Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Bukti Spanyol Layak Menang 2-1 vs Prancis dan Lolos ke Final
    Euro 2024

    Bukti Spanyol Layak Menang 2-1 vs Prancis dan Lolos ke Final

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaJuly 10, 2024Updated:July 10, 2024No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Dani Olmo, sukses memperdaya William Saliba guna mencetak gol comeback kemenangan 2-1 Spanyol atas Prancis di laga semifinal Piala Eropa 2024. Olmo kini mengemas tiga gol dan masuk dalam persaingan menuju gelar pencetak gol terbanyak.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Sekitar 62.000 penonton yang memadati Allianz Stadium, Rabu (10/7), disuguhi laga menarik kala Spanyol menaklukkan Prancis 2-1 di semifinal Euro 2024, Rabu (10/7).

    Tiga gol tercipta di 25 menit awal. Prancis unggul lebih dulu lewat gol sundulan Randal Kolo Muani (menit 9’) usai menerima umpan matang dari Kylian Mbappe.

    Spanyol lalu sukses membalikkan keadaan menjadi 2-1 berkat gol-gol Lamine Yamal dan Dani Olmo, yang lahir hanya dalam rentang kurang dari lima menit.

    Skor 2-1 untuk Spanyol tak berubah hingga akhir laga. Dilansir dari berbagai sumber, berikut beragam fakta soal mengapa Spanyol laga memenangi laga dan lolos ke final.

    *Start pede dan buat peluang lebih dulu

    Keberhasilan Spanyol menyisihkan Jerman selaku tim favorit juara dan tuan rumah di babak perempat final benar-benar membekas. Skuat asuhan Luis de la Fuente itu langsung tampil dengan percaya diri menghadapi Prancis. Bola berhasil mereka kuasai penuh di lima menit awal.

    Sebelum kebobolan oleh gol Kolo Muani, Spanyol  bahkan lebih dulu mengkreasi peluang lewat umpan Lamine Yamal yang gagal disundul dengan baik oleh Fabian Ruiz (menit 6’).

    *Tetap pegang kendali

    Penampilan pede Spanyol juga kentara meski mereka kebobolan lebih dulu. Alih-alih tertekan, Rodri dkk. tetap memegang kendali permainan.

    Setelah gol Kolo Muania, setidaknya ada tiga kali proses built-up serangan Prancis yang sia-sia setelah melewati garis tengah. Kondisi itu membuat Spanyol makin leluasa menekan hingga lahirnya dua gol pembalik keadaan.

    Dilansir Flashsore, Spanyol tak cuma unggul persentase penguasaan bola 56% berbanding 44% di babak pertama, tapi juga unggul dalam hal jumlah peluang (5 berbanding 3) dan jumlah umpan sukses (200 berbanding 162).

    *Salah kaprah soal Navas

    Awalnya, banyak media-media Eropa yang memprediksi Prancis bakal mengeksploitasi sisi kanan pertahanan Spanyol. Hal itu lantaran bek kanan utama mereka, Dani Carvajal, harus absen karena hukuman akumulasi kartu merah.

    De la Fuente lalu mempercayakan posisi tersebut untuk diisi sosok senior, yang semasa mudanya justru lebih identik sebagai winger, Jesus Navas. Apalagi, lawan yang harus dihadapi Navas adalah Mbappe.

    Kesan itu sempat nyata lewat proses lahirnya gol pembuka laga. Mbappe bisa leluasa mengirimkan umpan akurat ke kotak penalti Spanyol untuk kemudian ditanduk dengan sempurna oleh Kolo Muani.

    Sekitar lima menit kemudian (menit 14’), Navas juga menjadi pemain pertama yang diganjar kartu kuning  lantaran sudah kadung salah posisi untuk menghentikan serangan balik Prancis. Ia terlambat menekel Adrien Rabiot.

    Yang keren, mental Navas justru tak terganggu oleh dua kejadian negati tersebut. Ia malah tetap berani dan rajin naik membantu serangan. Inisiatifnya tersebut berbuah hasil manis.

    Sebuah crossing Navas gagal dihalau dengan sempurna William Saliba. Bola cuma jatuh di kaki Dani Olmo yang tinggal melakukan satu tipuan untuk kemudian mengujamkan si kulit bundar dari dalam kotak penalti demi membalikkan keadaan menjadi 2-1.

    Pada akhirnya, Navas memang menjadi pemain Spanyol pertama yang ditarik keluar (58’). Namun, situs Whoscored masih memberikan nilai 7 untuk rating penampilannya.

    *Tetap unggul di babak kedua

    Tertinggal 1-2, Prancis mencoba tampil lebih agresif untuk mencari gol penyeimbang. Namun, upaya itu berhasil diredam Spanyol lewat penguasaan bola apik.

    Data statistik laga menunjukkan bahwa Alvaro Morata cs. tetap unggul persentase penguasaan bola (60% berbanding 40%) di babak kedua.

    Alhasil, Prancis juga tak bisa leluasa melancarkan serangan. Mereka cuma bisa membuat enam percobaan gol dan hanya dua yang on-target.

    *Menang comeback kedua setelah Belanda (90 menit)

    Keberhasilan Spanyol membalikkan keadaan atas Prancis menjadikan mereka sebagai tim kedua yang sukses merajut kemenangan comeback di 90 menit laga fase gugur Euro 2024.

    Sebelumnya, Belanda sudah lebih dulu mengukir kemenangan serupa saat menyisihkan Turki di babak perempat final. Kala itu, De Oranje sempat lebih dulu tertinggal 0-1 sebelum akhirnya menang tipis 2-1.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    dani olmo euro 2024 hasil laga semifinal lamine yamal piala eropa 2024 prancis randal kolo muani Spanyol spanyol 2-1 prancis
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Kebangkitan Seorang Tyronne del Pino di Asia, dari Cedera Sampai Keluar Menjadi Juara

    June 24, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Kebangkitan Seorang Tyronne del Pino di Asia, dari Cedera Sampai Keluar Menjadi Juara

    June 24, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.