Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Jerman Tuai Keuntungan Sejak Leg 1, tapi Italia Sempat Bikin Tuan Rumah Degdegan Juga
    Olahraga

    Jerman Tuai Keuntungan Sejak Leg 1, tapi Italia Sempat Bikin Tuan Rumah Degdegan Juga

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaMarch 24, 2025Updated:March 27, 2025No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Joshua Kimmich (6), pimpin Jerman ke semifinal, tapi hampir dikejar Italia. (foto: twitter layssa_laiana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jerman melangkah ke semifinal UEFA Nations League usai bermain imbang di leg 2 8 besar dengan Italia pada Minggu (23/3). Gli Azzurri memberikan perlawanan, di Westfalenstadion, Dortmund, tapi rada terlambat.

     

    3 Kontribusi Kimmich.
    Meski telah menggenggam keuntungan berupa kemenangan 2-1 saat bertandang di leg 1, Jerman berupaya segera mengukuhkan keunggulan mereka. Alhasil, Die Mannschaft asuhan Julian Nagelsmann memimpin dengan 3 gol di 15 menit terakhir babak pertama.
    Joshua Kimmich menjadi otak keunggulan tuan rumah sekaligus memimpin skuad sebagai kapten. Gelandang Bayern Munchen itu membuka skor dari titik putih (30′) setelah Tim Kleindienst dijatuhkan Alessandro Buongiorno. Kimmich menjadi pemberi assist untuk dua gol berikutnya, masing-masing melalui Jamal Musiala (36′) dan Kleindienst (45′).

     

    Kayak TAA buat Origi.
    Khusus gol kedua, Kimmich membuat sepak pojok cepat sejenis Trent Alexander-Arnold untuk Divock Origi di leg 2 semifinal Liga Champion 2018-19 melawan Barcelona. Musiala tinggal menceploskan bola ke gawang yang ditinggalkan kiper Gianluigi Donnarumma yang sebelumnya menahan sundulan Kleindienst dan keluar gawang memprotes wasit. Ball boy berperan pula dalam gol ini.

     

    Tekanan Gli Azzurri.
    Saat turun minum, arsitek Italia, Luciano Spalletti, memasukkan Matteo Politano dan Davide Frattesi menggantikan Federeico Gatti dan Daniel Maldini. Perubahan memungkinkan Moise Kean membuat gol (49′) memanfaatkan operan buruk Leroy Sane.
    Giacomo Raspadori yang masuk menggantikan Sandro Tonali pada menit ke-68 menghasilkan assist untuk gol kedua Azzurri kembali lewat Kean.

     

    VAR Anulir dan Beri Penalti.
    Selama 20 menit terakhir, Jerman mesti menahan kegugupan. Italia sempat mendapatkan penalti, tapi VAR membatalkannya. Namun, VAR memastikan penalti saat injury time untuk handball Maximilian Mittelstadt
    Raspadori mengukir gol ketiga Italia dari titik putih (90+5′). Hanya, gol itu tidak cukup untuk memaksakan perpanjangan waktu. Agregat 5-4 meloloskan Jerman.

     

    Dikepung 3 Eks Juara.
    Die Nationalelf membukukan delapan laga tak terkalahkan menghadapi Italia untuk jatah ke empat besar. Ajang ini mendekatkan Jerman ke trofi pertama sejak 2017.
    Di semifinal yang akan dihelat di negerinya, Jerman akan meladeni Portugal yang menyingkirkan Denmark dengan kemenangan 5-2 (agregat 5-3). Dengan demikian, tiga juara Nations League edisi sebelumnya (Portugal, Prancis, dan Spanyol) mengepung Jerman.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by Pundit Bulutangkis Indonesia (@pb_ina)

    agregat 5-4 dortmund jerman italia 3-3 kean kimmich Kleindienst Mittelstadt musiala nagelsmann nations league raspadori spalletti var Westfalenstadion
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.