Bournemouth mencoba meneruskan musim mengesankan mereka di perempat final Piala FA pada Minggu (30/3). Namun, mereka harus menjamu Man. City yang sedang berusaha memperbaiki musim di ajang yang masih mungkin memberikan trofi.
Musim Luar Biasa Cherries.
Bournemouth tengah melewati periode luar biasa musim ini. Perempat final Piala FA ini baru yang ketiga dalam sejarah, yakni setelah 1956-57 dan 2020-21. Selain itu, jarak The Cherries ke zona Liga Champion hanya lima angka.
Catatan Menang di Rumah.
Tuan rumah akan percaya diri meski disambangi Man. City. Di Vitality Stadium rumahnya, Bournemouth menang 2-1 atas City di Premier League pada November. Hasil itu mengakhiri 21 duel tak pernah menang kontra City.
Menuju 8 besar, Cherries juga telah menyingkirkan dua klub EPL, yakni Everton dan Wolverhampton.
Dari Huijsen sampai Evanilson.
Cherries racikan Andoni Iraola mencuatkan sejumlah pemain musim ini. Dean Huijsen, Milos Kerkez, dan Justin Kluivert adalah beberapa di antaranya. Evanilson akan menjadi perhatian di laga ini seiring satu gol ke gawang Wolves, yang berandil dalam tiket ke 8 besar ini, dan ke gawang City yang memberikan kemenangan di liga.
Pengalaman Tangguh Tamu.
Namun, City bakal sulit dikalahkan. The Cityzens terbilang tangguh di ajang ini dengan pencapaian tinggi. Kekalahan terakhir City di perempat final terjadi pada 2013-14. Di enam musim terakhir, City setidaknya mencapai semifinal. Torehan itu merupakan rekor di Piala FA.
Kuat di Luar Rumah.
Catatan menawan di kompetisi tertua ini didorong kuat oleh performa mantap di luar kandang. Sejak Februari 2018, Manchester Biru belum pernah kalah saat bertandang di Piala FA. Hasilnya adalah 14 kemenangan tandang beruntun, dengan total menggelontorkan 40 gol.
Kapten Penting di Piala FA.
Man. City akan berharap pada kiprah Kevin de Bruyne. Di 10 pertandingan terakhir Cityzens di Piala FA, kapten dari Belgia itu menorehkan 13 kontribusi gol (3 gol, 10 assist). KDB mencetak gol dan assist pula di partai ronde kelima kontra Plymouth.
Motivasi Ekstra.
City kini berjuang untuk bisa finis di empat besar Premier League. Piala FA menjadi satu-satunya kesempatan skuad Pep Guardiola untuk meraih trofi. Kondisi itu akan menjadi pemacu besar buat City untuk terus melaju. Dan City akan merasakan lagi semifinal.
View this post on Instagram


