Real Madrid memulai partisipasi di FIFA Club World Cup 2025 dengan hasil imbang. Laga pada Rabu (18/6) di Hard Rock Stadium, Miami, ini menjadi debut tiga jebolan Premier League.
Sorotan di partai pembuka Grup H ini layak mengarah kepada debut beberapa sosok. Yang pertama adalah pelatih baru pengganti Carlo Ancelotti. Yang kedua adalah Trent Alexander-Arnold. Nama yang disebutkan terakhir boleh jadi yang lebih dinanti setelah transfer dari Liverpool.
Awal Goyang.
Al-Hilal yang juga menampilkan debut kepelatihan, yakni Simone Inzaghi, menyasar sektor kanan pertahanan Madrid. Ya, tempat Alexander-Arnold bertugas. Hasilnya, tiga kali posisi TAA tampak buruk. TAA bahkan sekali kehilangan bola di garis tengah.
Operan simpelnya sukses, tapi bola jarak jauhnya masih melayang jauh dari sasaran. Di sebuah kesempatan sepak pojok, Hassan Al-Tambakti memenangi duel udara dengan TAA, tapi sundulan pemain Al-Hilal masih melebar.
Berangsur Membaik.
Performa Alexander-Arnold lalu perlahan meningkat. Pemain berusia 26 tahun itu mengawali proses gol Gonzalo Garcia (34′) saat memotong operan Salem Al-Dawsari. Tak lama berselang, Garcia mencetak gol untuk El Real dari sodoran apik Rodrygo. TAA menahan pula tembakan Al-Dawsari.
Statistik Perdana.
Saat turun minum, akurasi operan Alexander-Arnold 84%. Semua operannya di babak kedua menemui sasaran. Aksinya membantu serangan semakin nyetel di paruh kedua.
Saat ditarik pada menit ke-65, TAA mencatat umpan silang terbanyak (5) dan operan terbanyak di sepertiga ofensif (16) menyusul 12 kali tusukan ke sepertiga depan. Ia membuat pula 57 sentuhan di laga itu, terbanyak kedua. Di sisi lain, sang bek kanan paling sering kehilangan bola, yakni sebanyak 12 kali.
Fanbase Antero Dunia.
“Hari yang mantap untuk debut buat Real Madrid, yang hampir setiap pemain impikan. Sensasional. Saya merasakan dukungan sejak saya datang ke klub. Basis pendukungnya sungguh global. Saya merasakannya setiap hari,” tutur TAA kepada DAZN dikutip BBC.
Debut 2 Alumni Lagi.
Partai ini juga menjadi yang perdana buat dua alumni Premier League lainnya. Setelah direkrut dari Bournemouth, Dean Huijsen tampil sebagai bek tengah Los Blancos, bertandem dengan bek muda lainnya, Raul Asencio.
Partai ini menjadi debut bagi Xabi Alonso mengarsiteki permainan Madrid. Penangangan eks gelandang elegan ini dinanti setelah dinilai sukses meroketkan Bayer Leverkusen dan kini menggantikan sosok penuh gelar, Ancelotti.
Bono Pastikan 1.
Madrid sebenarnya berpeluang mendulang tiga poin. Namun, Federico Valverde gagal dalam menjalankan tugas algojo penalti. Penalti pada menit kedua injury time didapat El Real setelah pelanggaran Mohammed Al-Qahtani terhadap Fran Garcia.
Kiper Al-Hilal, Yassine “Bono” Bounou, membuat tangkalan luar biasa. Debut Alonso menangani Madrid pun hanya berbuah sebiji poin.
View this post on Instagram


