Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Bayer Leverkusen Akhirnya Tumbang Juga setelah 35 Laga, Padahal Unggul Dua Gol Duluan!
    Liga Jerman

    Bayer Leverkusen Akhirnya Tumbang Juga setelah 35 Laga, Padahal Unggul Dua Gol Duluan!

    Xabi Alonso: Pertanda Buruk
    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaSeptember 1, 2024No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Lois Openda, dua golnya menghentikan niat Leverkusen menyamai rekor Hamburg. (foto: twitter dazn_sport)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Setelah start yang cukup mengesankan mengikuti perjalanan luar biasa musim lalu, Bayer Leverkusen mesti mengalami kekalahan pertama di Bundesliga setelah sekian lama. RB Leipzig memecah telur itu di kandang Leverkusen pada Sabtu (31/8).

    Publik stadion BayArena menyaksikan kejatuhan pertama Leverkusen. Leipzig memupus deret tak terkalahkan yang dibuat Die Werkself sepanjang 35 pertandingan. Yang menarik, Leverkusen unggul dua gol lebih dulu.

     

    Agak Apes, 2 Gol

    Leverkusen membuat start yang tampak meyakinkan. Namun, muncul beberapa pertanda buat tuan rumah. Sundulan Edmond Tapsoba (8′) membentur tiang, kans Piero Hincapie menerpa mistar. Benjamin Sesko juga meluputkan peluang bagus.

    Kenahasan Leverkusen mulai berubah setelah Marco Rose menjadi pelatih Bundesliga pertama yang diusir dua kali dalam kariernya. Rose mendapat kartu merah menumpahkan kekesalannya kepada wasit Matthias Jollenbeck.

    Kesalahan Lukas Klostermann bisa dimanfaatkan Jeremie Frimpong untuk membawa Leverkusen unggul. Berikutnya, blunder Bitshiabu mengawali aksi Martin Terrier yang berlanjut dengan assist Florian Wirtz untuk Alex Grimaldo untuk gol kedua tuan rumah di menit ke-45.

     

    Kampl Persempit

    Banyaknya peluang yang disia-siakan Leverkusen menjadi hal yang akan menjadi bumerang. Ditambah dalam kelengahan setelah unggul dua gol, Leverkusen membayar dengan harga mahal.

    Yang pertama adalah keberhasilan Leipzig memperkecil ketertinggalan melalui Kevin Kampl dari umpan Benjamin Henrichs. Gol terjadi pada injury time.

     

    Mimpi Buruk

    Satu gol di pengujung babak pertama menaikkan kepercayaan diri Leipzig. Setelah jeda antarbabak, Leverkusen terus membuat peluang, tapi sejumlah kans terbaik datang dari kubu tamu.

    Gol Castello Lukeba dianulir VAR karena off-side Sesko. Akan tetapi, Leipzig bisa menuai hasil dari melonjaknya keyakinan.

    Lima menit usai anulir gol, Sesko membayar kesalahannya dengan menyediakan assist untuk Lois Openda (57′) yang menaklukkan Kovar dengan penempatan melewati dua kaki sang kiper. Openda memberikan mimpi buruk buat Leverkusen pada menit ke-80 dari assist Antonio Nusa.

     

    Gagal Samai Hamburg

    Sisa 10 menit plus injury time tidak cukup bagi skuad Xabi Alonso untuk membuat gol penyeimbang. Hal ini tidak terlihat musim silam, saat Leverkusen bisa membuat gol yang menyelamatkan mereka dari kekalahan di bagian akhir duel. Tepatnya, musim silam, Die Werkself mengukir 18 gol di menit ke-90 atau injury time.

    Terhentinya deret tak terkalahkan di angka 35 membuat Leverkusen gagal menyamai catatan Hamburg dengan 36 laga tak terpatahkan pada 1983.

    Sebaliknya, Leipzig menggoreskan 13 pertandingan beruntun tak terkalahkan.

    “Bukan pertanda yang bagus. Kami perlu memperbaikinya. Namun, saya melihat banyak hal positif hari ini. Berat dan pahit. Saya tak merasa kami pantas kalah hari ini. Kami siap lagi di babak kedua, tapi tak bisa mengendalikan permainan. Kami harus menerima kekalahan. Berat, tapi inilah sepak bola,” ucap Alonso dikutip RFI.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    35 pertandingan BayArena grimaldo hamburg jeremie frimpong kampl leverkusen leverkusen leipzig 2-3 lois openda marco rose martin terrier sesko wirtz xabi alonso
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.