Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Kalah 1-2 di Kandang Sendiri dari Leicester, Rapor Merah Spurs Makin Kebakaran
    Liga Inggris

    Kalah 1-2 di Kandang Sendiri dari Leicester, Rapor Merah Spurs Makin Kebakaran

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaJanuary 27, 2025Updated:January 27, 2025No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Jamie Vardy, mengawali kemenangan comeback 2-1 Leicester di kandang Spurs. Kemenangan itu mengakhiri rentetan tujuh kekalahan Leicester. Sementara bagi Spurs, ini merupakan kali pertama dalam sekitar 1 abad terakhir mereka gagal menang dari tim yang sebelumnya menelan tujuh kekalahan beruntun.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Tottenham Hotspur belum bisa keluar dari periode buruk. Yang teranyar, skuat asuhan Ange Postecoglu itu takluk 1-2 kala menjamu Leicester, Minggu (26/1). Keunggulan 1-0 lewat gol Richarlison (menit 33’), mampu dibalas tim tamu berkat gol Jamie Vardy (46’) dan El Khannouss (50’).

    Kekalahan itu membuat rapor Spurs yang sudah merah, jadi makin “kebakaran”. Dilansir dari berbagai sumber, berikut beragam fakta negatifnya.

    1. Kalah dari tim yang trennya lebih buruk

    Fakta ini mungkin paling menyakitkan publik tuan rumah. Pasalnya, Leicester datang ke Tottenham Hotspur Stadium dengan tren yang sebenarnya lebih parah dari Spurs. Pasalnya, Vardy dkk. selalu menelan tujuh kekalahan di tujuh pekan terakhir.

    Tren buruk Leicester itulah yang awalnya diyakini para penggemar Spurs bahwa tim kesayangan mereka bakal meraup tiga poin. Yang terjadi justru sebaliknya.

    Menurut Opta, ini merupakan kali pertama sejak 1912 di mana Spurs harus takluk dari tim yang baru saja menelan tujuh kekalahan beruntun. Kala itu, Skuat The Lilywhites kalah dari Notts County.

    2. Periode tanpa kemenangan terpanjang sejak 2008

    Kekalahan dari Leicester juga membuat Spurs tak pernah meraih tiga poin dari tujuh laga terakhir di kancah Premier League. Rinciannya berupa sekali imbang dan enam kali kalah.

    Masih dilansir dari Opta, periode tanpa kemenangan ini merupakan yang terpanjang sejak terakhir kali mereka menjalani masa buruk serupa di antara Mei hingga Oktober 2008 alias 16 tahun silam.

    3. Gara-gara 2 gol di 5 menit awal babak kedua

    Momen yang paling menghantui pendukung tuan rumah adalah kala Leicester mampu mencetak dua gol sekaligus membalikkan keadaan menjadi 2-1 berkat dua gol di lima menit awal babak kedua.

    Dua gol cepat hanya dalam rentang lima menit itu seperti membuat Richarlison dkk. limbung. Terbukti berdasarkan data statistik laga versi Flashscore, Spurs cuma mampu melepaskan dua tembakan on-target. Padahal, jumlah tembakan on-target serupa juga mampu dilancarkan Leicester.

    Akurasi para pemain Spurs cuma kalah. Pasalnya, dua tembakan on-target itu lahir dari sembilan kesempatan. Bandingkan dengan Leicester yang tak perlu repot mencatatkan dua tembakan on-target lantaran cuma melepaskan empat kali percobaan.

    Alhasil, ini merupakan kali pertama Spurs kebobolan dua gol di lima menit awal babak kedua, terhitung sejak mereka bersua Liverpool di November 1997.

    4. Cuma lebih bagus dari tim juru kunci

    Kekalahan ini membuat Spurs terus bergerak turun ke papan bawah. Son Heung Min dkk. kini terkapar di peringkat 15.

    Hanya saja, yang lebih memilukan lagi, jika melihat hasil-hasil yang diraih Spurs sejak 1 Desember silam. Mereka cuma mampu mengecap satu kemenangan dari 11 laga. Rinciannya berupa, satu kali menang, dua kali imbang, dan delapan kali kalah.

    Rangkaian hasil itu membuat performa Spurs cuma lebih bagus dari tim juru kunci, Southampton.

    Dilansir Squawka, cuma Southampton yang menelan kekalahan lebih banyak (9 kali) dari Spurs (8).

    Selain itu, cuma Southampton yang meraih poin lebih sedikit (1 poin) dibanding Spurs (5 poin). Southampton juga satu-satunya tim yang menelan kekalahan lebih banyak (28 kali) dibanding Spurs (24 kali).

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.