Barcelona meneruskan kemantapan di musim pertama kepelatihan Hansi Flick. Lewat el clsico sengit di Estadio de La Cartuja, Sevilla, pada Sabtu (26/4), Barca meraih trofi utama perdana, Copa del Rey, melalui perpanjangan waktu dan hadangan rival bebuyutan.
Pertaruhan Gengsi.
Barcelona unggul di klasemen La Liga dan masih berada di semifinal Liga Champion. Jika berhasil meraih Piala Raja ini, klub Catalan itu berpeluang mencetak treble lagi. .Madrid jelas ingin menghalanginya.
Ancaman Medio Pertama.
Setelah kedua kubu berseteru saling menjajaki permainan di awal, duel menjadi lebih hidup menjelang pertengahan babak pertama. Barcelona dua kali mengancam lawan dalam dua menit. Setelah tembakan … melebar tipis, Thibaut Courtois mesti bekerja keras menepis tembakan …
Pembuka Lezat Pedri.
Blaugrana, yang dua kali menang di La Liga musim ini atas musuh besarnya itu, bisa membuka skor. Setelah irisan dari sayap kanan di dalam kotak penalti, Lamine Yamal melepaskan sodoran matang menyusur lapangan ke tengah luar kotak penalti. Pedri menyantapnya dengan tembakan yang menyarangkan bola ke pojok atas kanan gawang Madrid.
2 dalam 7.
Madrid menekan sejak awal babak kedua. Kiper Barca, Wojcieh Szczesny, mesti berusaha keras menangkal dua peluang Madrid pada menit ke-48.
Hasilnya terlihat setelah duel melewati satu jam. Dua gol Madrid tercipta dalam waktu tujuh menit, masing-masing melalui tendangan bebas Kylian Mbappe (70′) dan sundulan Aurelian Tchouameni memanfaatkan umpan sepak sudut Arda Guler (77′).
Ferran Balas.
Los Blancos boleh jadi terlalu lama merasakan kelegaan. Barca membuat gol baasan pada menit ke-84. Ferran Torres bisa melesat mencecar bola umpan Yamal di antara Thibaut Courtois dan Antonio Rudiger. Torres melepaskan tembakan ke gawang yang sudah ditinggalkan kiper sebelum dihentikan Rudiger.
Kounde Pahlawan.
Duel mesti melewati perpanjangan waktu. Di saat penting, Jules Kounde berhasil memanfaatkan kecerobohan pemain Madrid. Operan Luka Modric tak sampai kepada Brahim Diaz yang telanjur memunggungi Modric. Kounde memotong, menggiring bola, dan melesatkan tembakan ke pojok kanan gawang Madrid (116′). Skor 3-2 bertahan sampai akhir.

Frustrasi Merah, Dikritik Wasit.
Insiden tiga kartu merah terhampar saat injury time.Wasit Ricardo De Burgos Bengoetxea menarik atensi tersendiri di laga ini. Ia sempat mengabaikan klaim penalti Barca di akhir babak pertana untuk aksi menarik kostum usai sepak pojok. Bengoetxea memberikan penalti buat Barca di babak kedua, tapi Raphinha dianggap diving atas tekel Raul Asencio.
Terkait Madrid, Bengoetxea lebih menarik sorotan. Keputusannya memberikan pelanggaran buat Barca kala Mbappe menggiring bola saat injury time mendapat reaksi keras dari El Real. Imbasnya adalah tiga kartu merah, kesemuanya buat Los Blancos.
Tatap Treble.
“Masih ada dua laga untuk mencapai titik sebelum memenangi Liga Champion, tapi hari ini fantastis. Atmosfernya hebat. Saya sangat senang dapat merayakan kemenangan besar atas Real Madrid. Ini memberikan kepercayaan diri untuk terus maju dan meraih gelar,” ucap Flick kepada Marca dikutip Football Espana.
“Mereka tidak bisa mengalahkan kami musim ini. Terbukti benar demikian,” ucap Yamal kepada Marca.
Sementara itu, tekanan pada Carlo Ancelotti bakal tambah besar.
View this post on Instagram
View this post on Instagram


