Pemain asing baru Persis Solo, Fuad Sule, menghadapi larangan bermain sebanyak sembilan pertandingan dari FIFA. Sanksi ini diberikan karena insiden di klub sebelumnya dan kini telah diberlakukan secara global oleh FIFA.
Melalui rilis resmi, manajemen Persis Solo menjelaskan bahwa mereka menerima surat dari Komite Disiplin FIFA pada 12 Agustus 2025. Surat tersebut merupakan tanggapan atas permintaan Asosiasi Sepak Bola Irlandia Utara (Irish FA) terkait insiden yang melibatkan Fuad. Insiden tersebut terjadi saat pertandingan antara Larne FC dan Glentoran FC pada musim 2024/2025. FIFA mengabulkan permohonan tersebut, memperluas cakupan sanksi yang semula hanya berlaku di Irlandia Utara menjadi sanksi di seluruh dunia.
Langkah Persis dan Tanggapan Pemain
Menanggapi keputusan tersebut, Persis Solo segera mengambil langkah tegas untuk tidak menurunkan Fuad hingga sanksi sembilan laga tersebut berakhir, dimulai sejak pertandingan pekan kedua melawan Persija Jakarta pada 14 Agustus.
“Merespons keputusan tersebut, Persis mengambil keputusan untuk tidak memainkan Fuad Dapo Sule setidaknya hingga 9 laga ke depan. Hal ini sesuai dengan sanksi yang berjalan mulai dari laga pekan ke-2 kontra Persija Jakarta (14/8).
“Karena FIFA Disciplinary Committee baru mengabulkan permohonan sanksi 9 laga yang berlaku di lingkup Asosiasi Sepakbola Irlandia Utara menjadi sanksi di seluruh dunia, yang merujuk Decision FDD-24911 pada surat yang dirilis di 12 Agustus 2025,” tulis pernyataan klub seperti yang diunggah di website resmi Persis Solo, Selasa (19/8/2025).
BACA JUGA: Facundo Garces Klarifikasi Soal Garis Keturunan Malaysia yang Dimilikinya
Sudah Tampil Lawan Madura
Sebelumnya, Fuad sudah sempat tampil penuh selama 90 menit saat Persis menjamu Madura United di pekan perdana Liga Super 2025/2026. Persis menjelaskan bahwa sanksi tersebut belum berlaku pada pertandingan itu, mengingat tidak adanya nama Fuad dalam daftar larangan bermain yang diterima klub dari Match Coordination Meeting.
Manajemen Laskar Sambernyawa telah memberikan dukungan penuh kepada Fuad untuk mengajukan banding. Surat keberatan atas perluasan cakupan sanksi ini sudah dikirimkan kepada Komite Disiplin FIFA pada 13 Agustus lalu. Selain itu, Persis juga telah mengirimkan surat kepada PSSI untuk mengonfirmasi status sanksi, karena mereka belum menerima pemberitahuan langsung dari FIFA.
Respons Fuad dan Pelatih
Pemain kelahiran 1996 ini bersikap sangat kooperatif dan telah meminta maaf kepada manajemen serta seluruh penggemar Persis atas miskomunikasi yang terjadi. Menurutnya, ia tidak menyangka sanksi yang semula terbatas di Irlandia akan diperluas secara global.
Pelatih Persis Solo, Peter de Roo, membenarkan situasi ini. Ia menjelaskan bahwa surat dari FIFA, yang diterima melalui PSSI, meminta klub untuk tidak memainkan Fuad. De Roo menyebutkan bahwa larangan ini merupakan hasil dari investigasi terkait insiden yang terjadi di klub Fuad sebelumnya di Irlandia.
“Pekan ini kami mendapatkan surat dari FIFA terkait penjelasan mengenai Fuad Sule. Pada laga terakhirnya di Irlandia, ada laporan investigasi di klubnya yang terakhir,” kata Peter.
Tunggu Keputusan Banding
Fuad, yang didatangkan Persis Solo dari klub Irlandia Glentoran di awal musim, kini harus menunggu keputusan banding sambil menepi dari lapangan hijau.
“FIFA berkirim surat kepada PSSI, untuk berapa waktu ke depan Fuad belum bisa main, karena harus menjalankan sanksi dari laga di klub sebelumnya. Ada insiden dengan klubnya di Irlandia. Suratnya baru dikirimkan kepada kami pekan ini,” jelas Peter saat itu.
View this post on Instagram


