Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Serunya Hari Pertama Babak Grand Final Menpora Cup 2024, Perwakilan Regional Jawa Nyaris Catatkan Hasil Sempurna
    Bulutangkis

    Serunya Hari Pertama Babak Grand Final Menpora Cup 2024, Perwakilan Regional Jawa Nyaris Catatkan Hasil Sempurna

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaOctober 16, 2024No Comments6 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Hari pertama Menpora Cup 2024 yang diadakan di GBK Arena, Jakarta, Rabu (16/10/2024)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Hari pertama Menpora Cup 2024 yang diselenggarakan di GBK Arena Jakarta, Rabu (16/10/2024) akhirnya usai. Banyak pertandingan seru tersaji di hari pertama ini.

    Salah satu pertandingan yang berjalan cukup seru adalah pertemuan antara perwakilan dari Kalimantan, Fakhirah Syakira Salma melawan perwakilan dari Bali, Ni Putu Maheswari Krisna Sanjiwani.

    Ni Putu Maheswari Krisna Sanjiwani yang sukses mengambil set pertama, ternyata harus rela kehilangan dua set berikutnya. Fakhirah Syakira Salma yang kalah di set pertama, sukses bangkit dan mengambil set kedua dan ketiga.

    Skor pun tidak pernah terpaut jauh. Buktinya, set pertama berakhir dengan skor 21-23, lalu set kedua 24-22 dan ketiga 21-19.

    Selain itu, di kategori putra ada pertandingan antara Alif Rahmatullah Hala dari Sulawesi melawan Muhammad Akbar Amhar dari Papua. Laga ini juga tak kalah seru karena secara mengejutkan Alif Rahmatullah Hala sukses bangkit dengan cukup meyakinkan.

    Di set pertama Alif sempat tertinggal tipis dari Akbar dengan skor 20-22. Luar biasanya, Alif tampil cukup digdaya dengan mengakhiri set kedua 21-11, point yang cukup jauh jika dibandingkan di set kedua.

    Sampai akhirnya Alif menyudahi perlawanan Akbar dengan skor 21-13. Kemenangan tersebut sekaligus membalas kekalahan yang diderita Alif di laga pertama dari Ronaldy Dwi Salfaritzy, atlet perwakilan dari Sumatera.

    NYARIS SEMPURNA

    Pada hari pertama ini, perwakilan Jawa sepertinya cukup berjaya. Bagaimana tidak, dari enam atlet yang ada, empat di antaranya mencatatkan dua kemenangan di dua laga awal tanpa kalah satu set pun.

    Keempatnya juga berhasil menjadi pemuncak klasemen sementara di grupnya masing-masing. Ada Meiliana Anatasya Effendi di Grup B, Alexandra Anggraini Nirmala di grup C, Rafif Ismail Alqusyairi di grup E dan Fathan Nugraha Mulyawan di grup F.

    Adapun dua sisanya sama-sama menempati tempat ketiga di grupnya masing-masing. Rafaella Agatha Prasetya di grup D dengan mengemas dua Poin hasil dari satu kali kalah dan satu kali menang dengan catatan 3-2 Games.

    Begitu juga dengan Rifat Ma Rifatullah yang mengemas dua poin seperti Rafaella Agatha Prasetya. Bedanya Rifat mencatatkan 2-2 Games.

