Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Frank Lampard Bikin Peluang Menang Real Madrid Tambah Besar
    Liga Champion/Europa

    Frank Lampard Bikin Peluang Menang Real Madrid Tambah Besar

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaApril 12, 2023No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Real Madrid, bersiap memanfaatkan kondisi limbung Chelsea. (foto: twitter RealMadrid)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Real Madrid akan menjamu Chelsea di leg 1 perempat final Liga Champion pada Rabu (12/4). Kans El Real untuk menang malah membesar karena perubahan di tubuh lawan. The Blues akan sulit meneruskan catatan bagus mereka atas Madrid.

    Frank Lampard akan meracik taktik Chelsea untuk menyelamatkan musim mereka. Tertatih-tatih di Premier League hingga berada di paruh bawah klasemen, Chelsea kini tinggal berharap pada Liga Champion. Hanya, undian mempertemukan mereka dengan “penguasa” kompetisi akbar ini, Real Madrid.

    Menariknya, saat menghadapi Madrid, Chelsea baru sekali kalah dari tujuh laga. Dua pertemuan pertama terjadi di final Piala Winner 1971. Setelah imbang, final diulang dengan hasil kemenangan Chelsea. Duel ketiga terjadi di Piala Super 1998. Si Biru kembali menang atas El Real.

    Saat masih ditangani Thomas Tuchel, The Blues mampu dua kali menang dari Los Merengues. Terakhir, Si Biru membalikkan ketertinggalan 1-3 di leg pertama perempat final musim lalu di Stamford Bridge. Chelsea ganti unggul 3-1 di Santiago Bernabeu, tapi Rodrygo memastikan langkah Madrid ke semifinal dengan gol saat waktu ekstra. Madrid kampiun musim itu.

    Torehan Tuchel paling mengesankan tentu semusim sebelumnya. Di semifinal leg 1 pada 2020/21, pasukan Tuchel bisa menahan imbang Madrid di Santiago Bernabeu. Chelsea kemudian menang di Stamford Bridge untuk melaju ke final hingga akhirnya kampiun.

    Benturan di fase gugur kali ini merupakan yang ketiga beruntun dilakoni kedua kubu. Masalah buat Chelsea, Tuchel tidak lagi berada di kursi pelatih mereka.

    Graham Potter yang menggantikan Tuchel bisa membawa klub London Barat itu ke perempat final ini. Namun, pihak klub memilih mengganti lagi Potter dengan legenda hidup klub, Lampard, untuk kali kedua. Pada kali pertama, Lampard didepak Chelsea dan digantikan dengan Tuchel.

    Kans Chelsea buat lolos malah bisa jadi menipis dengan pergantian dari Potter ke Lampard. Perubahan manajemen ini bisa menjadi sasaran empuk Madrid. Chelsea tidak kunjung padu walau sudah dua kali berganti pelatih musim ini.

    Saat masa kepelatihan pertama, Lampard gagal mengangkat Si Biru. Direkrut Everton, catatannya setali tiga uang hingga akhirnya dipecat.

    Dalam laga pertama musim ini di tangan Lamps, Chelsea keok dari tuan rumah Wolverhampton. Segera keraguan terhadap eks gelandang produktif itu mencuat lagi.

    • Baca juga: Chelsea Berpaling ke Frank Lampard Dulu, Ini 3 Alasan Mengapa Chelsea Seharusnya Jangan Melakukannya

    Madrid bersiap memanfaatkan kegamangan lawan tersebut. Walau sama-sama kalah di laga terakhir di masing-masing liga, Madrid bisa sedikit dimaklumi. Kekalahan 2-3 di tangan Villarreal karena rotasi yang diberlakukan Carlo Ancelotti. Pasalnya, laga tersebut tergelar setelah leg 2 semifinal Copa del Rey, yang berakhir dengan kemenangan dahsyat 4-0 di Camp Nou membalikkan ketertinggalan 0-1 di Bernabeu.

    Faktor pelatih rasanya akan menjadi perbedaan signifikan kali ini. Saat terakhir kali disingkirkan Chelsea pada 2020/21, Karim Benzema dkk. masih dilatih Zinedine Zidane. El Real lebih mantap di tangan Ancelotti, yang pernah melatih Lampard di Chelsea.

    Ancelotti sudah menyatakan bahwa kekalahan dari Villarreal pada akhir pekan takkan memengaruhi mental pasukannya. Sebelum menjamu Chelsea, Carletto mengatakan bahwa Si Biru masih bisa mengejutkan.

    “Mereka tengah melewati masa buruk, tapi tetap merupakan tim bagus. Kadang kala ketika sedang terpuruk, tim mengeluarkan aksi terbaiknya,” ucap Ancelotti dikutip Express.

    Ia juga menyiratkan bahwa keunggulan pengalaman dirinya tidak akan bepengaruh besar di laga nanti. “Lampard adalah pemain hebat yang saya latih selama dua tahun. Ia paham permainan ini dan bagaimana mempersiapkan tim. Persiapannya cuma seminggu. Ia akan menjadi pelatih yang bagus selama berada di Chelsea,” lanjutnya.

    Lampard masih harus membuktikan kapasitasnya. Ia akan terbantu pulihnya N’Golo Kante setelah absen selama tujuh bulan. Duet Kante dan Enzo Fernandez di tengah akan menjadi andalannya di Bernabeu.

    “Kami tidak takut. Tentu ada respek, karena kualitas mereka dan lini depan. Namun, kami akan menghadapi mereka dengan bek-bek kami untuk laga yang mengesankan,” ucap Lampard dikutip Evening Standard.

    Betapapun Ancelotti tidak ingin sesumbar, Madrid bersama dirinya akan mengerikan bagi Chelsea yang belum kunjung solid. Laga di Bernabeu mesti memberikan kemenangan meyakinkan yang akan melapangkan jalan Los Merengues ke semifinal. Lampard tidak cukup meyakinkan buat memimpin Blues menangkal Madrid.

    carlo ancelotti Chelsea Enzo fernandez frank lampard graham potter Karim Benzema N'Golo Kante real madrid santiago bernabeu thomas tuchel
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Patrick Kluivert Dipastikan Bermain di Clash of Legends, Buka Peluang Lawan Luis Milla

    August 15, 2025

    Carles Puyol Tak Sabar Beraksi di GBK, Waspadai Pemain Real Madrid Legends

    August 8, 2025

    El Clasico Clash of Legend Siap Gebrak Stadion GBK, Carles Puyol dan Luis Figo Dipastikan Bermain

    August 8, 2025

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Patrick Kluivert Dipastikan Bermain di Clash of Legends, Buka Peluang Lawan Luis Milla

    August 15, 2025

    Carles Puyol Tak Sabar Beraksi di GBK, Waspadai Pemain Real Madrid Legends

    August 8, 2025

    El Clasico Clash of Legend Siap Gebrak Stadion GBK, Carles Puyol dan Luis Figo Dipastikan Bermain

    August 8, 2025

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.