Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » City Sentuh Rekor Terburuk di Era Guardiola Soal Rasio Kekalahan dan Jumlah Kebobolan
    Liga Inggris

    City Sentuh Rekor Terburuk di Era Guardiola Soal Rasio Kekalahan dan Jumlah Kebobolan

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaDecember 17, 2024No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Momen Pep Guardiola harus menyaksikan timnya kena comeback menit-menit akhir dari rival sekota, Manchester United, akhir pekan lalu.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Berkat kemenangan 3-0 kala menjamu Nottingham Forest pada pekan ke-14 Premier League 2024/25 (5 Desember), publik mengira bahwa Manchester City sudah bisa bangkit dari keterpurukan. Sebelum kemenangan itu, The Citizens melalui tujuh laga di semua ajang tanpa pernah sekalipun meraih tiga poin.

    Namun, apa yang diharapkan publik Etihad nyatanya semu. Kurang dari tiga hari setelah menjamu Forest, Erling Haaland dkk. kembali ke setelan awal. Mereka cuma bisa bermain imbang 2-2 kontra Crystal Palace.

    Hasil yang lebih buruk justru terjadi setelahnya. City takluk 0-2 dari Juventus dan lanjut kena comeback 1-2 dari rival sekota, Manchester United di laga teranyar.

    “Belakangan ini, kami merasa setiap kali lawan menyerang, kami berada dalam bahaya. Mereka mencetak gol dari proses transisi dan kami harus mengejar 50, 60 meter ke pertahanan. Kami bukan dibentuk untuk seperti ini. Segalanya tak berjalan baik,” ujar Ilkay Gundogan setelah laga Juventus.

    Gelandang Jerman itu merujuk ke gol kedua Juventus – sekaligus gol penentu kemenangan – yang dicetak Weston mcKennie (menit 75’).

    Berawal dari kehilangan bola Jeremy Doku, Juventus mengkreasi serangan balik hanya dengan tiga operan di lini tengah. McKennie bisa mencetak gol lantaran Gundogan tak mengejar balik gelandang Amerika Serikat tersebut.

    Hal serupa juga terjadi saat takluk dari United. Umpan back-pass yang tidak akurat dari Matheus Nunes, memaksa pemain Portugal itu melanggar Amed Diallo di kotak penalti. Hadiah titik putih untuk United mampu dioptimalkan dengan baik oleh Bruno Fernandes. (88’).

    Selang dua menit kemudian, barisan pertahanan City juga lengah mengantisipasi umpan panjang Lisandro Martinez yang berujung gol kemenangan lewat kontrol sempurna Diallo (90’).

    Komentar Phil Foden usai laga jadi yang paling viral. “Di akhir-akhir laga, kami bermain seperti U-15,” ujar Foden.

    Tak bisa dipungkiri, hasil-hasil buruk yang diraih City belakangan ini mengantar mereka ke performa terburuk di era kepelatihan Pep Guardiola.

    Jika ditotal, kemenangan atas Forest berarti menjadi satu-satunya kemenangan skuat Manchester Biru di 11 pertandingan terakhir. Sisa 10 laga lainnya berujung dengan dua hasil imbang dan delapan kekalahan!

    Rangkaian hasil buruk tersebut membuat rasio kekalahan City musim ini sudah mencapai 32%. Sebagai perbandingan, rasio kekalahan City era Guardiola di musim-musim sebelumnya, tak pernah lebih dari 20%.

    Banyak yang bilang bahwa performa buruk City karena cedera panjang yang menimpa gelandang andalan mereka, Rodri. Anggapan itu ada benarnya.

    Tapi, lini belakang juga bermasalah. Dari 25 laga (semua ajang) yang telah dijalani City musim ini, mereka sudah kebobolan 42 gol. Jumlah kebobolan itu bahkan sudah sama dengan jumlah kebobolan mereka di sepanjang musim 2020/21.

    Menurut data transfermarkt, City kebobolan rata-rata 1,68 gol musim ini. Selama dipegang Guardiola di delapan musim sebelumnya, cuma dua kali City mencatatkan rata-rata kebobolan lebih dari satu gol di setiap laganya, yakni 1,07 gol di musim 2016/17 dan 1,12 gol musim lalu.

    Khusus di kancah liga, City sudah kebobolan 23 gol sejak bulan November. Jumlah itu menempatkan mereka sebagai tim peringkat lima besar dengan jumlah kebobolan terbanyak di antara lima liga top Eropa.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by Transfermarkt (@transfermarkt_official)

    Masih ada tiga pertandingan lagi yang bakal dihadapi sebelum pergantian tahun, yakni dua laga tandang ke Aston Villa (21/12) dan Leicester (29/12), serta laga kandang menjamu Everton di Boxing Day.

    Guardiola harus mampu mengoptimalkan tiga laga sisa tersebut jika ingin mental para pemainnya bangkit kembali setelah pergantian tahun.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    amed diallo bruno fernandes derbi manchester derby manchester kalah 1-2 manchester united Manchester City
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Impian Terbesar Tijjani Reijnders, Bisa Lawan Indonesia di Piala Dunia

    August 18, 2025

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Impian Terbesar Tijjani Reijnders, Bisa Lawan Indonesia di Piala Dunia

    August 18, 2025

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.