Brasil akan memulai perjalanan mereka dengan pelatih anyar dengan reputasi selangit di level klub, Carlo Ancelotti. Pelatih asal Italia ini ingin eks asuhannya di Real Madrid bisa tampil sepaten di klub raksasa Spanyol itu.
Selecao = El Real.
Referensi Ancelotti jelas. Kiprahnya menangani klub terutama Madrid menjadi alasan Brasil merekrut dirinya. Pekan lalu, eks bos Milan dan Chelsea itu tidak ragu menyatakan bahwa Selecao Brasileiro akan bermain seperti El Real di bawah asuhannya.
Banyak Gelar Bersama.
Mengingat Vinicius Jr. adalah salah satu bintangnya di Los Blancos, di mana kolaborasi mereka menghasilkan dua La Liga dan dua Liga Champion, Ancelotti ingin tampilan yang sama di Brasil dari sang sayap.
Beda di Blancos.
Vini sudah tampil di Piala Dunia pertamanya pada 2022. Sayap cepat itu merupakan pilihan pertama pelatih-pelatih sebelumnya, Tite, Ramon Menezes, Fernando Diniz, dan Dorival Junior, untuk kualifikasi Piala Dunia 2026. Namun, aksinya di Canarinho tidak semantap di Madrid. Alhasil, Brasil tersok-seok sepanjang perjalanan.
Brasil yang Angkat Vini.
Seiring kualifikasi mendekati akhir dan Brasil berpeluang lolos ke Amerika Utara 2026, cara cepat menurut Carletto agar Brasil bisa melejit adalah dengan menyalin Vini di klub.
“Saya tak tahu apakah ia sudah mencapai permainan terbaiknya di sini, tapi ia memiliki waktu melakukan apa yang ia lakukan di Real Madrid. Bagi kami, ia merupakan pemain fundamental. Kami harus berusaha memastikan ia tampil dengan penampilan terbaiknya di sini,” ucap Ancelotti dikutip ESPN.
Tanpa Pola Baku.
Gimana dengan pendekatan taktisnya? Pelaih kawakan itu menyebut keinginannya agar Brasil bisa tampil kompak dan seimbang. Pola menjadi nomor dua.
“Saya tak ingin tim dengan identitas yang jelas. Kami harus bertahan dengan baik, entah itu 4-3-3 atau 4-4-2. Kami harus bertahan bersama dan memakai kreativitas saat menguasai bola. Kualitas individual tak cukup saat ini. Kita harus memadukannya dengan sikap, semangat, dan komitmen,” tutur Ancelotti.
Kans Lolos: Masih Terjaga.
Pekerjaan rumah Ancelotti tidak ringan. Brasil kini hanya berada di peringkat keempat di klasemen kualifikasi PD 2026 zona Conmebol. Lawan mereka nanti saat debut Ancelotti adalah peringkat kedua, Ekuador. Peluang Selecao yang lebih besar untuk lolos tampak saat menjamu Paraguay di Sao Paulo minggu depan. Penikmat sepak bola akan menanti tangan dingin Ancelotti di turnamen yang akan digelar di AS, Meksiko, dan Kanada tahun depan.
View this post on Instagram


