Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Lazio Pantang Menyerah agar Sempurna di 4 Laga, Calon Kuat Juara Liga Europa dengan Menang Dramatis atas Eks Juara Liga Champion
    Liga Champion/Europa

    Lazio Pantang Menyerah agar Sempurna di 4 Laga, Calon Kuat Juara Liga Europa dengan Menang Dramatis atas Eks Juara Liga Champion

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaNovember 8, 2024No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Pedro, perwujudan semangat cari menang Lazio. (foto: twitter pedro17_)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Lazio nangkring nyaman di puncak klasemen fase liga Liga Europa dengan torehan empat kemenangan dari empat hari laga. Angka penuh terakhir pada Kamis (7/11) dibuat klub kota Roma itu secara dramatis atas eks jawara Liga Champion, Porto.

    Lazio merupakan salah satu tim mengejutkan musim ini. Di Serie A, klub ibu kota itu berada di peringkat kelima klasemen, tapi hanya berjarak tiga angka dari pemuncak, Napoli.

    Kejutan berikutnya terlihat di Liga Europa. Kampiun Piala Winner 1999 itu menjadi satu-satunya kubu yang selalu menang di empat hari laga kompetisi ini. Yang lebih mengesankan, kemenangan terakhir dibuat secara dramatis atas juara dua kali Liga Champion, Porto.

    Sejumlah hal bisa disimak dari laga di Olimpico. Atmosfer yang paling kental adalah niat untuk menang dan memunculkan diri sebagai kandidat kuat juara ajang nomor dua di Eropa itu.

    Efektif Babak Awal

    Lazio segera menggebrak di awal laga. Pada menit kedelapan, upaya mereka berupa gol Valentin Castellanos dibatalkan VAR yang mendapati off-side.

    Meski unggul dalam penguasaan bola, kubu tamu tidak bisa membuat sebiji shot on goal di babak pertama. Porto mesti membayar pula kelengahan sebelum turun minum. Castellanos menjadi penyedia assist untuk gol Alessio Romagnoli saat injury time babak pertama berjalan lima menit.

    Tamu Membaik

    Serangan Porto lebih efektif di paruh kedua. Dari tiga percobaan klub berjulukan Os Dragoes atau Sang Naga itu, dua di antaranya mengarah ke gawang Lazio. Wakil Portugal ini bahkan bisa menyamakan kedudukan melalui Stephen Eustaquio yang melanjutkan sodoran Galeno (66′).

    Porto besutan Vitor Bruno boleh jadi sudah puas dengan membawa pulang satu angka. Lazio memiliki gagasan yang berbeda.

    Pedro Keladi

    Pemain kawakan menjadi perwujudan ambisi Lazio untuk mengambil tak kurang dari tiga poin. Dua menit memasuki injury time, mantan pemain Barcelona, Pedro, melejit untuk mengejutkan pertahanan Porto dengan menggeber operan mantap Gustav Isaksen.

    Pedro meneruskan musim mantapnya bersama Si Elang. Eks pemain Chelsea yang kini berusia 37 tahun itu telah membuat enam gol, tiga di Liga Europa, dan dua assist. Padahal ia menghangatkan bangku cadangan di beberapa pekan awal musim ini.

    “Ia dapat bermain 90 menit karena bugar. Pikirannya pun terfokus. Ia percaya diri. Jika berlatih seperti sekarang ini, ia takkan tepengaruh umur,” puji pelatih Lazio, Marco Baroni, untuk Pedro kepada Sky Sport Italia seperti dikutip Football Italia.

    Pantang Menyerah

    Gambaran umumnya: mental pemenang Lazio sejauh ini terasah di Liga Europa.

    “Kami sangat gembira. Ada banyak antusiasme dan kami ingin terbakar olehnya melalui performa. Itulah yang tim ini lakukan melawan lawan yang sangat kuat. Anak-anak layak mendapat apresiasi karena tak berhenti percaya,” ujar Baroni.

    Baroni melayangkan pujian pula buat para pemain pengganti. “Mereka masuk dengan sikap yang tepat. Lihat saja tekel Luca Pellegrini sembilan menit usai masuk,” lanjutnya.

    Pellegrini baru masuk pada menit ke-89. Tekel itu memastikan tiga poin buat Biancocelesti.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Spurs Gagal

    Walau menghasilkan poin sempurna, keunggulan Lazio belum terlalu jauh. Lima tim, yakni Ajax, Galatasaray, Frankfurt, Anderlecht, dan Bilbao, membuntuti Lazio dengan perolehan 10 poin. Dua tim lagi, yaitu Tottenham dan FCSB, di dua tempat terakhir di zona lolos otomatis dengan sembilan angka.

    Tottenham gagal membukukan kemenangan keempat usai dipukul Galatasaray di Istanbul. Laga yang berakhir dengan skor 3-2 itu diwarnai dua gol Victor Osimhen dan kartu merah pencetak gol pertama Spurs yang menyamakan kedudukan, Will Lankshear, di menit ke-60. Walau kalah jumlah pemain, Spurs bisa membuat sebuah gol lagi lewat Dominic Solanke. Gala unggul 3-1 saat turun minum.

    Kubu yang juga belum terkalahkan adalah Man. United. Namun, raksasa Inggris itu baru mengumpulkan enam angka setelah tiga laga pertama berakhir imbang. United berada di posisi ke-15 di klasemen.

    Keunggulan Lazio belum terlalu jauh. Akan tetapi, empat kemenangan beruntun ditambah posisi yang juga bagus di Serie A layak membuat Le Aquille layak dikedepankan sebagai calon kuat juara.

    baroni castellano eustaquio galatasaray tottenham 3-2 galeno gol injury time isaksen Lankshear lazio porto 2-1 olimpico osimhen pedro romagnoli serie a vitor bruno
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.