Perjalanan Maroko di Piala Dunia 2022 tampaknya masih berlanjut. Kepastian tersebut didapat usai Maroko mengalahkan Portugal dengan skor tipis 1-0.
Gol semata wayang Maroko sendiri dicetak oleh En-Nesyri pada menit ke-42. Akibat kekalahan tersebut, Cristiano Ronaldo gagal membawa Portugal menjuarai Piala Dunia.
Apalagi edisi Piala Dunia 2022 menjadi yang terakhir untuk Cristiano Ronaldo, mengingat usianya yang tidak lagi muda.
Yang lebih membuat kekalahan Portugal tampak lebih menyedihkan adalah kala Cristiano Ronaldo menangis saat keluar dari lapangan. Tentunya momen tersebut menjadi salah satu momen tak terlupakan di Piala Dunia 2022.
Kemenangan yang diraih oleh Maroko sendiri merupakan buah dari usaha yang tak kenal lelah Hakim Ziyech dan kawan-kawan selama Piala Dunia 2022 berlangsung. Pasalnya mereka selalu memberikan kejutan sedari babak grup Piala Dunia 2022.
Menurut Sapto Haryo, hasil tersebut bukan hal yang aneh karena Maroko betul-betul memperlihatkan kualitasnya. Terlebih para fighting spirit pemainnya betul-betul terlihat di setiap pertandingan yang dijalani.
“Tim kaya Maroko, tim yang rapih, defense matang terus tenang, intinya itu. Mereka tenang banget. Walaupun Portugal banyak peluang tetapi pertahanan Maroko sangat baik,” jelasnya.
Selain itu Ricky Nelson menilai bahwa kesuksesan Maroko saat ini hasil dari permainan apik yang diperlihatkan sang penjaga gawang, Yassine Bounou.
Pasalnya jika bukan Yassine Bounou, akan sulit bagi Maroko bisa melaju sampai sejauh ini.
“Pengaruh Bonou sangat besar, dengan tipikal bermain seperti ini sangat berpengaruh. Kalau bukan Bonou seperti sulit bagi Maroko bisa bermain bagus,” tambahnya.


