Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Bawa Napoli Juara Lagi Sambil Cetak Rekor, Nasib Antonio Conte Gak Lantas Jelas
    Liga Italia

    Bawa Napoli Juara Lagi Sambil Cetak Rekor, Nasib Antonio Conte Gak Lantas Jelas

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaMay 24, 2025No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Antonio Conte, senyum yang tampak dipaksakan bersama Aurelio de Laurentiis. (foto: twitter soycalcio_)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Akhir bahagia didapatkan Napoli dengan scudetto keempat sepanjang sejarah. Namun, catatan mantap Antonio Conte di musim pertamanya di klub Italia Selatan ini tidak diikuti kenyamanan sang pelatih.

    Conte mesti melihat kepergian pilar yang dua musim sebelumnya memberikan gelar untuk I Partenopei. Khvicha Khvaratskhelia dan Victor Osimhen memilih pindah klub. Start Napoli pun meresahkan.

    Perjalanan Napoli naik turun sepanjang musim. Untuk laga pekan terakhir, Conte bahkan tak bisa mendampingi skuadnya karena kartu merah pekan sebelumnya. Namun, akhirnya bahagia. Conte menjadi pelatih yang sukses meraih gelar Serie A menukangi tiga tim berbeda, yakni Juventus, Inter Milan, dan Napoli. Ia menyamai torehan Fabio Capello, dengan catatan gelar Capello di Juve dianulir karena calciopoli.

    “Sesuatu yang indah terjadi. Kami sulit masuk stadion. Entah berapa banyak pendukung yang datang. Saya sempat berpikir, kalau mengecewakan orang-orang ini, akan menghantui kami untuk waktu yang lama,” tutur Conte kepada DAZN.

    Lega sudah kampiun, Conte melayangkan pujian tinggi untuk para pemainnya. Menurutnya, kiprah pasukan Napoli tidak mudah karena tekanannya gila-gilaan. Gelar dua musim lalu diikuti finis di peringkat ke-10 musim lalu.

    “Ini jelas tantangan yang paling tak terpikirkan, berat, dan melelahkan dalam karier saya. Datang ke Napoli setelah peringkat ke-10 musim lalu, mencoba kembali ke jalur perebutan, dan mencoba meyakinkan beberapa pemain terbaik untuk bertahan karena kami bisa melakukan sesuatu yang positif,” lanjut Conte.

    Conte mengenang start musim buruk yang membuat beban berat di pundaknya sejak awal musim. Hasil 0-0 dengan Modena di laga pertama musim di Coppa Italia diikuti kekalahan 0-3 dari Verona di Serie A. “Kemudian kami merayakan scudetto. Luar biasa. Sejujur-jujurnya, sulit untuk juara di Napoli. Klub ini bukan yang bermain secara sistematis untuk juara sejak awal musim,” ucapnya lagi.

    Selain soal dalam lapangan, isu yang tak kalah penting yang merebak bahkan setelah kepastian scudetto adalah masa depannya di San Paolo. Gestur kikuk Conte saat presiden klub, Aurelio de Laurentiis, menghampirinya di lapangan menguatkan dugaan bahwa sang manajer akan pindah pada musim panas nanti.

    “Kami menikmati segalanya. Rapor saya bagus dengan presiden. Katakan saja kami berkesempatan saling mengenal musim ini. Kami adalah dua pemenang. Mungkin dengan cara yang berbeda, tapi kami adalah pemenang,” ucap Conte diplomatis.

    Bagaimana dengan De Laurentiis? Sang presiden, dengan rekam jejak sulit kala berurusan dengan manajer, sebenarnya membuka semua kemungkinan. Hanya, tak ada janji akan menahan langkah pelatih yang konon sudah gerah ditambah rumor pendekatan kubu lain.

    Sang presiden berharap Conte bertahan. “Kami berharap hasil ini akan menjadi konsistensi yang kami inginkan,” sebut De Laurentiis.

    Sang presiden berkisah bahwa dirinya terpukau dengan mentalitas Conte ketika bertemu di Maladewa dan beberapa tahun lalu berenang bersama. Ia lalu mendekati dan meminta Conte pindah pada November 2023. Akan tetapi, Conte menolak dan bilang bahwa ia tidak membangun tim sehingga paling bagus menunggu sampai Juni agar bisa melakukan hal yang istimewa. “Ia bisa melakukannya. Jadi, salut buat dia,” ujar De Laurentiis.

    Sekaligus menepis rumor ketidakcocokan dengan Conte, De Laurentiis menyerahkan keputusan kepada sang manajer. “Semuanya mungkin. Pelatih mempunyai karakternya sendiri yang harus dihormati. Menurut saya, klub tidak boleh mengikat mereka dengan kontrak ketat. Napoli adalah Napoli, yang juga harus dihormati. Kalau ia mendahulukan kepentingan klub seperti yang ia lakukan sepanjang musim ini, maka kami akan mengikutinya selayaknya kepada pemimpin hebat.”

    “Musim depan, saya akan sangat senang bila ia membuktikan kemampuannya di Liga Champion yang telah berubah format,” pungkasnya.

     

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    conte de laurentiis Khvicha Kvaratskhelia napoli napoli 2-0 cagliari osimhen rekor conte
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025

    Ladies On Court, Kala Wanita Berkompetisi di Atas Lapangan Lewat Irama dari Shuttlecock

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2025 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.