Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Jadi Pecundang Di Derbi London Barat, Chelsea Terpuruk Ke 20 Tahun Silam
    Liga Inggris

    Jadi Pecundang Di Derbi London Barat, Chelsea Terpuruk Ke 20 Tahun Silam

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaApril 27, 2023No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Proses gol kedua Brentford yang mengakhir upaya Chelsea dalam mengejar ketertinggalan. Selebrasi para pemain Brentford yang diunggah ke akun resmi klub di Twitter (Foto kanan atas dan kanan bawah).
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kekalahan dari Brentford benar-benar makin merusak reputasi Chelsea. Sebaliknya, Brentford menjadikan kemenangan ini ibarat bentuk legitimasi mereka selaku tim yang lebih dominan atas rival sekota.

    Menjamu Brentford di Stamford Bridge, Kamis (27/4), kekikukan Chelsea terus berlanjut dan tampak begitu kentara. Mereka takluk 0-2 dari sang tamu lewat gol bunuh diri Cesar Azpilicueta dan gol serangan balik  Bryan Mbeumo.

    West London is red. Demikianlah bunyi salah satu cuitan di akun resmi Twitter Brentford usai laga. Brentford resmi menjadi penguasa London Barat, setidaknya untuk musim ini lantaran di putaran pertama lalu, mereka juga tak terkalahkan dar sang lawan usai kedua tim bermain imbang 0-0.

    Setidaknya, ada tiga postingan terkini akun resmi Brendford di Twitter yang memperlihatkan bagaimana selebrasi kemenangan para pemainnya dengan latar tulisan The Pride of London di salah satu tribun Stamford Bridge. Sebagai gambaran, jarak dari Stamford Bridge ke Gtech Community Stadium yang merupakan kandang Brentford, hanya sekitar 10 menit berkendara.

    Kemenangan ini juga mengulang hasil serupa yang diraih Brentford dalam kunjungan mereka ke Stamford Bridge musim lalu. Kala itu, gol pembuka laga bek Chelsea, Antonio Rudiger, mampu dibalas dengan gol-gol Vitaly Janelt (2 gol), Christian Eriksen, dan Yoane Wissa.

    Di sisi lain, kekalahan ini tak hanya membuat Chelsea begitu kerdil di hadapan rival sekota, tapi juga membuat mereka makin terpuruk. Pasalnya, kekalahan ini merupakan kekalahan beruntun kelima skuat London Biru di semua ajang.

    Menurut Squawka, itu merupakan catatan terburuk Chelsea sejak terakhir kali berada dalam periode serupa (menelan lima kekalahan beruntun) pada 1993 atau sekitar 20 tahun lalu.

    Nama Frank Lampard ikut terseret. Ia berandil besar di lima kekalahan beruntun tersebut lantaran seluruh hasil buruk itu lahir sejak ia kembali ditunjuk sebagai pelatih.

    Lampard boleh saja dianggap sebagai gelandang legendaris Chelsea dan juga tim nasional Inggris. Namun, untuk urusan kepelatihan, kualitasnya masih sangat meragukan.

    Data statistik menunjukkan bahwa dari 23 laga sebagai pelatih di ajang Premier League (bersama Chelsea dan Everton), timnya takluk 14 kali, imbang enam kali, dan hanya mampu menang tiga kali. Jika dikalkulasi, rasio persentase kemenangan tim yang ditangani Lampard hanyalah 13%.

    Catatan buruk itu cukup tergambar dari strateginya tadi malam. Dalam kondisi tak bisa menurunkan Kai Havertz selaku bomber utama yang tengah cedera, Lampard hanya memainkan Raheem Sterling sebagai satu-satunya tukang gedor Chelsea di awal laga.

    Stok amunisi lini serang lainnya seperti Pierre-Emerick Aubameyang, Joao Felix, Mykhailo Mudryk, dan Chukwunonso Madueke, justru baru dimainkan di babak kedua dan dalam posisi tertinggal. Dua andalan lainnya seperti Hakim Ziyech dan Christian Pulisic bahkan hanya duduk manis di bangku cadangan hingga akhir laga.

    Hasilnya, serangan tuan rumah yang tampak lebih agresif sejak pergantian pemain itu terkesan agak terlambat. Dalam posisi mengejar ketertinggalan, Chelsea malah kebobolan gol kedua Brentford yang lahir lewat skema serangan balik. Skor 0-2 untuk tim tamu bertahan hingga akhir laga.

    Data lain dari Squawka menunjukkan bahwa kegagalan membobol gawang Brentford merupakan kegagalan beruntun ketujuh Chelsea dalam hal menjebol gawang lawan di kandang sendiri. Rapor merah itu merupakan yang terburuk sepanjang keikutsertaan mereka di ajang Premier League.

    Alih-alih menjabarkan permasalahan krusial timnya, Lampard justru tetap berupaya tenang dalam sesi jumpa pers usai laga.

    “Dengan formasi 4-3-3, kami lebih dinamis dan mengancam lawan di 15-20 menit babak kedua. Namun, tetap saja ada perasaan gol-gol kami tak akan pernah datang dan lawan justru mendapat sesuatu,” ujar Lampard dilansir BT Sports.

    “Kami harus bekerja keras untuk mengatasi hal tersebut. Kami tentu menginginkan ada momen-momen ajaib. Namun, hal itu tak selalu hadir di sepak bola, jadi kami harus berjuang untuk mendapatkan momen tersebut,” lanjut Lampard.

    Pernyataan sang pelatih tersebut justru memancing beragam kecaman dari para fan Chelsea yang sudah kadung kecewa atas hasil-hasil buruk belakangan ini, khususnya sejak Lampard kembali ke kursi pelatih. Sebagian besar meminta agar Lampard legowo untuk mengundurkan diri.

    Beberapa jam sebelum laga Chelsea versus Brentford digelar, media-media Inggris menyebutkan bahwa Chelsea sudah melakukan pertemuan khusus di Spanyol dengan Mauricio Pochettino. Mantan pelatih Tottenham Hotspur dan Paris Saint-Germain itu digadang-gadang sebagai pelatih Chelsea musim depan. Dari hasil pertemuan tersebut dikabarkan bahwa kedua pihak sudah menemukan kata sepakat secara lisan.

    0-2 brentford Chelsea frank lampard Mauricio Pochettino pierre-emerick aubameyang Raheem Sterling
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Klub-Klub Pesaing Mesti Hati-Hati, Nuno Espirito Santo akan Berada 3 Tahun Lagi di Nottingham Forest

    June 21, 2025

    Liverpool Lanjut Boros Abis, Caplok Milos Kerkez setelah Florian Wirtz Resmi Datang sebagai Rekrutan Termehong

    June 21, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Klub-Klub Pesaing Mesti Hati-Hati, Nuno Espirito Santo akan Berada 3 Tahun Lagi di Nottingham Forest

    June 21, 2025

    Liverpool Lanjut Boros Abis, Caplok Milos Kerkez setelah Florian Wirtz Resmi Datang sebagai Rekrutan Termehong

    June 21, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.