Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Pelajaran dari Feyenoord buat Bayern Munchen: Gimana Manfaatkan Kesempatan dalam Kesempitan Kayak Penembak Jitu
    Liga Champion/Europa

    Pelajaran dari Feyenoord buat Bayern Munchen: Gimana Manfaatkan Kesempatan dalam Kesempitan Kayak Penembak Jitu

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaJanuary 23, 2025No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Santiago Gimenez, aksi untuk gol pertama. (foto: twitter julioordz10)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kejutan lumayan gede terjadi pada matchday 7 fase liga Liga Champion. Feyenoord menggebuk juara lima kali, Bayern Munchen, dengan telak pada Rabu (22/1) di De Kuip. Bayern batal ke zona lolos otomatis.

    Munchen berpeluang merangsek ke delapan besar jika bisa membawa pulang tiga angka dari Rotterdam. Akan tetapi, Feyenoord tak hanya menahan juara enam kali Liga Champion itu.

    Beberapa hal perlu disimak dari aksi Feyenoord memukul raksasa dari Jerman itu.

     

    Dua dari Gimenez

    Santiago Gimenez menjadi guru pelajaran cara memanfaatkan peluang pertama yang disodorkan Feyenoord. Penyerang timnas Meksiko itu menuntaskan dahaga setelah gagal mengukir gol di dua laga sebelumnya.

    Gimenez membuka skor (21′) usai menyeruak di antara Kim Min-jae dan Alphonso Davies untuk mencecar masuk meneruskan operan Gijs Smal. Pemain berusia 23 tahun itu menggandakan golnya dari titik putih di menit kesembilan injury time babak pertama. Wasit memberikan penalti setelah Konrad Laimer secara ceroboh menjatuhkan Calvin Stengs.

     

    Dominasi dan Kurungan Tanpa Hasil

    Pelatih Bayern, Vincent Kompany, boleh jadi mengutuk nasib jelek skuadnya. Selain dua gol Gimenez di paruh pertama, rencana permainannya berubah. Sesaat sebelum gol penalti lawan, Alphonso Davies mesti ditarik keluar akibat cedera.

    Tertinggal dua gol, Kompany memasukkan Leroy Sane menggantikan Laimer saat turun minum. Serge Gnabry dan Aleksandar Pavlovic menyusul pada menit ke-62 masing-masing untuk menggantikan Kingsley Coman dan Min-jae.

    Pada paruh kedua, Bayern mengulangi kiprah di babak pertama mengurung pertahanan Feyenoord. Di kedua babak, Die Roten menorehkan 80% penguasaan bola.

    Hanya, pertahanan tuan rumah bahkan sedikit lebih keras kepala di babak kedua. Bayern melepaskan 14 tembakan, dua lebih sedikit daripada babak pertama. Kesamaan terletak pada catatan cuma 3 shot on goal di masing-masing babak. Ya, FC Hollywood hanya membuat 6 tembakan ke gawang dari total 30 percobaan.

     

    Kayak Sniper

    Hasil dari gedoran di lapangan Feyenoord buat Bayern nihil. Harry Kane cs. tidak berhasil membuat sebiji gol pun.

    Feyenoord tercatat melepaskan tiga tembakan yang mengarah ke sasaran. Hasilnya adalah tiga gol bersarang di gawang Munchen yang dikawal kiper kawakan, Manuel Neuer.

    Tuan rumah yang merupakan juara Piala Champion 1970 praktis menutup perlawanan di pengujung laga. Semenit sebelum waktu normal usai, Ayase Ueda, menggoreskan gol ketiga timnya. Dari jarak dekat, pemain pengganti itu menyelesaikan assist Antoni Milambo.

     

    Belakang Tabah, Bijlow Tangguh

    Mungkin terinspirasi oleh Arne Slot, mantan pelatih mereka, yang kini membawa Liverpool melangkah gagah di Eropa, Feyenoord tampil tabah. Yang agak beda, De Trots van Zuid bersedia tampil bertahan walau tampil di rumah. Feyenoord pun tidak terlalu menggembirakan di Eredivisie.

    Secara keseluruhan di laga ini, lini belakang tuan rumah besutan Brian Priske tampil ulet untuk menangkal gempuran Bayern. Klub Rotterdam itu mengukir 58 sapuan, kontras banget dengan tamu yang hanya sekali. Feyenoord menghasilkan pula 9 intersepsi, sementara Munchen 3 serobotan.

    Jika Gimenez menjadi bintang di lini depan, Justin Bijlow, berandil penting di laga ini. Kiper berusia 27 tahun itu membuat masing-masing tiga penyelamatan di setiap babak. Produk akademi Feyenoord ini membuat frustrasi lawan, dengan yang paten tercatat dua kali menahan tembakan Coman di babak pertama dan menepis sundulan Jamal Musiala di babak kedua.

     

    Sorotan Kompany

    Kemenangan gemilang ini membawa Feyenoord naik ke peringkat ke-11 dengan koleksi 13 poin seperti enam tim lain termasuk Bayer Leverkusen yang nangkring di posisi kedelapan. Kans De Stadionclub untuk lolos langsung ke perdelapan final cukup terbuka.

    Kekalahan 0-3 ini menahan Bayern di zona play-off fase gugur. Jika saja menang, klub Bavaria itu akan berada di zona lolos otomatis ke 16 besar. Munich tercecer di peringkat ke-15 dengan selisih satu poin dari Feyenoord. Sorotan kepada Kompany pun semakin pekat, mengingat kiprah Bayern di Bundesliga juga tidak terlalu stabil walau masih berada di puncak klasemen.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    alphonso davies bijlow coman de kuip feyenoord bayern 3-0 gijs smal kompany leroy sane musiala neuer priske santiago gimenez ueda
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.