Arsenal mesti menaikkan performa tandang kala melawat ke Vitality Stadium, kandang Bournemouth, pada Sabtu (19/10). Modal catatan pertemuan semestinya sudah cukup buat Si Gudang Peluru, tapi laga tandang bisa menjadi masalah.
Arsenal masih menjadi salah satu kandidat kuat peraih gelar musim ini. Perolehan The Gunners sama dengan juara bertahan, Man. City, dan terpaut hanya satu angka dari pemuncak klasemen, Liverpool. Diselingi jeda laga timnas, runner-up dua musim beruntun ini akan mencoba meneruskan ambisi lagi.
Buat Bournemouth, jeda internasional bisa berguna untuk menciptakan jeda juga bagi kiprah kurang meyakinkan mereka. The Cherries keok tiga kali dari empat pertandingan mereka. Sebuah kemenangan dari empat partai itu, atas Southampton, cuma yang kedua dari tujuh pekan di liga.
Andoni Iraola dianggap memberikan pengaruh positif buat Bournemouth. Namun, menghadapi klub besar bukan merupakan kekuatannya. Dari 10 kemenangan yang ia catat, kesemuanya atas klub-klub yang berada di paruh bawah klasemen pada saat berhadapan.
Khusus kontra Arsenal, catatan The Cherries adalah lima kekalahan beruntun. Jika diperpanjang lagi, The Gunners tak pernah kalah dari Bournemouth sejak Januari 2018.
Arsenal pantas mengincar tiga angka dari Vitality Stadium. Klub London Utara ini tak terkalahkan di 10 laga kompetitif mereka musim ini. Khusus di Premier League, mereka merupakan satu dari dua kubu yang belum menelan kekalahan selain Man. City.
Sebuah catatan yang tampak penting, empat kemenangan Gunners hadir dari empat laga terakhir digelar di Emirates Stadium. Tak ayal, Si Gudang Pelor mesti menunjukkan diri bukan jago kandang. Dua hasil imbang mereka dapatkan dari dua partai tandang terakhir, masing-masing di Atalanta dan Man. City. Maka, hasil imbang di Vitality akan menjadi noda.
Agar terhindar dari kehilangan angka lagi di luar rumah, Mikel Arteta mesti mencari cara untuk mengatasi beberapa kendala. Daya gedor bakal berkurang karena cedera Bukayo Saka, Martin Odegaard, dan Oleksandr Zinchenko, selain Kieran Tierney. Perkembangan kebugaran pemain seperti Kai Havertz, Jurrien Timber, Ben White, dan Takehiro Tomiyasu masih harus dicermati sampai menjelang duel. Sementara, masalah kebugaran di tubuh tuan rumah hanya Tyler Adams, itu pun masih berpeluang untuk tampil pada akhir pekan.
Arteta akan kembali mengandalkan Leandro Trossard. Pemain depan ini mencatatkan ketajaman saat membela Belgia saat jeda internasional dengan sebuah assist dan sebiji gol kala menahan Italia.
Di Arsenal, Trossard berandil pada dua gol Gunners di tiga laga terakhir (1 gol dan 1 assist). Pertahanan The Cherries bakal harus mewaspadai eks Brighton ini mengingat sang pemain juga mencetak gol saat pertemuan terakhir pada Mei.
Rasa haus yang tetap terjaga pada diri para pemain Arsenal akan membawa pulang tiga angka. Hasil imbang akan dianggap sebagai kegagalan lumayan masif.
View this post on Instagram


