Gregoria Mariska Tunjung absen di beberapa turnamen terakhir, termasuk Indonesia Open 2025 yang berlangsung pekan ini (3-8 Juni).
Terakhir kali pemain yang akrab disapa Jorji itu beraksi di lapangan adalah kala mengikuti ajang Badminton Asia Championship pada awal April silam. Langkah Jorji terhenti di babak 16 besar. Ia kalah rubber-game dari Kim Ga Eun (Korea Selatan) dengan skor 21-17, 18-21, dan 12-21.
Di sela-sela berlangsungnya Indonesia Open 2025, Rabu (4/6), Jorji muncul dengan model rambut barunya. Ia bersedia menemui awak media dan menuturkan penyebab dirinya menghilang sejenak dari peredaran, yakni karena sakit vertigo dan tengah menjalani terapi akupuntur.
-
Awal Gejala
Jorji menuturkan bahwa gejala sakit Vertigo pertama kali ia rasakan kala bersiap tampil di ajang Badminton Asia Championship (BAC) 2025.
-
Sakit saat bergerak cepat
Setelah turnamen BAC 2025, Jorji menuturkan sakit Vertigo makin menjadi-jadi, terutama ketika ia melakukan gerakan-gerakan cepat saat latihan.
“Kalau sudah begitu (latihan dengan gerakan cepat), ngeliat lampu bisa langsung pusing,” ujar Jorji.
-
Muntah dan lemas berjam-jam
Rasa sakit di kepala itu lantas kerap membuat badannya lemas. Ia cuma bisa berbaring di tempat tidur selama berjam-jam dan tak jarang disertai muntah-muntah.
-
Mikha Angelo Khawatir
Kondisi itu tak hanya membuat Jorji khawatir, tapi juga orang-orang terdekatnya seperti sang suami, Mikha Angelo. “Apalagi awal-awalnya, kami belum tahu persis apa penyebabnya jadi memutuskan untuk rehat sejenak,” ujar Jorji.
-
Jalani terapi
Hasil diagonosa medis membuat Jorji harus menjalani terapi akupuntur di salah satu rumah sakit untuk pemulihan. Demi memantau perkembangan pemulihannya,Jorji juga kerap ditemani perwakilan PBSI
“Jadi, hasil diagnosa dari dokter, bisa langsung dikirimkan ke PBSi dan ke tim pelatih. Jadi semua bisa segera tahu perkembangan kondisi saya,” ujar Jorji
-
Latihan keseimbangan
Untuk saat ini, Jorji mengaku sakit vertigonya sudah jarang muncul. Ia pun mulai berlatih kembali meski porsinya tak terlalu berat seperti latihan keseimbangan.
“Sekarang, sudah mulai jarang muncul sakitnya. Kalau sudah benar-benar hilang, paling saya butuh satu bulan untuk bisa benar-benar kembali ke kebugaran saya,” ujar Jorji
-
Berharap tampil di Jepang Open
Jorji menuturkan bahwa ia pun sebenarnya sudah tak sabar untuk bisa kembali bermain.
“Harapan saya sih sudah bisa ikut tampil di Jepang Open. Saya minta doa-doanya ya,” ujar Jorji.
===
View this post on Instagram


