Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Benarkah Man. United Beruntung? Mengapa Hasil Imbang 1-1 Layak Disesali Ipswich Town?
    Liga Inggris

    Benarkah Man. United Beruntung? Mengapa Hasil Imbang 1-1 Layak Disesali Ipswich Town?

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaNovember 25, 2024Updated:November 25, 2024No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Salah satu momen peluang Ipswich yang berhasil dihadang kiper Manchester United, Andre Onana. Kedua tim akhirnya bermain imbang 1-1.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Berhubung menjalani laga perdana di bawah pelatih anyar Ruben Amorim, kunjungan Manchester United ke Ipswich Town, Minggu (24/11), cukup menyita perhatian.

    Kiprah bagus sang pelatih di klub sebelumnya, Sporting Lisbon, dianggap sebagai daya tarik untuk mengangkat performa skuat Manchester Merah yang tengah lesu.

    Sebelum merapat ke Old Trafford, Amorim menghadirkan catatan impresif bersama Sporting di musim ini. Mereka bukan hanya belum terkalahkan, tapi juga mendulang 16 kemenangan dari total 17 laga yang sudah dijalani.

    Dengan kata lain, Sporting di tangan Amorim baru sekali kehilangan poin, yakni kala ditahan imbang tuan rumah, PSV Eindhoven di ajang Liga Champions.

    Di beberapa laga berat lainnya, Sporting bahkan berhasil menumbangkan Manchester City (4-1) dan seteru abadi mereka di Liga Portugal, Porto (2-0).

    Namun, cerita manis itu nyatanya langsung terhenti di laga perdana bersama United. Amorim gagal menghadirkan tiga poin bagi Setan Merah lantaran ditahan imbang 1-1 oleh Ipswich.

    Tanda-tanda positif berkat gol cepat pembuka laga yang dicetak Marcus Rashford (menit 2’), juga tak berarti banyak. Ipswich berhasil membalas lewat gol eks pemain Chelsea, Omar Hutchinson (43’). Skor imbang 1-1 tersebut bertahan hingga akhir laga.

    Jika mengacu pada data statistik, United bahkan masih termasuk beruntung bisa membawa pulang satu poin. Pasalnya, Ipswich tampil lebih ofensif.

    Sebagai contoh, menurut situs Flashscore, Ipswich mencatatkan jumlah tembakan on-target lebih banyak ketimbang United (6 berbanding 4).

    Kesan serupa juga tampak dari jumlah penyelamatan Andre Onana (5 kali) yang tampil lebih sibuk dibanding kiper Ipswich, Arijanet Muric (3).

    Bukti lainnya juga tercermin dari bagaimana data peluang gol Ipswich atau yang biasa diistilahkan Expected Goals/xG berada di angka 1,75. Bandingkan dengan data serupa milik United yang cuma berada di kisaran 0,9.

    Buktinya, Amorim mengakui hal itu lewat salah satu pernyataannya di sesi jumpa pers usai laga.

    “Kami bisa saja menang, tapi kami juga bisa kalah kalau bukan karena penampilan gemilang Onana,” ujar Amorim dilansir Sky Sports.

    *Layak menyesal

    Di sisi lain, hasil imbang ini layak disesali Ipswich. Seperti yang sudah dijabarkan di atas, skuat asuhan Kieran McKenna itu sebenarnya berpeluang meraih tiga poin lewat keunggulan jumlah tembakan on-target dan  Expected Goal/xG. Belum lagi penampilan gemilang Onana.

    Apalagi, dengan cuma meraih satu poin dari United, Ipswich mulai bersinggungan dengan kenyataan pahit.

    Penyebabnya? Hutchinson dkk. belum pernah sekalipun meraih kemenangan dari enam laga kandang yang sudah mereka jalani (Total 12 laga).

    Menurut Opta, sudah pernah ada lima tim promosi di Premier League yang gagal meraih kemenangan di enam laga kandang awal mereka. Ujung-ujungnya, seluruh tim tersebut terdegradasi di akhir musim.

    Mereka adalah Swindown Town (musim 1993/94), Crystal Palace (1977-98), Norwich City (2004-05), Sunderland (2005-06), dan Burnley (2023 – 2024).

    “Tim kami memang kebobolan gol cepat, tapi kami lebih mendominasi di babak pertama. Lalu, United ganti lebih menguasai laga di babak kedua, tapi kami tidak menyerah,” ujar McKenna.

    “Intinya, kami harus menemukan cara untuk lebih kompetitif lagi dan terkadang kami harus bertahan dengan seluruh pemain,” tutup McKenna.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

     

    andre onana gol cepat hasil pertandingan imbang 1-1 Ipswich Town Liga Inggris man. united kalah manchester united marcus rashford Omar Hutchinson
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.