Cole Palmer dan Enzo Fernandez sukses menjadi bintang kemenangan comeback 4-1 Chelsea kala bersua Real Betis di final UEFA Conference League, Kamis (29/5).
Palmer terpilih sebagai pemain terbaik laga (man of the match) lantaran dua assistnya melahirkan dua gol awal Chelsea yang dicetak Enzo Fernandez (65’) dan Nicolas Jackson (70’).
Sedangkan Fernandez, selain mencetak gol penyeimbang, juga mengemas satu assist untuk gol penutup Chelsea yang disumbang tandemnya di lini tengah, Moises Caicedo (90’). Satu gol Chelsea lainnya (gol ketiga) dicetak pemain pengganti, Jadon Sancho (83’).
Dilansir dari berbagai sumber, berikut merupakan pencapaian istimewa yang diukir Palmer dan Fernandez lewat penampilan gemilang mereka dini hari tadi.
- Palmer jadi yang pertama bikin 2 assist di final
Torehan dua assist Palmer terbilang spesial. Menurut Opta, ia kini resmi menjadi pemain pertama yang mampu menorehkan dua assist di final kompetisi Eropa, setelah Marcelo (Real Madrid) ke gawang Liverpool di final Liga Champions 2017/18.
2 – Cole Palmer is the first player to assist twice in the final of a major European competition since Marcelo for Real Madrid against Liverpool in the 2017-18 UEFA Champions League. Quickfire. pic.twitter.com/VzyQSrbbDU
— OptaJoe (@OptaJoe) May 28, 2025
2. Gelar ke-7 Palmer, perdana di Chelsea
Dengan usianya yang baru menginjak 23 tahun, Palmer makin kaya gelar. Trofi UEFA Conference League menjadi trofi ke-7 yang didekap Palmer setelah trofi Premier League , Piala FA, Liga Champions, Piala Liga, Piala Super Eropa, dan Piala Eropa U-21 bersama timnas Spanyol.
Ini juga menjadi gelar pertama yang disumbangkan Palmer semenjak dirinya berseragam London Biru.
3. Fernandes jadi kapten termuda
Fernandez memulai laga dengan ban kapten di lengannya meski di babak kedua, ia memberikan jabatan tersebut ke Reece James yang masuk sebagai pemain pengganti.
Berusia 24 tahun dan 131 hari, Fernandez menjadi pemain termuda kedua yang menjadi kapten tim asal Inggris di final kompetisi Eropa.
Menurut Opta, Fernandez hanya kalah tua dari Bobby Moore kala menjadi kapten West Ham di final Piala Winners 1964/65. Kala itu, usia Moore lebih muda sekitar 94 hari.
24 – Aged 24 years and 131 days, Enzo Fernández is the second-youngest starting captain ever to lead an English club to win a major European final, only older than Bobby Moore in the 1964-65 Cup Winners’ Cup for West Ham (24y 37d). Example. pic.twitter.com/T7apMbXSvM
— OptaJoe (@OptaJoe) May 28, 2025
4. Fernandez Jejaki Hazard dan Giroud
Gelar man of the match di laga ini memang disematkan kepada Palmer. Namun, kontribusi Fernandez sebenarnya tak kalah besar karena ia mencatatkan satu gol dan satu assist.
Menurut Squawka, Fernandez masuk dalam daftar tiga pemain terakhir yang mampu mengemas satu gol dan satu assist di laga final kompetisi Eropa dan kebetulan semuanya berseragam Chelsea.
Ia menjadi pemain ketiga setelah Eden Hazard dan Oliver Giroud, yang sama-sama mencetak satu gol dan satu assist ke gawang Arsenal di final Liga Europa 2018/19.
The last three players to score and assist in a major European final:
◎ Eden Hazard vs. Arsenal (UEL, 2019)
◎ Olivier Giroud vs. Arsenal (UEL, 2019)
◉ Enzo Fernandez vs. Real Betis (UECL, 2025)Enzo makes it a Chelsea hat-trick. 🎩#UECLfinal pic.twitter.com/lFXkBGM37G
— Squawka (@Squawka) May 28, 2025
===
View this post on Instagram


