Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Ini Dia Kepingan Terakhir PSG untuk Bisa Jadi Juara Liga Champion
    Liga Champion/Europa

    Ini Dia Kepingan Terakhir PSG untuk Bisa Jadi Juara Liga Champion

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaJune 1, 2025No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Luis Enrique, dengan kaus spesial. (foto: twitter fabrizioromano)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Paris Saint-Germain berhasil memutuskan rasa penasaran mereka di Liga Champion. Pujian tertinggi layak dialamatkan kepada sosok yang terbukti menjadi kepingan terakhir yang akhirnya didapat PSG.

    Saat di panggung podium, hanya Luis Enrique yang diangkat sambil dirinya mengangkat trofi besar Liga Champion. Tampak ada alasan untuk perlakuan istimewa itu. Tak berlebihan bila pria berusia 55 tahun itu dianggap sebagai sosok terpenting dalam gelar perdana PSG ini.

    Luis Enrique, dua kali treble winner. (foto: twitter psgbrasil)

    Eks gelandang Barca dan Madrid itu dianggap sebagai keping yang selama ini dicari Les Parisiens untuk bisa menuntaskan dahaga di Liga Champion. Bukan Lionel Messi, Neymar, atau Kylian Mbappe yang memutuskan pindah ke Real Madrid tahun lalu.

    Pelatih asal Gijon ini membuktikan lagi faktor penting otak kemenangan. Enrique pun mengulangi kiprahnya mempersembahkan tiga gelar mayor semusim seperti yang ia lakukan di Barcelona. Enrique mengikuti jejak Pep Guardiola yang bisa dua kali melakukannya, kebetulan dua-duanya mengawali dengan Barca, diikuti klub dengan kepemilikan dari Timur Tengah. Enrique tampil pula sebagai pelatih ketujuh yang membawa dua skuad berbeda menjuarai Liga Champion.

    “Kami nyaris tersingkir beberapa kali musim ini, tapi lalu bisa melaju dan merampungkan musim yang luar biasa. Pelatih kami memberikan kebebasan dan membuat kami tenang. Ini hasil filosofinya. Ia mempersiapkan final dalam cara yang terbaik, dan kita bisa melihatnya,” puji kiper Gianluigi Donnarumma di situs UEFA.

     

    Haru Kenangan Xana.

    Di balik keberhasilan Enrique ini, terdapat kisah mengharukan. Kenangan akan Xana, putri Enrique, yang meninggal pada Agustus 2019 karena kanker tulang, mengemuka.

    Luis Enrique dan Xana di Olympiastadion, Berlin, 2015. (foto: twitter ceciarmy)

    Saat membawa Barcelona menjadi kampiun 2015 usai final di Berlin, Enrique bersama putri bungsunya itu membuat perayaan kecil di lapangan. Mereka menancapkan bendera Barca di titik tengah Olympiastadion.

    Hal pertama yang Enrique lakukan setalah PSG juara di Munich adalah berganti kaus. Ia mengenakan kaus hitam yang menggambarkan momen penancapan bendera itu.

    Yang juga mengesankan, suporter PSG membuat spanduk besar, juga bergambar momen Luis dan Xana Enrique tersebut, hanya benderanya adalah bendera PSG. Peringatan itu mengharukan Enrique.

    Gestur dari fan PSG untuk Luis Enrique. (foto: twitter eurofootcom)

    “Ini sangat emosional. Indah saat memikirkan bahwa suporter memikirkan saya dan keluarga. Namun, saya tak perlu menang atau gelar Liga Champion untuk memikirkan putri saya. Saya memikirkannya setiap hari,” tutur Enrique dikutip ESPN.

    “Xana tidak secara fisik di sini, tapi ia selalu terhubung dengan saya dan tengah menikmati saat ini bersama kami,” lanjut Enrique.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    allianz arena berlin donnarumma enrique final Liga Champion guardiola mbappe messi munich neymar olympiastadion PSG 5-0 Inter xana
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.