Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Sudah Menguat, Erik ten Hag Bilang Man. United Masih Kalah Dalam Dibandingkan dengan Para Rival
    Liga Inggris

    Sudah Menguat, Erik ten Hag Bilang Man. United Masih Kalah Dalam Dibandingkan dengan Para Rival

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaJuly 19, 2024No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Erik ten Hag dan penguatan terakhir United, Leny Yoro. (foto: twitter manunitedzone_)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Manchester United tengah berbenah. Proses pembentukan tim masih berlangsung, dengan penguatan terakhir pada sektor pertahanan dengan pembelian Leny Yoro senilai 62 juta euro. Namun, bos Erik ten Hag masih merasa kedalaman skuadnya masih rendah kalau diperbandingkan dengan para pesaing.

    Pada awal bulan, Ten Hag memperpanjang kontrak di United yang mengikatnya hingga 2026. Perkembangan itu mematahkan spekulasi pendepakannya menyusul perjalanan butut musim silam. Trofi Piala FA ternyata berhasil menyelamatkan kursinya.

    Pelatih asal Belanda itu menyorot jumlah pertandingan yang mesti dilewati laskarnya musim lalu. Total 61 pertandingan menurutnya aneh.

    “Jumlah itu sungguh terlalu banyak. Bukan hanya kami yang mesti berjuang mengatasi cedera,” tuturnya kepada Algemeen Dagblad seperti dikutip ESPN.

    “Musim lalu, kami mesti terus berurusan dengan cedera pemain di lini yang sama, yaitu pertahanan. Pada suatu ketika, kami nyaris tidak memiliki bek yang siap bermain,” ucap ETH.

    Ten Hag menyorot kegagalan The Red Devils meraih trofi selama enam tahun sebelum dirinya datang ke Old Trafford. Namun, ia menyatakan bahwa kepayahan itu bukan karena United tidak mempunyai manajer bagus sebelum dirinya. “Itu lebih karena komposisi dan kualitas pemain. Saya tentu mengetahuinya saat memulai, tapi ada sejumlah pemain dengan kontrak jangka panjang,” lanjutnya.

    “Kami telah dan masih berproses membangun tim. Kalau membandingkan skuad kami dengan klub-klub top lainnya di Premier League, kami jelas kurang dalam. Itu persisnya mengapa kami begitu sulit mengatasi masalah cedera,” tutur eks pelatih Ajax tersebut.

    Sang pelatih berkepala plontos itu mengaku mengalami kelelahan musim silam. Namun, ia menyatakan tidak mengindahkan masa depannya di klub.

    “Kalau besok manajemen United menemukan seseorang yang mereka pikir lebih baik, maka saya akan pergi. Sesederhana itu. Mekanisme dalam sepak bola itu mesti dihormati. Di klub seperti ini, jelaslah: kalau tidak menang, pelatih akan mendapat masalah,” ujar pelatih yang memberikan gelar Piala Liga di musim pertamanya di Old Trafford itu.

    Finis di peringkat kedelapan musim lalu mendorong perombakan di dalam struktur staf United. Ten Hag mengungkapkan keyakinannya akan adanya periode yang lebih baik ke depan.

    “Jika menempatkan struktur yang tepat dan bekerja sama dengan baik, jika memiliki relasi yang bagus pula dengan para pemain, pelatih akan tahu bahwa segalanya akan membaik,” kata ETH lagi.

    Masih perlu dinanti apakah keyakinan Ten Hag itu cukup beralasan di musim-musim mendatang.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    man united old trafford peringkat 8 piala fa premier league ten hag
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.