Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Tanpa Bantuan Van Basten, Milan Akhirnya Bisa Menang Empat Gol Atas Napoli Setelah Lebih Dari 20 Tahun
    Liga Italia

    Tanpa Bantuan Van Basten, Milan Akhirnya Bisa Menang Empat Gol Atas Napoli Setelah Lebih Dari 20 Tahun

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaApril 3, 2023Updated:April 3, 2023No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Rafael Leao, memimpin rekan-rekannya untuk berpesta empat gol tanpa balas di kandang Napoli.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kemenangan 4-0 AC Milan di kandang Napoli, Senin (3/4), bukanlah kemenangan biasa. Margin empat gol itu menghadirkan beragam makna spesial.

    Awalnya, tak banyak yang memprediksi Milan bisa mencuri poin dari kunjungan mereka ke Diego Armando Maradona Stadium kali ini. Pasalnya, Napoli sedang bagus-bagusnya, sementara Milan agak tersendat.

    Anggapan itu berkaca dari tiga laga terakhir di mana Napoli selalu berhasil meraup kemenangan, sedangkan Milan sama sekali tak pernah menang.

    Dua dari tiga kemenangan Napoli itu  (4-0 vs Torino dan 2-0 vs Atalanta), lahir di kancah serie A yang sekaligus memantapkan posisi mereka di puncak klasemen. Di sisi lain, Milan berpotensi terlempar dari empat besar lantaran hanya meráih satu poin di tiga laga terakhir (1-3 vs Udinese, 1-1 vs Salernitana, 1-2 vs Fiorentina).

    Jadi, saat tadı malam Milan sudah unggul dua gol hanya dalam tempo 25 menit awal berkat gol Rafael Leao (menit 17’) dan Brahim Diaz (25’), mungkin masih banyak yang mengira Napoli bisa mengejar.

    Yang terjadi justru sebaliknya, Rossoneri justru berhasil menambah dua gol di babak kedua (Leao 59’, Saelemaekers 67’) dan tetap tampil solid hingga akhir laga.

    Kemenangan ini menghadirkan beberapa catatan spesial, terutama jika mengacu status Napoli sebagai pemuncak klasemen. Yang pertama, dari sisi pelatih.

    Menurut Opta, ini merupakan kemenangan kelima Milan dari tim pemuncak klasemen sejak era pelatih Stefano Pioli (Oktober 2019). Jumlah itu merupakan yang terbanyak dibanding keberhasilan tim-tim lain dalam mencuri poin dari tim peringkat teratas klasemen dalam periode serupa.

    Di sisi lain, ini merupakan kekalahan empat gol pertama di kandang sendiri bagi pelatih Napoli, Luciano Spalleti, sejak terakhir kali ia menelan penderitaan serupa kala masih melatih AS Roma pada Maret 2009 silam (kalah 1-4 dari Juventus).

    Yang kedua soal rekor pertemuan. Terakhir kali Milan bisa menang tandang dengan margin empat gol kontra Napoli adalah kala Marco Van Basten mencetak empat gol dan Stefano Eranio membuat satu gol guna menghadirkan kemenangan 5-1 pada November 1992.

    Sekitar 20 tahun berlalu dan barulah catatan impresif itu berulang tadi malam. Khusus bagi Napoli, kekalahan empat gol tanpa balas dari Milan juga membuka kembali rapor merah mereka terkait kekalahan dengan selisih gol serupa sejak takluk dari Bologna pada Oktober 2000 silam.

    Yang ketiga soal makna dari hasil laga itu sendiri. Bagi Napoli, kekalahan dari Milan hanyalah mengundur kepastian mereka ke tangga juara. Akan tetapi bagi Milan, tiga poin yang meraka bawa pulang dari Naples begitu berarti demi menjaga posisi mereka di empat besar.

    Selain itu, kepercayaan diri Leao dkk. diyakini bakal bertambah karena masih ada dua laga lanjutan versus Napoli yang harus mereka jalani di sepanjang bulan April ini, yakni babak perempat final Liga Champions.

    “Ini merupakan langkah awal. Masih ada sembilan laga tersisa di Serie A di mana kami harus tampil sebaik ini, terlebih kami sudah membuang beberapa poin di laga-laga sebelumnya,” ujar Pioli dilansir Football Italia.

    Meski begitu, sang pelatih mengingatkan para pemainnya agar tidak terlalu larut dalam kemenangan ini, khususnya ketika kembali menjumpai lawan yang sama pada 12 April dan 18 April mendatang.

    “Akan ada suasana, atmosfer, dan tensi laga yang berbeda di perempat final nanti. Kami hanya bisa belajar dari pêrtandíngan ini dan kita lihat saja apakah para pemain bisa kembali tampil sebaik ini nantinya,” lanjut sang pelatih.

    Meski Pioli meminta pemain untuk tetap menginjak bumi, beberapa bintang kemenangan Milan di laga ini, seperti Leao dan Saelemaekers, tetap tak bisa melampiaskan kegembiraan mereka.

    “Kamı menyadari bahwa ini merupakan laga penting menghadapi tim yang tampil luar biasa di sepanjang musim. Ada banyak komentar miring di luar sana, akan tetapi hal itu memompa semangat kami,” ujar Leao yang sebelumnya sudah hampir tiga bulan tak menyumbang gol bagi Milan.

    “Dalam beberapa bulan terakhir, orang-orang agak melupakan Milan karena kami meraih hasil yang kurang baik. Saya hanya ingin mengingatkan mereka bahwa kami masih merupakan juara bertahan dan status itu berlaku hingga akhir musim,” timpal Saelemaekers.

    4-0 AC Milan Brahim Diaz napoli napoli 0-4 milan raphael leao serie a Stefano Piolo
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Klub-Klub Pesaing Mesti Hati-Hati, Nuno Espirito Santo akan Berada 3 Tahun Lagi di Nottingham Forest

    June 21, 2025

    Liverpool Lanjut Boros Abis, Caplok Milos Kerkez setelah Florian Wirtz Resmi Datang sebagai Rekrutan Termehong

    June 21, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Klub-Klub Pesaing Mesti Hati-Hati, Nuno Espirito Santo akan Berada 3 Tahun Lagi di Nottingham Forest

    June 21, 2025

    Liverpool Lanjut Boros Abis, Caplok Milos Kerkez setelah Florian Wirtz Resmi Datang sebagai Rekrutan Termehong

    June 21, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.