    HASIL PERTANDINGAN

    – Group A Fakhirah Syakirah Salma (KALIMANTAN)[1] Catrine Novatrianty Ignatius (SULAWESI) 21-9 16-21 21-11
    – Group A Ni Putu Maheswari Krisna Sanjiwani (BALI) Nur Abidah Adyana (PAPUA) 21-13 21-7
    – Group A Fakhirah Syakirah Salma (KALIMANTAN)[1] Ni Putu Maheswari Krisna Sanjiwani (BALI) 21-23 24-22 21-19
    – Group A Catrine Novatrianty Ignatius (SULAWESI) Nur Abidah Adyana (PAPUA) 21-14 21-14
    – Group B Retna Calya Gayatri (KALIMANTAN)[2] Vira Ayu Lestari (SUMATERA) 21-9 21-16
    – Group B Meiliana Anatasya Effendi (JAWA) Margareta Lusia Shara Rumabar (PAPUA) 21-5 21-7
    – Group B Retna Calya Gayatri (KALIMANTAN)[2] Margareta Lusia Shara Rumabar (PAPUA) 21-5 21-15
    – Group B Meiliana Anatasya Effendi (JAWA) Vira Ayu Lestari (SUMATERA) 21-10 21-17
    – Group C Alya Muhbita Sari (KALIMANTAN) Khaliza Azzahra Agustina (SUMATERA)[4] 21-15 21-13
    – Group C Alexandra Anggraini Nirmala Putri (JAWA) Putri Aira Haeruddin (SULAWESI) 22-20 21-10
    – Group C Putri Aira Haeruddin (SULAWESI) Khaliza Azzahra Agustina (SUMATERA)[4] 21-19 21-14
    – Group C Alexandra Anggraini Nirmala Putri (JAWA) Alya Muhbita Sari (KALIMANTAN) 21-11 21-11
    – Group D Rafaella Agatha Prasetya (JAWA)[3] Ivana Ardelia Palumpun (PAPUA) 21-9 21-11
    – Group D Shabrina Luthfiyyah (SULAWESI) Zahwa Aurel Chintya Afrialin (SUMATERA) 21-9 21-13
    – Group D Aurelia Putri Afra Ramadhani (BALI) Ivana Ardelia Palumpun (PAPUA) 21-9 21-13
    – Group D Shabrina Luthfiyyah (SULAWESI) Rafaella Agatha Prasetya (JAWA)[3] 15-21 21-15 21-14
    – Group D Aurelia Putri Afra Ramadhani (BALI) Zahwa Aurel Chintya Afrialin (SUMATERA) 21-16 21-6

    TUNGGAL PUTRA

    – Group E Rafif Ismail Alqusyairi (JAWA)[1] Miguel Fransisco Oropka (PAPUA) 21-13 21-8
    – Group E I Made Sudiarta (BALI) Zaldy Sahroni (KALIMANTAN) 21-12 21-11
    – Group E Rafif Ismail Alqusyairi (JAWA)[1] I Made Sudiarta (BALI) 21-13 21-11
    – Group E Miguel Fransisco Oropka (PAPUA) Zaldy Sahroni (KALIMANTAN) 19-21 21-16 21-17
    – Group F Fathan Nugraha Mulyawan (JAWA)[2] Muhammad Akbar Amhar (PAPUA) 21-8 21-8
    – Group F Ronaldy Dwi Salfaritzy M.S (SUMATERA) Alif Rahmatullah Hala (SULAWESI) 21-18 21-17
    – Group F Fathan Nugraha Mulyawan (JAWA)[2] Ronaldy Dwi Salfaritzy M.S (SUMATERA) 21-12 21-8
    – Group F Alif Rahmatullah Hala (SULAWESI) Muhammad Akbar Amhar (PAPUA) 20-22 21-11 21-13
    – Group G I Gst Kadek Ngurah Sastra (BALI) Imam Muhammad Yusuf (SULAWESI)[4] 17-21 21-12 21-9
    – Group G Christian Thiba Sitanggang (KALIMANTAN) M Rizki Algifahri (SUMATERA) 21-14 21-9
    – Group G I Gst Kadek Ngurah Sastra (BALI) Koresh Madya Natama Siringo-Ringo (PAPUA) 21-19 21-5
    – Group G Christian Thiba Sitanggang (KALIMANTAN) Imam Muhammad Yusuf (SULAWESI)[4] 21-13 10-21 21-17
    – Group G Koresh Madya Natama Siringo-Ringo (PAPUA) M Rizki Algifahri (SUMATERA) 21-18 21-16
    – Group H David Antolient (KALIMANTAN)[3] Rifat Ma Rifatullah (JAWA) 21-18 23-21
    – Group H Rifai Ofier Yulifa Suban (BALI) M Fahmi Fadin Wijaya (SUMATERA) 21-14 21-17
    – Group H Rifat Ma Rifatullah (JAWA) Alif Sigit Budiarto Sangaji (SULAWESI) 21-14 21-17
    – Group H David Antolient (KALIMANTAN)[3] M Fahmi Fadin Wijaya (SUMATERA) 21-12 21-17
    – Group H Rifai Ofier Yulifa Suban (BALI) Alif Sigit Budiarto Sangaji (SULAWESI) 21-12 21-18

    KLASEMEN

    GRUP A

    1. Fakhirah Syakirah Salma (Kalimantan) 4 Points, 4-0 Games
    2. Ni Putu Maheswari Krisna (Bali) 2 Points, 3-2 Games
    3. Catrine Novatrianty Ignatius (Sulawesi) 2 Points, 3-2 Games
    4. Nur Abidah Adyana (Papua) 0 Point, 0-4 Games

