Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Preview Leg 2 Leverkusen vs Roma: Jawara Anyar Jerman Tatap 3 dan 49
    Liga Champion/Europa

    Preview Leg 2 Leverkusen vs Roma: Jawara Anyar Jerman Tatap 3 dan 49

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaMay 8, 2024No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Patrik Schick, peluang starter menjamu mantan klub. (foto: twitter tchequiefootfr)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Bayer Leverkusen berkesempatan meneruskan sensasi mereka musim ini di kompetisi Eropa. Dengan satu kaki sudah di final setelah menang di leg 1 di kandang Roma, pasukan Xabi Alonso bisa menambah deret tak terkalahkan saat ganti menjadi tuan rumah pada Kamis (9/5).

    Belum ada tanda-tanda Leverkusen mengendur. Klub yang telah memastikan gelar perdana Bundesliga sepanjang sejarah ini terus tancap gas.

    Setelah menang di Olimpico, Die Werkself meneruskan deret kemenangan di Bundesliga. Di kandang Frankfurt yang nota bene merupakan klub enam besar, Leverkusen menang dengan skor meyakinkan, 5-1.

    Hasil tersebut menelurkan catatan luar biasa. Bayer04 menyamai pencapaian Benfica pada 1963, tak terkalahkan di 48 pertandingan di semua kompetisi dalam semusim.

    Bagi Leverkusen, menembus final antarklub Eropa untuk pertama kali dalam 22 tahun menjadi ambisi tersendiri. Apalagi, mereka disingkirkan lawan yang sama di fase yang sama musim lalu. Jika menembus final, Florian Wirtz dkk. berpeluang meraih tiga gelar semusim.

    Kendati sudah berada di atas angin dan mengintip rekor anyar, Leverkusen mesti tetap waspada. Roma berpeluang mengejutkan, terutama ketika trofi mendekat.

    Usai kalah di partai pertama, Roma mendapatkan lonjakan kepercayaan diri dari laga liga. I Giallorossi bisa bermain imbang dengan Juventus pada akhir pekan.

    Melawat ke BayArena, Si Serigala tentu menginginkan final Liga Europa lagi usai kekalahan di final musim lalu. Laga puncak akan menjadi pelipur kiprah kurang meyakinkan di Serie A.

    Namun, Roma mesti membalikkan catatan buruk di Eropa dengan situasi seperti sekarang. Giallorossi baru sekali mampu lolos setelah menelan kekalahan di leg 1. Repotnya lagi, tiga dari enam kesempatan itu diwarnai kekalahan 0-2 di Stadio Olimpico.

    Catatan tandang keseluruhan Si Serigala pun kurang meyakinkan. Kemenangan tandang terakhir Roma atas AC Milan di perempat final lalu baru kesuksesan yang kedua dari 10 kesempatan.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Repotnya lagi, tamu besutan Daniele De Rossi mungkin tidak diperkuat andalan utama, Paulo Dybala. Roma akan berharap penyerang asal Argentina itu bugar pada waktunya.

    Namun, Leverkusen boleh jadi tidak akan tepengaruh. Laga pertama di Olimpico, saat Dybala tampil, membuktikan kemampuan Die Werkself menghalau tekanan besar Roma.

    Yang layak dinanti, seiring keuntungan dari leg 1, adalah kemungkinan Alonso melakukan rotasi lagi. Saat melawan Frankfurt, pelatih asal Spanyol itu menyisakan Granit Xhaka, Robert Andrich, dan Edmond Tapsoba dari skuad di Olimpico.

    Nama-nama seperti Nathan Tella, Jonas Hofmann, dan eks striker Roma, Patrik Schick, berpeluang tampil menghadapi I Lupi. De Rossi tidak punya pilihan kalau masih ingin lolos kecuali dengan menampilkan skuad terbaiknya seperti Romelu Lukaku, Lorenzo Pellegrini, Leonardo Spinazzola, Bryan Cristante dan Gianluca Mancini.

    Jika tak lengah seperti yang mereka tunjukkan di Frankfurt, Leverkusen berkesempatan meneruskan langkah ke final yang akan digelar di Aviva Stadium, Dublin. Bonusnya adalah rekor 49 partai tak terkalahkan. Monster mental belum akan tumbang.

    andrich bryan cristante de rossi Edmond Tapsoba gianluca mancini hradecky jonas hofmann Leonardo Spinazzola leverkusen liga europa lorenzo pellegrini lukaku Roma schick tella wirtz xabi alonso xhaka
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.