Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Bayer Leverkusen Terus Bikin Sensasi, Patahkan Rekor Bayern Munchen dengan 33 Laga Tak Terkalahkan
    Liga Jerman

    Bayer Leverkusen Terus Bikin Sensasi, Patahkan Rekor Bayern Munchen dengan 33 Laga Tak Terkalahkan

    Isu Kepindahan Xabi Alonso Makin Santer
    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaFebruary 24, 2024No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Granit Xhaka, gol pertama musim ini yang perayaannya ngeselin pura-pura cedera. (foto: twitter bayer04_en)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Sensasi Bayer Leverkusen musim ini berlanjut. Kemenangan 2-1 yang diraih pada Jumat (23/2) bukan hanya memperbesar kans Leverkusen menjadi kampiun Bundesliga musim ini. Hasil ini berujung rekor baru di Jerman.

    Proses rekor

    Granit Xhaka membuka kedudukan saat duel di BayArena ini baru berjalan tiga menit. Tembakan gelandang Swiss tersebut tidak dapat ditahan kiper Mainz, Robin Zentner. Gol ini merupakan gol pertama Xhaka musim ini.

    Akan tetapi, keunggulan Leverkusen itu hanya bertahan empat menit. Dominik Kohr membuat gol sundulan menyusul umpan Nadiem Amiri, pemain yang mengawali musim di Leverkusen tapi kemudian pindah ke Mainz untuk waktu bermain lebih banyak.

    Pada awal babak kedua, Mainz berpeluang memimpin. Namuun, penyelesaian gelandang Lee Jae-sung meneruskan operan Edmond Tapsoba masih melambung.

    Pada menit ke-70, Robert Andrich melepaskan tembakan dari luar kotak usai menerima operan Florian Wirtz. Zentner, yang sebenarnya tampil bagus untuk menahan banyak usaha tuan rumah, membuat kesalahan saat mencoba menahan tembakan Andrich itu. Bola lepas dari kendalinya dan masuk ke gawangnya.

    Upaya Mainz untuk menyamakan skor lagi semakin berat. Pada menit ke-80, Jessic Ngankam mendapat kartu merah langsung untuk pelanggaran keras terhadap Xhaka.

    Rekor dan peluang besar

    Hasil ini menciptakan rekor baru di Bundesliga. Leverkusen tak terkalahkan pada 33 pertandingan liga. Rekor sebelumnya dipegang Bayern Munchen. Musim ini, klub berjulukan Die Schwarzroten itu tak terkalahkan dari 23 partai, 19 di antaranya berbuah kemenangan.

    Tripoin di BayArena ini mengukuhkan Die Werkself di puncak klasemen Bundesliga dengan surplus 11 poin dari peringkat kedua, Bayern. Jarak itu bisa terpangkas bila Bayern Munchen meraih angka saat menjamu RB Leipzig pada Sabtu (24/2) petang. Bagaimanapun, peluang Leverkusen menjadi juara untuk pertama kali sepanjang sejarah masih sangat besar.

    Rekor yang menanti pasukan Xabi Alonso adalah tak terkalahkan sepanjang musim. Torehan kekalahan paling sedikit dalam satu musim masih dipegang Munchen. Klub Bavaria itu dua kali mengukirnya, yakni pada 1986-87 dan 2012-13.

    Saat tak terkalahkan pada pertengahan musim, Leverkusen sudah menyamai pencapaian sejumlah klub, yaitu Hamburg (1982–83), Bayern Munchen (1988–89, 2013–14, dan 2014–15), dan Hoffenheim (2016–17).

    Leverkusen juga pernah tak terkalahkan per paruh pertama musim, yakni pada 2009–10. Namun, gelar juara liga jatuh ke tangan Bayern musim itu. Pada paruh kedua musim, Si Hitam Merah kalah lima kali sehingga hanya finis di peringkat keempat.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Rada goyah

    Membuka spieltag 23, Leverkusen boleh jadi merasakan tekanan besar menyusul potensi rekor baru. Beberapa kesalahan mendasar terlihat pada permainan Jonathan Tah dkk. kendati mencatatkan 61 persen penguasan bola dan 18 tembakan, tujuh di antaranya berupa shot on goal.

    “Kami mesti jujur dengan berkata bahwa kami tidak tampil bagus dan agak beruntung bisa menang. Namun, kami takkan mengeluhkan tiga poin,” ucap Andrich seperti dikutip DAZN.

    Persoalan tekanan khusus dirasakan Xhaka. Eks kapten Arsenal itu merasa lega bisa lepas dari beban tersebut.

    “Saya mendapat banyak tekanan dari rekan-rekan yang mengingatkan saya bahwa saya belum mencetak sebuah gol pun. Saya merasa lebih dari sekadar senang. Saya berharap akan ada gol lagi ke depannya,” ucap Xhaka.

    Spekulasi dekati kenyataan

    Bagaimana dengan Xabi Alonso, arsitek di balik laju deras Leverkusen terutama pada musim ini?

    “Saya tak memedulikannya sebelum terjadi. Namun, saat terjadi, saya sungguh bangga. Luar biasa rasanya bisa mencapainya. Belum ada medali, tapi menyenangkan bisa melalui prosesnya. Kami mencapai banyak hal bagus, tapi tidak ingin berhenti,” ucap Alonso.

    Alonso dikaitkan erat dengan kepindahan ke Liverpool atau Bayern untuk menggantikan masing-masing bos yang dipastikan akan hengkang pada akhir musim, masing-masing Jurgen Klopp dan Thomas Tuchel.

    Mantan gelandang bertahan elegan itu menepis rumor-rumor itu. Alonso menyatakan bahwa semuanya masih sekadar spekulasi. “Kayak rumor tentang pemain saja. Selama segalanya berjalan baik di kamar ganti, mereka bisa bicara apa pun yang mereka suka tentang hal di luar kamar ganti,” tutur Xabi.

    Apa pun, pencapaian bersama Leverkusen akan membuat CV Xabi Alonso mengilap. Kepindahan ke salah satu tim yang pernah ia perkuat itu akan semakin lancar. Sebagai catatan, kans kedua klub untuk menggaetnya terbilang besar sesuai ikrar sang pelatih untuk melatih tim yang pernah ia bela.

    bayer leverkusen bayern bundesliga florian wirtz kohr leverkusen mainz 2-1 mainz rekor 33 tak terkalahkan robert andrich xabi alonso xhaka
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.