Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Yang Keren-Keren dari Kesuksesan Tottenham Raih Liga Europa Usai Empaskan Man. United
    Liga Champion/Europa

    Yang Keren-Keren dari Kesuksesan Tottenham Raih Liga Europa Usai Empaskan Man. United

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaMay 22, 2025Updated:May 22, 2025No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Tottenham Hotspur, gelar Liga Europa ketiga. (foto: twitter spursofficial)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Tottenham Hotspur mencetak kesuksesan besar di Liga Europa. Di final yang digelar di Estadio San Mames, Bilbao, pada Rabu (21/5), Spurs menang tipis atas Man. United walau lawan mendominasi.

    Kedua finalis merupakan klub yang berada di papan tengah menuju bawah Premier League. Akan tetapi, duel tetap menyajikan beberapa hal apik. Apa saja yang menarik dari petang di San Mames?

     

    Start Kendali United.
    United mengambil kendali permainan sejak awal duel. Penguasaan bola skuad Ruben Amorim mencapai 63% di babak pertama, diikuti 5 tembakan yang dua di antaranya mengarah ke gawang. Kans terbaik Iblis Merah hadir kala tembakan Amad Diallo dari sudut sempit melebar tipis setelah kiper Guglielmo Vicario meninju bola sepak pojok (16′).

     

    Konversi Kans Pertama.
    Tottenham membuat 1 shot on goal dari tiga percobaan di babak pertama. Pasukan Ange Postecoglou membuka skor pada menit ke-42 dari kans bersih pertama mereka. Umpan Pape Matar Sarr dari sayap kiri menemui reaksi buruk Luke Shaw. Johnson bisa mencecar untuk kemudian menyodok masuk bola ke tiang dekat walau Andre Onana menutup ruang.

    Brennan Johnson, gol pembuka di San Mames. (foto: twitter livescore)

     

    Akrobat Micky.
    Momen penting Spurs berikutnya terjadi pada menit ke-68. Tangkapan buruk Vicario dilanjutkan Rasmus Hojlund dengan sundulan ke gawang yang sudah ditinggalkan kiper. Namun, Micky van de Ven membuat sapuan krusial secara akrobatik di depan gawang untuk menjaga keunggulan timnya.

    Micky van de Ven, akrobat penting. (foto: twitter spursofficial)

     

    Dua Tangkalan.
    United menghasilkan dominasi gila-gilaan di babak kedua dengan 83% penguasaan bola diikuti 11 tembakan dengan 4 shot on goal. Spurs tak bisa membuat sebiji tembakan pun di paruh kedua, sehingga Vicario lalu menjadi bersinar dengan dua aksi menangkal peluang United. Yang pertama kala menepis tembakan Alejandro Garnacho (74′) dan menahan sundulan Shaw (90+7′).

     

    Trofi Ketiga.
    Begitu wasit asal Jerman, Felix Zwayer, meniupkan peluit tanda berakhirnya duel, Tottenham meraih trofi mayor pertama sejak Piala Liga 2008. Gelar ini merupakan yang ketiga buat Spurs di Liga Europa setelah 1972 (gelaran pertama) dan 1984 saat masih bernama Piala UEFA.

     

    Tepati Janji.
    Kapten Son Heung-min mengangkat trofi untuk menandai kemenangan ke-150 Spurs di kompetisi Eropa. Postecoglou mendapatkan porsi perhatian seiring keberhasilannya menepati janji untuk memberikan trofi di musim kedua seperti yang ia lakukan di tim-tim sebelumnya. Yang lebih berkesan, duel ini merupakan yang ke-100 pelatih Australia itu menukangi Spurs.

     

    Ekstra Noda United.
    Hasil ini membuat Spurs jadi kubu pertama sejak 1985-86 yang bisa empat kali mengalahkan Man. United dalam semusim. Untuk pertama kalinya pula United gagal mengalahkan Spurs di 7 laga beruntun.
    Kemenangan ini merupakan pula yang kelima buat Spurs dari tujuh duel terakhir dengan Red Devils. Deret 14 laga tak terkalahkan United di ajang ini terhenti di partai final.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    amad diallo amorim brennan johnson final liga europa garnacho luke shaw Postecoglou san mames son heung min tottenham man united 1-0 van de ven vicario
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.