Selaku bek sayap, Marc Cucurella lebih mengedepankan kecepatan, kegesitan, dan akurasi umpan, ketimbang kekuatan fisik karena body-nya memang tak terlalu tegap.
Namun, berkat insting menyerang yang baik dan timing yang tepat, ia sukses menyambut umpan silang Reece James (menit 71’) dengan sundulan nan akurat. Gol itu menjadi gol penentu kemenangan 1-0 Chelsea kala menjamu Manchester United di Old Trafford, Sabtu (17/4).
Kemenangan tipis ini begitu berarti karena The Blues tengah bersaing untuk memperebutkan satu slot ke Liga Champions musim depan.
Mereka mengoleksi poin yang sama (66 poin) dengan Newcastle (peringkat 3) dan Aston Villa (peringkat 5). Selain bersaing dengan Newcastle dan Villa, ada pula Manchester City yang menguntit di peringkat 6 dan masih menyisakan satu laga sisa.
*Bintang dan penentu kemenangan
Berhubung tampil tanpa bebearapa pilar inti di lini depan karena akibat akumulasi kartu (Nicolas Jackson dan Mykhailo Mudryk) maupun karena faktor cedera (Christopher Nkunku dan Jadon Sancho), serangan-serangan Chelsea jadi agak tumpul.
Itulah mengapa Cucurella rajin naik membantu serangan. Ia rajin naik-turun, baik untuk membantu serangan maupun pertahanan. Inisiatif itu berbuah manis dengan lahirnya gol tunggal penentu kemenangan.
Selain itu, Cucurella juga terpilih sebagai pemain terbaik laga. Situs Whoscored memberikan nilai 8,1 untuk penampilannya dini hari tadi.
Namun, bukan hanya di laga ini saja nama Cucurella mencuat. Untuk urusan gol, bek sayap Spanyol itu sudah beberapa kali melakukannya. Menurut data statistik Flashscore, Cucurella sudah mengoleksi tujuh gol untuk Chelsea di semua ajang musim ini.
Nah, koleksi tujuh gol Cucurella itu bahkan sudah cukup untuk mengantarnya sebagai bek paling produktif dibanding bek-bek lain di Premier League musim ini.
*Periode terburuk
Sedangkan bagi United, kekalahan ini mengantar mereka ke salah satu periode buruk keikurtsertaan di kasta tertinggi Inggris. Pasalnya, Setan Merah sudah melalui delapan pekan terakhir tanpa pernah sekalipun mencicipi kemenangan.
Skuat Ruben Amorim juga terus berkutat di papan bawah. Mereka cuma lebih bagus dari Tottenham Hotspur dan tiga tim yang sudah pasti terdegradasi, yakni Ipswich, Leicester, dan Southampton.
Kalaupun ada yang masih bisa mengangkat harkat Setan Merah adalah kelolosan mereka ke final Liga Europa dan lawan yang akan dihadapi adalah Spurs.
===
View this post on Instagram


