Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Diawali Protes Ultras, Milan Makin Merana Ditekuk Lazio 1-2
    Liga Italia

    Diawali Protes Ultras, Milan Makin Merana Ditekuk Lazio 1-2

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaMarch 3, 2025No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Winger Lazio, Pedro, berhasil mencetak gol kemenangan lewat titik putih di menit-menit akhir guna menaklukkan Milan 2-1. Bagi Milan, kekalahan dari Lazio menjadi kekalahan beruntun mereka di tiga penampilan terakhir di Serie A.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Santiago Gimenez (dibeli 32 juta euro dari Feyenoord), Joao Felix (dipinjam dari Chelsea), Kyle Walker (dipinjam dari Manchester City), merupakan tiga nama besar yang direkrut AC Milan di bursa transfer Januari 2025.

    Ketiganya melakoni debut manis dengan mengantar Milan menang 3-1 atas AS Roma di ajang Copa Italia pada 5 Februari. Milan lalu menang lagi 2-0 kala bertamu ke Empoli di laga berikutnya.

    Namun setelah dua kemenangn itu, mereka kalah 0-1 kala tandang ke Feyenoord di Liga Champions. Sisanya, penampilan Milan tak lagi mengesankan.

    Mereka cuma bisa menang 1-0 kala menjamu Verona (16 Februari), untuk kemudian disingkirkan Feyenoord di Liga Champions, serta kalah beruntun dari Torino (1-2), Bologna (1-2), dan Lazio (1-2) di laga teranyar dini hari tadi, Senin (3/3).

    Itu pula mengapa di 15 menit awal kontra Lazio, para ultras Milan melakukan aksi protes dengan sengaja mengosongkan tribun mereka. Alih-alih melecutkan semangat, para pemain Milan justru seperti merasa tampil lebih tertekan.

    Lazio mempimpin dulu berkat gol Mattia Zaccagni (menit 28’). Ia menyambar bola muntah hasil tepisan kiper Milan, Mike Maignan.

    Perjuangan Milan makin berat karena bek andalan, Strahinja Pavlovic, diganjar kartu merah (67’). Ia terpaksa menerjang Gustav Isaksen yang berupaya melakukan solo-run.

    Harapan sempat muncu lantaran Rossoneri masih mampu menyamakan kedudukan meski tampil hanya dengan 10 orang lewat gol pemain pengganti, Samuel Chukwueze (84’).

    Mental anak-anak asuh Sergio Conceicao jadi terpacu berkat gol tersebut. Namun, karena telalu bernafsu mengejar comeback, lini belakang Milan jadi agak lengah. Lazio justru mendapat hadiah penalti lewat serangan balik. Keputusan itu diambil setelah wasit meninjau VAR.

    Winger Lazio eks Barcelona, Pedro, maju sebagai eksekutor dan menunaikan tugasnya dengan sempurna untuk membawa pulang tiga poin.

    Sedangkan bagi Milan, kekalahan ini menjadi kekalahan beruntun mereka dalam tiga laga terakhir di Serie A. Rentetan tiga kekalahan itu menjadi noda terburuk Conceicao semenjak ditunjuk melatih Milan per 30 Desember silam.

    Kinerja eks winger Lazio, Parma, dan Inter Milan itu bahkan tak jauh lebih baik dibanding pendahulunya, Paulo Fonseca.

    Alhasil, nasib Conceicao mulai berada di ambang pemecatan dan sang pelatih menyadari betul hal tersebut.

    “Ini mungkin periode yang muda dan para pemain juga merasakannya di tengah tim. Saya tak ingin bicara soal bad luck, tapi ada insiden yang terus terjadi dan berdampak negatif buat kami serta menguntungkan lawan,” ujar Conceicao dilansir Football Italia.

    “Saya belum punya banyak waktu untuk bekerja soal taktik maupun kebugaran pemain karena jadwal padat setiap tiga hari sekali dan saya baru berada di klub ini beberapa bulan,” lanjutnya.

    Terkait protes yang mulai dikumandankan para suporter, Conceicao juga menuturkan bahwa hal itu membuat tekanan makin berat, tidak hanya bagi dirinya, tapi juga bagi para pemain.

    “Jujur, ini pertama kali saya merasakan atmosfer seperti ini sepanjang karier saya. Saya pernah jadi pemain, jadi sedikit banyak paham. Langkah Anda seperti berat di lapangan. Jika upaya dribel atau umpan Anda tak berjalan baik, atau tim Anda sedang tertinggal, maka langkah Anda makin terasa lebih berat lagi,” ujar Conceicao.

    Salah satu bek Milan, Matteo Gabia, juga menuturkan hal serupa terkait kondisi ruang ganti yang tengah suram.

    “Jelas kondisinya buruk, bahkan sulit sekali rasanya berbicara soal hal itu. Situasinya sungguh negatif dan kami kesulitan merespon. Hasil positif tak kunjung datang dan rasanya pahit. Namun, kami harus bisa bangkit. Memang terdengar klise, tapi kami harus memastikan agar musim ini berakhir dengan kisah yang lebih baik,” ujar Gabbia.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    AC Milan hasil pertandingan kalah 1-2 lazio Liga Italia milan kalah 3 kali beruntun pedro pemecatan pelatih samuel chukwueze sergio conceicao serie a Strahinja Pavlovic
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.