Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home ยป 5 Hal dari Kejutan Duel 22 Gelar Liga Champion: AC Milan Tampil Berani, Real Madrid Masih Krisis
    Liga Champion/Europa

    5 Hal dari Kejutan Duel 22 Gelar Liga Champion: AC Milan Tampil Berani, Real Madrid Masih Krisis

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaNovember 6, 2024No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Alvaro Morata, sekali lagi membobol gawang Madrid. (foto: twitter elchiringuitotv)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Benturan dua klub tersukses di Liga Champion berakhir buruk buat raksasa terhebat soal koleksi gelar. Pahit buat Real Madrid, kekalahan dari AC Milan mereka derita di Santiago Bernabeu, dan gagal bangkit dari kemalangan di laga terakhir.

    Pertandingan pekan keempat Liga Champion fase liga pada Selasa (5/11) ini menarik atensi. Kedua kubu merupakan dua pengumpul gelar terbanyak di kompetisi wahid ini.

    Madrid dijagokan karena tampil di rumah. Meski begitu, terakhir kali Los Merengues tampil di kandangnya adalah ketika keok 0-4 dari Barcelona dua minggu lalu.

    Akhir pekan lalu, Madrid tidak bisa bertandang ke Valencia karena bencana banjir bandang. Madrid hanya sedikit menampilkan tanda bangkit dari kekalahan pahit di el clasico, yang merupakan salah satu dari lima segmen utama dari laga ini.

     

    Perdana Thiaw

    Milan datang dengan performa kurang stabil baik di ajang yang sudah tujuh kali mereka taklukkan ini maupun di Serie A. Namun, pasukan besutan Paulo Fonseca ini bak mencium gelagat lesu di kubu tuan rumah hingga menekan sejak peluit tanda awal duel berbunyi.

    Saat duel baru berlangsung 12 menit, Malick Thiaw mengejutkan publik Bernabeu dengan menyundul keras tendangan sudut Christian Pulisic (12′). Fakta bahwa gol itu merupakan yang pertama dibuat bek tengah asal Jerman itu untuk Rossoneri boleh jadi meroketkan semangat timnya.

     

    Panenka Vini

    Kekalahan di el clasico berlanjut dengan mogok hadir di Ballon d’Or yang ditampilkan Madrid. Aksi itu adalah wujud solidaritas terhadap Vinicius Junior yang mereka anggap terpantas meraih bola emas.

    Bernabeu bersorak lagi ketika Vini sukses mengambil tendangan 11 meter (23′). Wasit memberikan penalti setelah Emerson Royal menjatuhkan Vini. Klaim Madrid soal kelayakan sang sayap Brasil sebagai pemain terbaik dunia tampak terlihat dari eksekusi secara percaya diri dengan panenka.

     

    Papar Lengah Lagi

    Vini memperlihatkan kualitas, tapi Madrid tidak bisa meluruhkan kepercayaan diri tamu. I Rossoneri kembali mampu memapar kelengahan Los Blancos.

    Dari kesalahan Aurelien Tchouameni, tembakan Rafael Leao ditepis Andriy Lunin. Namun, kiper Ukraina itu tak kuasa menahan sodokan Alvaro Morata (39′) ke gawang eks klubnya. Madrid menjadi kubu yang paling sering dijebol kapten timnas Spanyol itu, yakni sebanyak tujuh kali, dibandingkan dengan klub-klub lain.

     

    Balik Dominasi, tapi Tak Efektif

    Arsitek Madrid yang pernah memperkuat dan melatih Milan, Carlo Ancelotti, memasukkan Eduardo Camavinga dan eks Rossoneri, Brahim Diaz, usai turun minum. Madrid bisa lebih mendominasi.

    Di babak kedua, Madrid mencatat 66% penguasaan bola, berbanding 48% di paruh pertama. Di paruh kedua itu, El Real membuat 4 tembakan ke gawang, tapi dari 15 percobaan. Padahal, mereka bisa melepaskan 6 shot on goal dari 8 tembakan.

     

    Ketiga Rossoneri

    Milan lebih efektif di babak kedua, dengan hasil 3 shot on goal dari 5 tembakan saja. Di babak pertama, Diavolo Rosso melepaskan setengah lusin tembakan ke sasaran dari 9 usaha.

    Efektivitas itu berbuah gol ketiga. Lesatan di sayap kiri dilanjutkan Leao dengan assist. Tijjani Reijnders, kakak dari pemain Indonesia, Eliano Reijnders, bisa menembakkan bola melewati celah di antara dua kaki Lunin (73′).

    Langkah Ancelotti memasukkan Rodrygo dan Fran Garcia untuk menambah daya gedor sempat berbuah gol Antonio Rudiger (81′). Namun, VAR mendapati off-side.

     

    Usai Laga: Blancos Krisis Sejak El Clasico, Rossoneri Tampil Berani

    Ancelotti mengakui skuadnya belum bisa bangkit dari keterpurukan. Repotnya, lini serangan yang juga berisi Kylian Mbappe dan Jude Bellingham kembali tidak bisa menutupi kelemahan defensif. Selain Vinicius, lini serang mewah itu tampil sunyi.

    “Kita tidak melihat reaksi dan masalah serupa tampak sejak kekalahan dari Barcelona. Kami kurang solid di pertahanan, kerap tidak seimbang saat serangan balik. Kami harus memperbaikinya untuk menjadi lebih solid dan berusaha keras memenangi bola sehingga tidak sedemikian rapuh,” ucap Ancelotti kepada Sky Sports Italia seperti dikutip Football Italia.

    Kedua klub kini sama-sama mengumpulkan enam angka dari empat partai. Mereka saat ini berada di zona play-off. Bagi Milan, hasil ini merupakan kejutan besar.

    “Saya pikir kami menang kerena para pemain memiliki keberanian datang ke sini dan menampilkan permainan mereka tanpa takut terhadap apa pun,” ujar Fonseca soal resep kejutan Milan.

    “Kami ingin menguasai bola, bisa menghadirkan banyak hal hebat di babak pertama, dan kemudian agak sulit setelah jeda. Namun, kami dapat menjaga kekompakan dan sungguh layak menang. Bukan hanya kami mencetak tiga gol, tapi juga karena menyajikan banyak kualitas,” lanjutnya.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    ancelotti bellingham bernabeu Brahim Diaz camavinga Eliano Reijnders emerson royal fase liga fonseca leao lunin madrid milan 1-3 mbappe morata pulisic tchouameni thiaw Tijjani Reijnders vinicius
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Impian Terbesar Tijjani Reijnders, Bisa Lawan Indonesia di Piala Dunia

    August 18, 2025

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Impian Terbesar Tijjani Reijnders, Bisa Lawan Indonesia di Piala Dunia

    August 18, 2025

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.