Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Super Coach: Ralf Rangnick The Godfather of Gegenpressing, Disia-siakan Man. United, Angkat Austria Lewati Prancis dan Belanda
    Euro 2024

    Super Coach: Ralf Rangnick The Godfather of Gegenpressing, Disia-siakan Man. United, Angkat Austria Lewati Prancis dan Belanda

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaJune 29, 2024Updated:June 29, 2024No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ralf Rangnick, mendapatkan tim yang bersedia menyimak perkataannya. (foto: twitter coach_b_godwin)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Ralf Rangnick menjadi sosok pelatih yang menarik perhatian di Euro 2024. Austria besutannya bisa memuncaki klasemen akhir Grup D.

    Dengan dua kemenangan, Austria melewati dua tim unggul secara tradisional, Prancis dan Belanda. Polandia, yang lebih sering merasakan turnamen besar daripada Austria, mesti tersingkir. Laga kontra Polandia pada 21 Juni di Olympiastadion, Berlin, memberikan kemenangan pertama buat Das Team.

    Empat hari sebelumnya, mereka kalah dari juara dunia 2018, Prancis. Namun, penampilan Austria sudah mengundang pujian. Hanya kesalahan berupa gol ke gawang sendiri yang dibuat bek Maximilian Wober yang membuat Austria kalah.

    Sinar terakhir tak pelak ketika menekuk Belanda dengan skor 3-2. Austria selalu memimpin atas De Oranje sebelum kapten Marcel Sabitzer memastikan tripoin kedua yang melesatkan Das Team ke pucuk klasemen Grup D.

    Tak mengherankan bila pujian tertinggi mengarah kepada otak di balik kiprah berani Austria, Ralf Rangnick. Pelatih asal Jerman ini dinilai berhasil menularkan falsafah permainannya ke dalam tim Austria.

    Kiprah tim Austria menjadi kontras dengan tim sebelumnya yang ditangani Rangnick. Hadir sebagai pelatih interim di Old Trafford, kehadiran Rangnick berakhir dengan drama.

    Konon sebagian pemain yang bepengaruh di kamar ganti berkasak-kusuk untuk mencegah sang pelatih diikat secara permanen. Metode kepelatihan Rangnick disebut tidak cocok bagi sebagian pemain itu.

    Komentar pedas Rangnick, hingga melontarkan ucapan “bedah jantung terbuka” untuk keharusan perubahan drastis pada tubuh tim, tidak berterima pada The Red Devils.

    Padahal, United tampil menjanjikan di awal kedatangan Rangnick dengan hanya sekali kalah dari 13 laga liga. Namun, di bagian musim berikutnya, Iblis Merah merosot lagi dengan enam kekalahan dari 11 laga terakhir. United finis keenam dengan perolehan poin terendah sejak 1989/90.

    Masa-masa kelam di Old Trafford sudah lewat buat Rangnick. Pelatih berusia 65 tahun ini menampilkan tangan dinginnya di timnya kini.

    Pada Austria, eks pelatih Hannover dan Hoffenheim ini menemukan kubu yang menghargai pemikirannya. Das Team bersedia menyerap semua ilmu pelatih yang kerap disebut the godfather of gegenpressing ini.

    View this post on Instagram

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

     

    austria Belanda gegenpressing grup d jerman man united maximilian wober polandia prancis Ralf Rangnick rangnick sabitzer
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025

    Ladies On Court, Kala Wanita Berkompetisi di Atas Lapangan Lewat Irama dari Shuttlecock

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2025 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.