Pasangan ganda putra Indonesia, Sabar/Reza atau Sabar Karyaman Gutama dan Reza Pahlevi Isfahani, berhasil melangkah ke partai puncak Indonesia Open 2025. Kepastian itu diraih setelah mengalahkan duo Malaysia, Man Wei Chong/Tee Kai Wun, dengan skor 21-18, 12-21, 21-18 dalam laga sengit yang berlangsung selama satu jam di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu malam.
Kemenangan ini sekaligus menjadi pembalasan atas kekalahan mereka di semifinal Indonesia Open 2024 silam, di mana mereka harus menyerah 27-29, 13-21 dari pasangan yang sama.
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Man/Tee sempat memimpin 11-8 saat interval, tetapi Sabar/Reza berhasil membalikkan keadaan menjadi 17-14 berkat netting tajam Sabar yang tak teratasi lawan. Gim pertama pun ditutup dengan kemenangan 21-18 setelah pukulan Tee meleset keluar lapangan.
Memasuki gim kedua, pasangan Malaysia tampil lebih agresif. Sabar/Reza sempat tertinggal setelah senar raket Sabar putus saat melakukan smes, membuat skor menjadi 4-2. Kesalahan demi kesalahan membuat mereka kewalahan, dan Man/Tee akhirnya memenangi gim ini dengan 21-12.
Di gim penentu, Sabar/Reza bangkit dengan cepat. Mereka memimpin 5-1 dan terus memperlebar jarak hingga interval 11-6. Kombinasi smes keras dan permainan net yang presisi membuat mereka unggul 13-6 sebelum akhirnya menutup pertandingan dengan 21-18.
MENJAGA HARAPAN
Kemenangan ini menjaga harapan tuan rumah untuk meraih gelar juara di salah satu nomor Indonesia Open 2025. “Alhamdulillah, bersyukur sekali bisa memenangi pertandingan. Ini bukan laga yang mudah buat kami berdua, apalagi dengan kondisi yang kalian tahu seperti apa,” ungkap Sabar.
Ia mengaku mengalami nyeri otot di kaki dan pinggang menjelang partai puncak. Namun, ia dan Reza tetap berkomitmen memberikan yang terbaik.
“Sekarang kami fokus recovery dulu. Badan saya sudah mulai sakit-sakit. Tapi kami tetap semangat. Kami tetap fight besok,” tambahnya.
Sementara itu, Reza mengungkapkan bahwa kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih sejak babak pertama. Namun, tekadnya untuk bertarung tak pernah surut.
“Sudah di semifinal, jadi menurut saya nanggung kalau tidak dimaksimalkan. Hari ini saya juga mau fight, apa pun hasilnya saya tetap senang dan bersyukur,” ujar Reza.
Ia juga menekankan pentingnya memaksimalkan setiap kesempatan, mengingat keterbatasan dana yang dimiliki pasangan non-pelatnas ini.
“Kalau kami berangkat tapi tidak maksimal, itu sayang sekali. Dana untuk berangkat itu terbatas, jadi harus dimaksimalkan betul,” tegasnya.
Di final nanti, Sabar/Reza akan berhadapan dengan Kim Won Ho/Seo Seung Jae, yang sebelumnya mengalahkan Fajar/Rian dengan skor 21-18, 19-21, 23-21.
Pasangan ini berharap bisa tampil maksimal di partai puncak demi meraih gelar Super 1000 pertama dalam karier mereka.
“Targetnya tentu ingin juara. Tapi kami tidak mau terlalu pikirkan menang atau kalah. Fokus kami ke kondisi dulu. Kalau kondisi bagus, kami bisa berpikir jernih dan menampilkan yang terbaik,” pungkas Sabar.
View this post on Instagram


