Pamor pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, tengah menanjak. Yang teranyar, keduanya baru saja sukses menyabet gelar juara Taipei Open 2025.
Di laga final, Minggu (11/5), Jafar/Felisha mengalahkan senior mereka, Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti, dalam pertarungan tiga gim.
Kalah 18-21 di gim pertama, Jafar/Felisha berhasil menang comeback 21-13 dan 21-17 di dua gim berikutnya.
Gelar ini bertambah spesial karena menjadi gelar perdana Jafar/Felisha di BWF World Tour Super 300.
Kiprah Jafar/Felisha di kancah internasional sebenarnya sudah dirajut sejak tahun 2023. Hanya saja, di tahun tersebut, mereka cuma kebagian mencicipi dua turnamen.
Setelah melakoni debut di Indonesia Masters 2023 (terhenti di perempat final), ajang internasional kedua yang mereka ikuti adalah Taipei Open 2023 (juga terhenti di perempat final).
Kesempatan lebih banyak mereka raih di tahun 2024. Keduanya tampil di Indonesia Masters, Thailand Masters, Spain Masters, Thailand Open, Malaysia Masters, Australian Open dan Vietnam Open. Langkah terjauh keduanya adalah mencapai babak perempat final, yakni di Thailand Open dan Vietnam Open.
Barulah, penampilan yang lebih menjanjikan mereka pamerkan sejak awal tahun ini. Jafar/Felisha sempat mencapai babak semifinal di Thailand Masters. Kala itu, mereka dikalahkan Dejan/Fadia 21-13, 10-21, 15-21.
Meski performa keduanya sempat menurun di dua ajang Eropa, yakni German Open (perempat final) dan Orleans Masters (16 besar), Jafar/Felisha kembali bangkit dengan menyabet medali perunggu di ajang Badminton Asia Championship (BAC) 2025 bulan April silam.
Meski tak termasuk dalam kategori BWF World Tour, ajang BAC dianggap setara dengan turnamen BWF Super 1.000. Itulah mengapa keduanya mulai mencuri perhatian.
Benar saja, setelah merebut medali perunggu di BAC, Jafar/Felisha membuktikan kelebihan mereka dengan menjuarai Taipei Open.
Jika dihitung semenjak tahun 2025 hingga ke laga final versus Dejan/Fadia di final Taipei Open 2025, Jafar/Felisha cuma menelan lima kekalahan dari total 20 laga yang sudah mereka jalani.
Dengan kata lain, kemenangan atas Dejan/Fadia merupakan kemenangan ke-15 yang mereka dulang sejak pergantian tahun.
Khusus di Taipei Open, Jafar/Felisha bahkan cuma berjibaku dalam tiga gim (rubber-game), yakni di final melawan Dejan/Fadia. Sisanya, mereka selalu berhasil mengemas kemenangan dalam dua gim langsung (straight-game).
Setelah naik podium di Taipei Open, Jafar/Felisha tak kembali ke Tanah Air, tapi langsung mencoba kembali peruntungan mereka di ajang Thailand Open yang mulai berlangsung tengah pekan ini, Selasa (13/5).
Lawan pertama yang akan mereka hadapi adalah pasangan asal Prancis, Julien Maio/Lea Palermo. Besar harapan agar Jafar/Felisha bisa melanjutkan performa bagus mereka di Thailand Open.
Apalagi, keduanya juga berpotensi tembus peringkat 20 besar dunia jika bisa melangkah jauh di Thailand Open.
View this post on Instagram
===
Kiprah Jafar/Felisha di Rangkaian BWF World Tour di Tahun 2025
Indonesia Masters (16 besar)
Thailand Masters (Semifinal)
Germany Open (8 besar/perempat final)
Orleans Masters (16 besar)
Badminton Asia Championship (Medali perunggu)
Taipei Open (Juara)


