Real Madrid mesti bersusah payah mengalahkan Mallorca di Santiago Bernabeu pada Rabu (14/5). Paling tidak, Barcelona mesti menunda sehari kepastian gelar mereka.
Mallorca hampir membantu Barcelona meraih gelar La Liga. Akan tetapi, Madrid masih bisa menyediakan mental pemenang tersisa yang berujung kemenangan dramatis.
El Real mendominasi permainan dengan 72% penguasaan bola. Sang juara bertahan melesatkan 39 tembakan, dengan 13 tembakan ke gawang lawan. Mallorca mencatatkan 2 shot on goal dari hanya 4 percobaan.
Dari sedikit peluang itu, Mallorca mengejutkan publik Bernabeu di awal laga. Martin Vajlent melepaskan tembakan menyusur tanah untuk membawa Mallorca memimpin (11′).
Tekanan demi tekanan Madrid akhirnya berbuah gol balasan di babak kedua. Dari sodoran Luka Modric, eksekusi Kylian Mbappe bersarang di pojok gawang Mallorca.
Angka yang juga kontras adalah 26 sepak pojok Los Blancos, sementara Mallorca nihil. Dari situasi tendangan sudut terakhir saat injury time memasuki menit kelima, pertahanan buruk Mallorca memungkinkan Jesus Vallejo memberikan operan sundulan kepada Jacobo Ramon. Pemain muda yang baru dua kali memperkuat Madrid itu menyerobot untuk melepaskan gol tembakan voli dari jarak dekat.
“Tim bertarung keras, tampil dengan intensitas tinggi untuk kemenangan yang pantas kami dapatkan ini. Kami gembira karena ingin mengakhiri musim dengan baik. Awal laga tidak bagus, tapi setelahnya kami tampil dengan sangat baik di semua segi,” ucap Carlo Ancelotti, pelatih yang akan menangani Brasil setelah musim berakhir.
Hasil ini membuat Barca perlu membukukan dua poin dari tiga pekan tersisa. Pada Kamis (15/5) atau Jumat dini hari WIB, Blaugrana akan melakoni derbi Catalan di Espanyol.
View this post on Instagram


