Benua Eropa dan Amerika Selatan dianggap sebagai kiblat sepak bola dunia. Status mentereng itulah yang menghiasi laga kedua Grup B Piala Dunia Antarklub, Jumat (20/6) antara Paris Saint-Germain selaku juara Liga Champions Eropa, versus Botafogo selaku juara Copa Libertadores 2024.
PSG, yang sebenarnya lebih diunggulkan, justru kalah tipis 0-1 lewat gol tunggal Igor Jesus (menit 36’). Berhasil melepaskan diri dari hadangan dua bek PSG, tembakan deflection Jesus sukses memperdaya kiper PSG, Gianluigi Donnarumma.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut merupakan beberapa fakta menarik yang perlu diketahui dari kekalahan PSG.
-
Akurasi buruk
JIka mengacu pada data statistik, salah satu faktor penyebab kekalahan PSG adalah karena buruknya akurasi mereka. Menurut Flashscore, Desire Doue dkk. sebenarnya mampu menciptakan 16 peluang versus Botafogo.
Namun, dari 16 peluang tersebut, cuma dua yang on-target. Sisanya, enam kali off-target dan delapan kali diblok lawan.
Sebagai perbandingan, kala menang 4-0 atas Atletico Madrid di laga sebelumnya, anak-anak asuh Luis Enrique mampu mencatatkan 11 tembakan on-target dari total 16 peluang yang mereka raih.
-
Botafogo lebih bikin deg2an
Meski persentase penguasaan bolanya cuma 25%, Botafogo masih lebih sering bikin pendukung PSG deg-degan. Mereka memang cuma melepaskan empat tembakan, namun seluruhnya on-target.
Selain gol Igor Jesus, tiga tembakan on-target Botafogo lainnya cuma gagal menjadi gol karena kesigapan Donnarumma di bawah mistar.
-
Kekalahan pertama sejak mengalah vs Strasbourg
Ini merupakan kekalahan pertama PSG sejak takluk 2-1 di markas Strasbourg pada Ligue 1 pekan ke-32 silam (2 Mei 2025).
Kala itu, hasil tersebut masih bisa dimaklukmi. Selain karena sudah memastikan gelar juara Ligue 1, Enrique memang sengaja mengistirahatkan beberapa pemain intinya.
Strategi itu diterapkan sebagai persiapan menghadapi Arsenal di semifinal leg kedua Liga Champions. Hasilnya berbuah manis. Arsenal menang 2-1 atas The Gunners (agregat 3-1).
-
Sempat menang meyakinkan 6x beruntun
Setelah kalah dari Strasbourg, PSG merangkai enam kemenangan beruntun, termasuk kemenangan telak 5-0 di laga final Liga Champions versus Inter Milan dan di laga perdana Piala Dunia Antarklub versus Atletico Madrid (4-0).
Selain itu, PSG juga sempat membantai Reims (3-1), Montpellier (4-1) dan Auxerre (3-1), serta kemenangan krusial 2-1 atas Arsenal guna memastikan tiket ke final Liga Champions.
===
View this post on Instagram


