Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Start H2C Man. City, Dengar Pendapat Tuduhan 115 Pelanggaran Finansial City Dimulai
    Liga Inggris

    Start H2C Man. City, Dengar Pendapat Tuduhan 115 Pelanggaran Finansial City Dimulai

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaSeptember 17, 2024Updated:September 17, 2024No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Man. City, 115 kasus diperkirakan rampung pada akhir musim. (foto: twitter hqwallp)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Dengar pendapat independen untuk kasus 115 kasus pelanggaran aturan finansial Premier League dimulai pada Senin (16/9). Kira-kira akan bagaimana hasil “pengadilan olahraga abad ini” tersebut?

    Dengar pendapat untuk 115 tudingan itu disebut akan berlangsung selama sekitar dua bulan. Diikuti proses pengadilan sampai keputusan akhir, termasuk banding oleh pihak yang kalah, diperkirakan akan rampung pada akhir musim ini.

    Man. City diminta menghadap komisi independen pada Februari 2023 untuk sekian banyak kasus terkait kinerja klub pada 2009 hingga 2018. Manchester Biru selalu mengutarakan bahwa mereka tidak melakukan kesalahan apa pun.

    Dakwaan termasuk kegagalan klub menyediakan informasi keuangan yang akurat, kegagalan menyediakan laporan lengkap mengenai remunerasi pemain dan manajer, pelanggaran aturan financial fair play Premier League dan UEFA, serta kegagalan bekerja sama dengan penyelidikan liga.

    Sejak diakuisi Abu Dhabi United Group pada 2008, City telah memenangi sejumlah gelar. The Cityzens mencatat rekor empat gelar juara Premier League beruntun untuk total delapan trofi liga sejak saat itu. City meraih pula satu Liga Champion, tiga Piala FA, dan enam Piala Liga ditambah Piala Super Eropa dan FIFA Club World Cup.

    Menjelang laga akhir pekan lalu, Pep Guardiola mengaku bahwa dirinya menanti start pengadilan. Sang manajer menyatakan pula bahwa City tidak bersalah sampai terbukti sebaliknya.

    “Pengadilan akan segera dimulai dan semoga berakhir cepat. Panel independen akan memutuskan, dan saya menantikannya. Kita lihat saja. Saya tahu apa yang orang-orang nantikan dan harapkan. Saya membacanya selama bertahun-tahun. Saya bukan pengacara. Erling Haaland juga bukan. Semuanya tidak bersalah sampai terbukti bersalah,” kata Pep dikutip ESPN.

    Gugatan terkait keuangan ini bukan yang pertama dihadapi City.Pada 2020, City dilarang tampil di Liga Champion selama dua tahun karena melebih-lebihkan laporan pemasukan sponsor antara 2012-2016. Namun, banding Manchester Biru di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) sukses menghapus sanksi itu.

    Kembali ke 115 kasus, jika terbukti bersalah di beberapa atau malah semua dakwaan, City bisa terkena penalti atau denda besar, pengurangan poin, hingga bahkan degradasi dari Premier League.

    Everton dan Nottingham Forest telah terkena pemotongan nilai musim lalu akibat didapati melanggar aturan profit dan keberlanjutan dari liga. Leicester City bisa terhindar dari sanksi serupa setelah menang banding.

    H2C, harap-harap cemas, City dimulai. Akhirannya bakal gimana, ya?

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    115 kasus abu dhabi dengar pendapat erling haaland everton leicester man city nottingham forest pengadilan Pep Guardiola premier league
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.