Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Jose Mourinho Curi Perhatian, tapi Benarkah Fenerbahce Lebih Baik daripada Man. United Si Spesialis Imbang di Liga Malam Jumat?
    Liga Champion/Europa

    Jose Mourinho Curi Perhatian, tapi Benarkah Fenerbahce Lebih Baik daripada Man. United Si Spesialis Imbang di Liga Malam Jumat?

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaOctober 25, 2024No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Christian Eriksen, golnya belum bisa memberikan tiga angka buat United. (foto: twitter enesutd)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Fenerbahce memaksa Man. United pulang dengan satu angka saja dari Istanbul di hari laga ketiga league phase Liga Europa pada Kamis (24/10). Beruntung buat United di hasil seri ketiga beruntun mereka, Jose Mourinho mengambil porsi besar atensi bahkan tak lama setelah undian.

     

    Sebelum, Saat, Sesudah

    Begitu undian mempertemukan Fenerbahce dengan United, Mourinho segera menjadi kesamaan yang nyata dari kedua kubu. Sebelum laga yang digelar di Ulker Stadium Sukru Saracoglu ini, pelatih asal Portugal tersebut masih mengklaim bahwa dirinya berpeluang membawa United meraih gelar sebelum didepak.

    Saat duel, Mou menjadi salah satu bahasan besar. Eks arsitek Chelsea dan Tottenham itu diusir wasit Clement Turpin pada menit ke-57. Usai pertandingan, Mourinho mengungkapkan “pujian” buat pengadil asal Prancis itu.

    “Si wasit memberi tahu saya sesuatu yang luar biasa. Ia bilang, pada saat yang bersamaan, bisa melihat aksi di dalam kotak penalti dan perilaku saya di pinggir lapangan.

    “Selamat untuk dia karena sungguh luar biasa. Selama pertandingan, 100 mil per jam, satu matanya tertuju ke situasi penalti, dan satu mata lagi ke perbuatan di tepi lapangan. Itulah alasannya ia merupakan salah satu wasit terbaik di dunia,” ucap Mou sinis kepada TNT Sports.

     

    Klaim Lebih Oke

    Soal duel, Mourinho memuji pasukannya. Menurutnya, Fener tampil lebih baik daripada United.

    “Kami tampil hebat. Kalau bisa bermain seperti ini di Liga Turki, kami bisa menghancurkan semua lawan. Kami tentu menghadapi sebuah tim dengan level superior daripada kami. Kami mengalami masalah cedera. Kami harus berpikir keras meramu tim. Performa kami luar biasa. Saya tak bisa meminta lebih dari anak-anak,” tuturnya.

    Tak lupa mantan manajer Porto dan Inter Milan itu meledek lawan yang merupakan klub eks besutannya. “Saya tahu media Inggris akan mengatakan bahwa United bermain buruk, tapi saya pikir akan lebih pas mengatakan bahwa kami melewati laga luar biasa dan kami lebih baik daripada mereka. Hasil yang bagus buat Man. United,” pungkas Mou.

    Statistik laga menunjukkan bahwa Fener menorehkan 52% penguasaan bola. Fener melepaskan 10 percobaan, dengan separuhnya mengarah ke gawang Iblis Merah. Kubu tamu membuat shot on goal yang sama banyaknya, tapi dari selusin tembakan.

    Fenerbahce menghasilkan pula 485 operan, 415 kali di antaranya tepat sasaran. United membuat 459 operan, dengan 387 buah yang menemui sasaran.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

     

    Kecewa Utd

    Christian Eriksen membawa Red Devils memimpin pada menit ke-15 dari sodoran Joshua Zirkzee. United bisa menjaga keunggulan sampai turun minum. Fener menyamakan kedudukan melalui Youssef En Nesyri dari assist eks Newcastle, Allan Saint-Maximin, empat menit memasuki paruh kedua.

    Bos United, Erik ten Hag, mencoba memasukkan Rasmus Hojlund dan Casemiro menggantikan Zirkzee dan Victor Lindelof pada menit ke-55. Antony menggantikan Marcus Rashford pada menit ke-73, dan Amad Diallo menggantikan Antony pada menit ke-89. Namun, United belum bisa menghasilkan kemenangan di ajang kelas dua ini.

    United harus puas dengan hasil seri ketiga dari tiga pertandingan. Klub raksasa Inggris itu baru sekali menang dari 11 pertandingan terakhir di Eropa.

    Ten Hag mengaku kecewa dengan hasil dari Istanbul ini. “Tentu kecewa gagal menang karena memimpin lebih dulu, sehingga hasil ini tidak seharusnya terjadi. Kami memiliki kesempatan mencetak gol kedua. Fenerbahce merupakan klub yang sangat bagus, dengan fan dan pemain yang hebat.

    “Akan menjadi final yang sangat bagus. Kami semestinya bisa menguasai bola lebih baik lagi di babak pertama. Mereka tim hebat dengan manajer hebat. Bukan poin yang buruk, tapi kami ingin menang. Kami ingin memenangi semua pertandingan,” pungkasnya.

    Gimana menurut Anda? Siapa yang seharusnya menang?

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    antony Casemiro en nesyri eriksen fenerbahce hojlund istanbul man united mourinho rashford saint-maximin ten hag united zirkzee
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.