Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Usai Gagal Loloskan Fenerbahce ke Fase Grup Liga Champion, Jose Mourinho Pahit Bilang Level Fener Memang Liga Europa
    Liga Champion/Europa

    Usai Gagal Loloskan Fenerbahce ke Fase Grup Liga Champion, Jose Mourinho Pahit Bilang Level Fener Memang Liga Europa

    Sambil Isyaratkan Potensi Hambatan
    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaAugust 14, 2024Updated:August 14, 2024No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Jose Mourinho, rada ngeles dengan mengkritik tim barunya. (foto: twitter demirbay10_)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jose Mourinho pernah menggambarkan dirinya dengan tiga kata. Salah satunya adalah jujur. Fenerbahce segera merasakannya begitu gagal masuk ke fase grup Liga Champion setelah diempaskan Lille pada Selasa (13/8) di babak kualifikasi ketiga.

    Mourinho mengundang perhatian saat baru seumur jagung menukangi Fenerbahce. Pada pekan pembukaan Liga Turki, ia sudah mendapatkan kartu kuning. Padahal laga baru berlangsung 20 menit.

    Beberapa hari berselang, Fener mesti menerima kenyataan batal berlaga di fase grup Liga Champion meski jumlah partisipan menjadi 36 klub per musim ini. Lille bisa mengatasi tekanan sebagai tim tandang di leg 2 kualifikasi ketiga ini.

    Fenerbahce mencetak gol di menit pertama injury time dari gol bunuh diri Bafode Diakite. Gol ini membawa agregat menjadi 2-2 sehingga mesti melewati waktu ekstra. Jonathan David memberikan mimpi buruk buat Fener dengan penaltinya pada menit ke-118.

    Sorotan segera mengarah kepada Mourinho. Mantan bos Chelsea itu mendapatkan gaji tahunan 11 juta euro dari Fener. Klub Istanbul itu mengincar gelar liga pertama sejak 2014.

    Kegagalan di Liga Champion praktis menjadi tekanan awal bagi pria Portugis ini. Namun, Mou malah blakblakan menyatakan bahwa kemampuan klub barunya ini memang lebih cocok turun di kasta kedua, bukan Liga Champion.

    “Saya berpengalaman dan cukup realistis untuk bilang bahwa kami bakal tidak memiliki peluang untuk melaju ke fase selanjutnya di Liga Champion. Di Liga Europa, kami akan memiliki peluang karena kami akan menghadapi tim-tim di level kami. Liga Europa lebih sesuai dengan level kami,” ucap Mou dikutip ESPN.

    Pelatih yang pernah membawa Porto dan Inter Milan kampiun Liga Champion ini sadar bahwa tekanan tidak akan berlalu begitu saja. Kegagalan melaju ke ronde berikutnya berarti kehilangan potensi pemasukan.

    “Kami memang merugi secara finansial karena Liga Champion merupakan pendorong penting bagi klub dan kami kehilangan kesempatan menghadapi tim-tim terbesar di dunia. Namun, kami takkan pernah memenangi Liga Champion atau tampil di final. Kami bisa mengalahkan satu atau dua tim besar. Kami bisa mencapai yang lebih tinggi di Liga Europa,” lanjut pria Portugal itu.

    Ya, jangan lepaskan perhatian sepenuhnya dari Mou dan Fener-nya di Eropa. Si Burung Kenari berpeluang berbicara banyak di Liga Europa. Faktor Mourinho bisa menjadi besar di dalam kemungkinan itu.

    Mourinho membawa klub sebelumnya, AS Roma, berjaya di Liga Europa Conference 2021-22. Akan tetapi, Mou mengalami kekalahan pertama di final antarklub Eropa dua musim lalu saat Roma kalah di laga puncak Liga Europa 2022-23 di tangan Sevilla. Jangan kaget kalau Fenerbahce bisa melangkah jauh di Liga Europa.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Namun, Mou menyebut kesuksesan timnya akan tergantung kondisi tertentu. “Kami bisa mencapai sesuatu di Liga Europa hanya ‘jika’. Saya tak bisa berbicara lebih banyak dari ‘jika’ itu. Kalau lebih, saya akan mendapatkan masalah,” ucapnya.

    Akan tetapi, akhirnya ia memberikan petunjuk. “Kalau Anda ingin tahu soal ‘jika’, saya undang Anda menonton Roma-Sevilla di final Liga Europa 2022-23. Anda akan memahami ‘jika’ itu,” tuturnya. Usai final, Mou melabrak wasit Anthony Taylor di areal parkir dalam stadion.

    36 klub agregat 2-3 bafode diakite fase grup fenerbahce fenerbahce lille 1-1 jonathan david mourinho
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.