Serbia menegaskan posisi dalam persaingan untuk jatah play-off di Grup K kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa. Setelah membukukan kemenangan pertama pada Selasa (10/6), Serbia memanfaatkan hasil seri di Riga.
Inggris mantap di puncak klasemen Grup K sesuai perkiraan. Persaingan untuk peringkat kedua diperkirakan pula akan sengit. Dua pertandingan pada Selasa menunjukkan kecenderungan itu.
Andorra Datang Pede.
Di depan publik Stadion Dubocica, Leskovac, setelah hanya bisa imbang di partai pertama, Serbia dihadapkan pada keharusan menang kala menjamu Andorra. Sang tamu mencoba mengulangi kiprah bagus saat bisa menahan Inggris sampai 50 menit.
Mitrovic Puncak.
Aliaksandar Mitrovic tampil sebagai pahlawan pada kemenangan pertama Serbia di Grup K. Penyerang dan kapten itu mengukir trigol (12′, 24′, dan 53′ dari titik putih). Striker Al-Hilal itu pun mengukir 65 gol dari 101 penampilan, semakin jauh dari pemain tersubur berikutnya, Stjepan Bobek (38 gol dari 63 laga pada 1946–1956). Berkat eks pemain Newcastle itu, Serbia juga bisa memunculkan diri sebagai salah satu tim yang perlu diperhitungkan di Grup K.
Niat Poin Penuh.
Pada waktu yang sama, Latvia racikan pelatih asal Italia, Paolo Nicolato, berniat meraup poin penuh di kandangnya, Skonto Stadions, Riga, untuk memperbesar kans ke play-off. Namun, Albania juga mengemban niat serupa bermodalkan 4 poin dari 2 partai.
Kisah 2 Gol.
Antonijs Cernomordijs menjadi pusat perhatian unik di partai ini. Bek Riga ini membuat gol ke gawang sendiri pada menit ke-29 setelah bola yang ditahan kiper Krisjanis Zviedris mengenai badannya. Pemain berumur 28 tahun itu membayar kesalahannya saat injury time babak pertama memasuki menit keempat dengan menyundul umpan Andrejs Ciganiks.
5-4-4.
Albania asuhan eks bek sayap asal Brasil, Sylvinho, berada di peringkat kedua dengan koleksi 5 poin. Serbia dan Latvia mengekor dengan perolehan 4 poin. Persaingan untuk tiket play-off masih ketat.
View this post on Instagram


