Cile dan Brasil mencoba menandai setengah jalan kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan kemenangan saat bertemu di Santiago pada Kamis (10/10). Bakal menarik menanti kubu mana yang lebih dulu pulih dari torehan jeblok.
Cile hanya bisa sekali menang dan dua kali imbang dari delapan hari laga. Albiroja tercecer ke peringkat 9 dan tertinggal 4 poin dari Paraguay di peringkat 7 (yang merupakan titik tiket play-off antarkonfederasi) dan Bolivia di peringkat 8.
Tuan rumah kini melewati lima pertandingan tanpa kemenangan. Tahun pertama penanganan pelatih Ricardo Gareca pun tampak berat. Sang pelatih pun boleh jadi sudah dibayang-bayangi pemecatan sebelum kontraknya berjalan 18 bulan seperti yang dialami dua pendahulunya, Martin Lasarte dan Eduardo Berizzo.
Repot buat Gareca dan Cile, tamu sangat bisa mengais kepercayaan diri dari catatan pertemuan. Brasil patut berharap rekor mereka meladeni Cile bisa berlanjut.
Brasil selalu menang di empat benturan terakhir dengan Albiroja. Di empat duel itu, Selecao bisa menggelontorkan sembilan gol tanpa bisa dibalas Cile.
Hanya, peluang Cile untuk menghentikan deret buruk itu sedang terbuka karena kondisi Brasil yang sedang mengalami penurunan performa. Dorival Junior sendiri tengah berada dalam sorotan setelah cuma menghasilkan 40% tingkat kemenangan, terendah dari semua pelatih Brasil selama seabad ini.
Persentase kemenangan yang rendah itu muncul setelah kekalahan Selecao dari Paraguay di pertandingan terakhir mereka di kualifikasi PD 2026 zona Amerika Selatan. Junior bakal sulit mempertahankan kursinya kalau pulang dengan sebuah lagi kekalahan. Sang pelatih sendiri tercatat tidak pernah melebihi 2 tahun saat menukangi sebuah tim dalam 22 tahun karier kepelatihannya.
Ya, Brasil kini hanya favorit di atas kertas. Faktanya, juara dunia lima kali ini cuma bisa mengukir 3 kemenangan dan sekali seri dari delapan laga di kualifikasi sehingga hanya berada di peringkat 5 klasemen.
Kans Cile bisa semakin besar jika Brasil tak kunjung membaik saat tampil di luar rumah. Delapan laga tandang terakhir Tim Samba hanya membuahkan dua kemenangan dan dua seri.
Singkat kata, Brasil tidak lagi menakutkan. Apalagi, Verde-Amarela atau Si Hijau-Kuning bakal kehilangan beberapa andalan seperti Alisson Becker di bawah mistar, Eder Militao di barisan pertahanan, dan Vinicius Jr. di lini depan.
Pendukung Brasil boleh jadi berharap para pemain yang ada bisa kembali menyajikan kemenangan dengan aksi apik seperti yang mereka perlihatkan di klub. Raphinha, misalnya, sedang gacor di Barcelona dengan enam gol dari enam pertandingan.
Tiga angka dalam jangkauan Brasil. Selecao akan meraihnya di Estadio Nacional Julio Martinez Pradano, Santiago, meski dengan kemenangan yang bakal tipis saja. Saatnya Brasil tampil pragmatis.
View this post on Instagram


