bale pada 2016 dari jarak 32,7 meter.

    Ke gawang tim mana gol Bale tersebut? Ternyata ke gawang Inggris juga!

    Morten Hjulmand, terjauh setelah Gareth Bale pada 2016. (foto: twitter eur2024)

    Dinamit Lebih Gencar

    Setelah kedudukan imbang dan pilihan defensif, Inggris hanya sesekali bisa keluar dari tekanan Danish Dynamite. Peluang terbaik Inggris hadir dari tembakan Phil Foden dari luar kotak, tapi masih membentur tiang kiri gawang Denmark.

    Serangan Inggris baru berbahaya lagi tak lama setelah tiga pergantian yang dibuat Southgate. Usai menggantikan Kane, aksi Ollie Watkins meneruskan sodoran Jude Bellingham masih bisa ditahan Schmeichel.

    Three Lions unggul dalam penguasaan bola sebesar 54%. Namun, skuad Gareth Southgate hanya membuat 11 percobaan dengan hanya 4 tembakan yang mengarah ke gawang. Denmark membuat 16 percobaan dengan 7 yang menjadi shot on goal.

    Lima di antara percobaan De Rod-Hvide itu bisa diblok pertahanan Inggris. Pickford mesti bekerja keras menahan enam tembakan Denmark. Fan Inggris mesti menahan napas ketika tembakan Pierre-Emile Hojbjerg di akhir laga melayang tak jauh dari sudut gawang. Skor 1-1 mengakhiri duel.

    “Kami paham para pendukung akan kecewa dengan performa ini. Mereka layak kecewa. Kami harus membaik. Saat ini kami tidak cukup baik memanfaatkan bola dan mesti menerima konsekuensinya,” ucap Southgate dikutip BBC.

     

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Baru Garansi 3 Besar

    Masih di Grup C beberapa jam sebelumnya, Slovenia dan Serbia di Munich menghasilkan duel yang boleh jadi lebih ketat daripada Denmark versus Inggris. Yang jelas, lebih dramatis.

    Zan Karnicnik membawa Slovenia unggul pada menit ke-69. Memasuki menit terakhir injury time, Luka Jovic berhasil menyamakan kedudukan.

    Hasil dua laga ini membuat persaingan di Grup C masih terbuka. Inggris memuncaki klasemen, tapi belum pasti lolos ke fase grup. Tiga Singa baru cuma mendapat jaminan finis di tiga besar.

    bale bellingham frankfurt guardiola Harry Kane hjulmand hojbjerg inggris denmark 1-1 jarak jauh Karnicnik kasper hjulmand kristiansen kyle walker luka jovic morten hjulmand ollie watkins pickford schmeichel slovenia serbia 1-1 southgate
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.