    GRUP B

    1. Meiliana Anatasya Effendi (Jawa) 4 Points, 4-0 Games
    2. Retna Calya Gayatri (Kalimantan) 4 Points, 4-0 Games
    3. Vira Ayu Lestari (Sumatera) 0 Poin, 0-4 Games
    4. Margareta Lusia Shara Ruma (Papua) 0 Point, 0-4 Games

    GRUP C

    1. Alexandra Anggraini Nirmala (Jawa) 4 Points, 4-0 Games
    2. Putri Aira Haeruddin (Sulawesi) 2 Points, 2-2 Games
    3. Alya Muhbita Sari (Kalimantan) 2 Points, 2-2 Games
    4. Khaliza Azzahra Agustina (Sumatera) 0 Point, 0-4 Games

    GRUP D

    1. Aurelia Putri Afra Ramadhani (Bali) 4 Points, 4-0 Games
    2. Shabrina Lutfiyyah (Sulawesi) 4 Points, 4-1 Games
    3. Rafaella Agatha Prasetya (Jawa) 2 Points, 3-2 Games
    4. Zahwa Aurel Chintya Afrialin (Sumatera) 0 Point, 0-4 Games
    5. Ivana Ardelia Palumpun (Papua) 0 Point, 0-4 Games

    GRUP E

    1. Rafif Ismail Alqusyairi (Jawa) 4 Points, 4-0 Games
    2. I Made Sudiarta (Bali) 2 Points, 2-2 Games,
    3. Miguel Fransisko Oropka (Papua) 2 Points, 2-3 Games
    4. Zaldy Sahroni (Kalimantan) 0 Point, 1-4 Games

    GRUP F

    1. Fathan Nugraha Mulyawan (Jawa) 4 Points, 4-0 Games
    2. Ronaldy Dwi Salfaritzy (Sumatera) 2 Points, 2-2 Games
    3. Alif Rahmatullah Hala (Sulawesi) 2 Points, 2-3 Games
    4. Muhammad Akbar Amhar (Papua) 0 Point, 1-4 Games

    GRUP G

    1. I Gusti Kadek Ngurah Sastra (Bali) 4 Points, 4-1 Games
    2. Christian Thiba Sitanggang (Kalimantan) 4 Points, 4-1 Games
    3. Koresh Madya Natama Siringo-ringo (Papua) 2 Points, 2-2 Games
    4. Imam Muhammad Yusuf (Sulawesi) 0 Point, 2-4 Games
    5. M Rizki Algifahri (Sumatera) 0 Point, 0-4 Games

    GRUP H

    1. Rifai Ofier Yulifa Suban (Bali) 4 Points, 4-0 Games
    2. David Antolient (Kalimantan) 4 Points, 4-0 Games
    3. Rifat Ma Rifatullah (Jawa) 2 Points, 2-2 Games
    4. Alif Sigit Budiarto Sangaji (Sulawesi) 0 Point, 0-4 Games
    5. M Fahmi Fadin Wijaya (Sumatera) 0 Point, 0-4 Games

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Alif Rahmatullah Hala Fakhirah Syakira Salma GBK Arena Menpora Cup 2024 Muhammad Akbar Amhar Ni Putu Maheswari Krisna Sanjiwani
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Indonesia Open 2025: Melahirkan 4 Juara Baru dan 3 Menang Comeback

    June 9, 2025

    Indonesia Open 2025: Tuan Rumah Puas dengan Runner-Up, Korea Selatan Mendominasi

    June 8, 2025

    Perjuangan Sabar/Reza di Final Indonesia Open 2025: Dari Lawan yang Bikin Sulit Sampai Tubuh yang Mulai Berontak

    June 8, 2025

    Anders “Istora Boy” Antonsen Juara Indonesia Open 2025: Dari Lupa Selebrasi hingga Painkiller

    June 8, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Indonesia Open 2025: Melahirkan 4 Juara Baru dan 3 Menang Comeback

    June 9, 2025

    Indonesia Open 2025: Tuan Rumah Puas dengan Runner-Up, Korea Selatan Mendominasi

    June 8, 2025

    Perjuangan Sabar/Reza di Final Indonesia Open 2025: Dari Lawan yang Bikin Sulit Sampai Tubuh yang Mulai Berontak

    June 8, 2025

    Anders “Istora Boy” Antonsen Juara Indonesia Open 2025: Dari Lupa Selebrasi hingga Painkiller

    June 8, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.