Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Paulo Fonseca Dilarang Dampingi Lyon Hampir Selama Setahun Akibat Konfrontasi Wasit, Apa Jadinya Kalau Pukul Wasit, Ya?
    Olahraga

    Paulo Fonseca Dilarang Dampingi Lyon Hampir Selama Setahun Akibat Konfrontasi Wasit, Apa Jadinya Kalau Pukul Wasit, Ya?

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaMarch 6, 2025No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Paulo Fonseca, baru melatih OL pada akhir Januari. (foto: twitter eurofootcom)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Paulo Fonseca mendapat sanksi berat setelah menghardik seorang wasit sambil mendekatkan wajahnya ke wajah sang pengadil. Sembilan bulan adalah durasi hukuman itu.

    Fonseca diusir wasit Benoit Millot karena menumpahkan kemarahannya saat timnya, Lyon, terkena hukuman penalti saat menang 2-1 atas Brest pada Minggu (2/3).

    Pada Rabu (5/3), Liga Profesional Prancis (LFP), menyatakan bahwa mereka mengenakan sanksi untuk Fonseca. Pria asal Portugal itu dilarang berada di bangku cadangan, kamar ganti para petugas lapangan, dan menjalankan fungsi ofisial tim sebelum, selama, dan setelah pertandingan.

    Sanksi tersebut baru berakhir pada 30 November mendatang. Sampai 15 September, Fonseca dilarang berada di kamar ganti, lapangan, lorong, dan koridor yang mengarah ke kamar ganti atau lapangan.

    Lyon melihat begitu kerasnya sanksi yang baru pertama kali diberikan tersebut. Kubu juara Ligue 1 tujuh kali itu menyatakan pula bahwa mereka menyesali cepatnya hukuman itu diberlakukan.

    Lyon menyatakan bahwa mereka kecewa karena Fonseca tidak dinilai hanya berdasarkan tindakannya. Lyon mengklaim pelatih berusia 52 tahun itu bereaksi emosional tanpa niat jelas menyerang wasit secara fisik. Klub yang kini berada di peringkat 6 liga itu akan memelajari semua kemungkinan banding.

    Fonseca baru bergabung ke Lyon pada 31 Januari lalu. Sang pelatih dipecat AC Milan sebulan sebelumnya.

    Yang menarik, Fonseca mendapatkan kartu merah saat wasit akan meninjau ulang potensi penalti untuk Brest. Lucunya, penalti tidak jadi diberikan.

    Menurut Millot, sikap Fonseca mengintimidasi ketika itu. “Ia melompat ke arah saya dengan sikap intimidatif, bahkan mencoba memukul. Saya bahkan tidak sempat mengumumkan keputusan akhir, yang ternyata bukan penalti. Terdapat pula kontak kecil, tepatnya di hidung,” ucap Millot di L’Equipe.

    Kampanye menghormati wasit sedang digalakkan di Eropa. Beberapa pekan lalu, banding Real Madrid, untuk hukuman buat Jude Bellingham karena berkata kasar terhadap wasit, gagal.

    Gimana, menurut Anda, hukuman buat Fonseca? Terlalu berat? Apa jadinya dengan pemain yang memukuli wasit, ya, kayak di liga sebuah negara?

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    fonseca kartu merah ligue 1 lyon lyon vs brest millot paulo fonseca sanksi berat wasit
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.