Pertaruhan gelar musim ini menjadikan el clasico pada Minggu (11/5) di Estadi Olimpic Lluis Companys tergelar klasik sesuai namanya.
Start Cakep Real.
Real Madrid datang ke Catalan dengan keharusan menang bila ingin peluang mereka membesar lagi. Gebrakan di awal berbuah penalti yang disahkan VAR setelah Wojciech Szczesny menjatuhkan Kylian Mbappe. Striker asal Prancis itu membuka skor dari titik putih (5′).
Lini depan yahud merupakan modal utama Madrid musim ini. Dari sebuah serangan balik, Vinicius Junior mengirim operan daerah mantap dari sayap kiri. Mbappe mencetak gol keduanya dengan penempatan di sisi kiri gawang Barca (14′).
Bayar Kontan.
Barcelona di musim perdana penanganan Hansi Flick hadir dengan banyak trik. Gol sundulan Eric Garcia (19′) berawal dari sepak pojok Dani Olmo yang diteruskan dengan assist sundulan ke belakang oleh Ferran Torres.
Nama yang disebutkan terakhir membuat assist keduanya untuk disantap Lamine Yamal dari sisi kiri dalam kotak penalti Madrid. Bola bersarang di tiang jauh (32′).
Raphinha Ganda.
Dua gol balasan rupanya menaikkan kepercayaan diri Barca. Alhasil, dua menit setelah gol Yamal, Raphinha melahap operan daerah Pedri setelah aksi gelandang muda Spanyol itu melucuti penguasaan bola El Real di tengah.
Barca memapar kegugupan Madrid menit terakhir waktu normal paruh pertama. Raphinha menyerobot kendali buruk bek Madrid sebelum bekerja sama dengan Torres. Assist ketiga Torres diceploskan secara mudah oleh Raphinha.

Mbappe 3.
Carlo Ancelotti memasukkan Luka Modric dan Brahim Diaz masing-masing menggantikan Dani Ceballos dan Arda Guler saat turun minum. Flick mengubah lini belakang dengan menurunkan Andreas Christensen dan Alejandro Balde menggantikan Pau Cubarsi dan Gerard Martin pada menit ke-57. Dengan perubahan itu, Barca masih bisa mengendalikan permainan. Namun, dari kelengahan Barca di tengah lapangan, Madrid meluncurkan serangan balik. Ujungnya adalah hattrick Mbappe (70′) kembali dari operan Vini. Gol itu menjadi gol ke-27 eks PSG itu musim ini.
Tinggal Butuh 1 Lagi.
Tekanan kembali ke Barca. Namun, klub Catalan itu dapat mempertahankan keunggulan skor 4-3 dan permainan secara keseluruhan. Sampai akhir duel, Barcelona membuat 62% penguasaan bola dengan 18 tembakan yang separuhnya mengarah ke gawang. Fermin Lopez bahkan mencetak gol kelima Barca di menit keenam injury time, tapi dianulir VAR. Madrid membuat 5 shot on target dari 8 percobaan. Walau lebih efektif, tapi sang juara bertahan sudah sulit mempertahankan takhtanya.
Dengan tiga pekan tersisa, Barca memperlebar jarak menjadi tujuh poin dari El Real. Frenkie De Jong dkk. tinggal butuh 3 angka atau 1 kemenangan lagi.
Jadwal 3 Pekan Terakhir.
Barcelona: vs Espanyol (tandang; 15/5), Villarreal (kandang; 18/5), Bilbao (tandang; 25/5).
Madrid: vs Mallorca (kandang; 14/5), Sevilla (tandang; 18/5), Sociedad (kandang; 25/5).
View this post on Instagram


